Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

Krisis Memori: SK hynix Untung, Pembeli HP Menanggung

Modul memori DDR5 UDIMM 16 GB merek SK hynix

SK hynix mencetak margin operasi sekitar 80 persen di tengah krisis memori, sementara pembeli gawai bersiap membayar mahal hingga 2030. Produsen chip memori asal Korea Selatan itu membukukan pendapatan 104,6 triliun won pada kuartal ketiga 2026, naik 328 persen secara tahunan. Itu pertama kalinya pendapatan satu kuartal melewati 100 triliun won.

Laba operasi mencapai 83,3 triliun won, naik 632 persen. Dilansir dari Korea Times, produk HBM dan DRAM lain sudah terjual habis hingga 2029. DRAM ibarat meja kerja tempat prosesor menaruh berkas yang sedang dikerjakan, sedangkan HBM adalah meja yang jauh lebih lebar untuk akselerator kecerdasan buatan (AI).

Perjanjian jangka panjang bahkan mencakup lebih dari 50 persen kapasitas produksi 2027 dan 2028. Menurut The Next Web, perjanjian itu melibatkan 14 pelanggan besar, termasuk penyedia cloud. Perusahaan juga berencana mengembalikan sekitar 100 triliun won kepada pemegang saham untuk 2026.

SK hynix menyatakan kekurangan pasokan memori bertahan hingga 2030 karena permintaan, terutama pusat data AI, melampaui pasokan, ditambah sulitnya proses manufaktur mutakhir dan lamanya membangun pabrik baru. Dalam pernyataan resminya, yang dikutip dalam terjemahan, perusahaan menulis: “kami memperkirakan pasokan terus tertinggal dari permintaan hingga 2030.”

Menurut The Next Web, harga rata-rata DRAM naik di kisaran 20-an persen bagian atas secara kuartalan. Direktur Keuangan SK hynix Kim Woo-hyun memperkirakan pengiriman PC dan ponsel turun ketika harga memori naik. Android Headlines menyebut harga ponsel, PC, dan elektronik konsumen bisa tetap tinggi bertahun-tahun.

Di sisi lain, TechRadar menilai prediksi itu bisa menenangkan investor bahwa tidak ada gelembung, meski pembeli PC dan gamer tidak melihatnya sebagai kabar baik. Android Headlines mencatat Micron menyatakan 2027 akan lebih ketat daripada 2026, sementara Samsung membukukan laba rekor kuartal ketiga 2026.

Penjual memori sudah tahu dagangannya laku sampai 2029. Pembeli HP dan laptop baru tahu harganya di kasir, dan tak ada jaminan harga itu turun sebelum 2030.

Ringkasan

SK hynix mencatat pendapatan kuartal III 2026 sebesar 104,6 triliun won, naik 328 persen, dengan laba operasi 83,3 triliun won dan margin sekitar 80 persen. Perusahaan menyatakan kekurangan pasokan memori bertahan hingga 2030 karena permintaan pusat data AI melampaui pasokan. Akibatnya harga gawai seperti ponsel dan PC berisiko tetap tinggi.

Fakta Kunci

  • Pendapatan SK hynix kuartal III 2026 mencapai 104,6 triliun won, naik 328 persen secara tahunan, pertama kalinya satu kuartal melewati 100 triliun won.
  • Laba operasi 83,3 triliun won, naik 632 persen, dengan margin operasi sekitar 80 persen.
  • Produk HBM dan DRAM lain terjual habis hingga 2029; perjanjian jangka panjang mencakup lebih dari 50 persen kapasitas produksi 2027 dan 2028.
  • Perusahaan menyatakan kekurangan pasokan memori bertahan hingga 2030 karena permintaan pusat data AI melampaui pasokan.
  • Perusahaan berencana mengembalikan sekitar 100 triliun won kepada pemegang saham untuk 2026.

FAQ

Berapa pendapatan dan laba operasi SK hynix pada kuartal III 2026?
Pendapatan 104,6 triliun won, naik 328 persen secara tahunan, dan laba operasi 83,3 triliun won, naik 632 persen, dengan margin operasi sekitar 80 persen.

Sampai kapan kekurangan pasokan memori diperkirakan berlangsung?
SK hynix menyatakan kekurangan pasokan bertahan hingga 2030 karena permintaan, terutama pusat data AI, melampaui pasokan.

Apa dampaknya bagi pembeli HP dan laptop?
Menurut Android Headlines, harga ponsel, PC, dan elektronik konsumen bisa tetap tinggi bertahun-tahun, dan Direktur Keuangan SK hynix memperkirakan pengiriman PC dan ponsel turun ketika harga memori naik.