Xiaomi belum mengumumkan apa pun soal Australia, tetapi lowongan kerjanya di Sydney sudah bicara lebih jelas daripada perusahaannya. Bagi pembeli yang menunggu kabar Xiaomi Australia, iklan kerja itu petunjuk terjelasnya.
Xiaomi Technology memasang beberapa lowongan berbasis Sydney di media sosial. Yang paling bersuara: penasihat hukum senior bidang otomotif. Tugasnya mencakup “urusan hukum penjualan dan purnajual otomotif”, tulis iklan itu.
Untuk apa mencari ahli hukum purnajual? Jawabannya: mungkin karena ada yang mau dijual. Wakil Editor Berita CarExpert, Damion Smy, menyebut lowongan itu hampir memastikan mobil listrik dan EREV Xiaomi akan masuk.
EREV –mobil listrik jarak tempuh diperpanjang– memakai mesin bensin hanya sebagai pembangkit listrik. Mesin itu tidak menggerakkan roda. Ia juru masak: yang makan tetap motor listrik.
Di sisi lain, Xiaomi belum mengonfirmasi apa pun. Jadwal peluncuran di sana? Tidak ada.
Menurut media China seperti IT Home, Xiaomi menyatakan rencananya di hari investor April 2026. Ekspansi luar negeri dimulai semester kedua 2027 di Eropa. Pasar setir kanan menyusul pada semester pertama 2028.
Modalnya tidak tipis: pembuat ponsel terbesar ketiga di dunia berdasarkan volume penjualan, di belakang Samsung dan Apple. Mobil pertamanya, SU7, meluncur di China pada 2024.
Versi tercepatnya, SU7 Ultra, diklaim melesat 0-100 km/jam dalam 2,0 detik. Harganya di China ¥529.900 (Rp1.352.834.700).
Porsche Taycan termurah ¥918.000 (Rp2.343.654.000). Hitungan redaksi: Ultra lebih murah Rp990.819.300 dari itu, tetapi lebih mahal Rp486.091.200 dari Tesla Model 3 Performance (¥339.500).
Pada 2025, Xiaomi meminta maaf kepada pemilik setelah menurunkan tenaga SU7 Ultra untuk pemilik yang sudah ada.
Penerusnya, SUV listrik YU7, mengalahkan penjualan Tesla Model Y di China pada Januari 2026. Lalu datang SkyNomad: SUV EREV.
Versi N90 tujuh kursi dibanderol ¥269.900 (Rp689.054.700) di China. Di Australia, ia menghadapi Zeekr 9X PHEV dan Xpeng GX.
Pasar sana sudah sesak. Hingga akhir September, kendaraan buatan China menyumbang 34,8 persen dari seluruh kendaraan baru terjual tahun ini. Lepas dan iCaur –keduanya milik Chery– serta Rox juga akan datang.
Xiaomi belum berjanji apa pun ke Australia. Ahli hukumnya sudah dicari.
Baca juga:
