Saham Intel anjlok 28,58 persen pada Jumat 30 Oktober, penurunan terbesar dalam lebih dari 40 tahun. Indeks Semikonduktor Philadelphia ikut turun 7,2 persen, terbesar sejak Juni, menurut TokenPost.
Aneh? Pendapatan kuartal III Intel justru naik 21 persen jadi USD16,51 miliar. Lalu kenapa dihukum? Panduan kuartal IV cuma USD15 miliar sampai USD16 miliar, di bawah harapan analis USD17,07 miliar, tulis Tradingkey. Hitungan redaksi: batas atasnya pun masih USD1,07 miliar di bawah tebakan.
Pasar tidak menilai rapor lama. Ia menilai janji. Seperti anak yang nilainya naik, padahal orang tuanya sudah telanjur menjanjikan sepeda untuk nilai sempurna.
Ada soal yang lebih besar: belanja infrastruktur AI belum cepat jadi arus kas–uang yang benar-benar masuk kantong, bukan angka di slide presentasi. Meja perdagangan JPMorgan menyebut keraguan monetisasi AI menekan pasar jangka pendek.
Senin 2 November, hari bursa AS pertama bulan itu, Nasdaq turun 1,07 persen dan indeks chip PHLX turun 3,4 persen, seperti dilansir Yonhap lewat IANS.
Selasa 3 November giliran Seoul. KOSPI ditutup 5.648,79, turun 210,29 poin atau 3,59 persen. Samsung Electronics turun 4,15 persen ke 219.500 won. Investor asing jual bersih 1,5 triliun won.
Analis Mirae Asset Securities, Kim Seok-hwan, berkata: “Kekhawatiran soal profitabilitas investasi AI masih ada.” Anjloknya saham chip AS, katanya, “sangat membebani” pasar Korea.
Di sisi lain, fondasinya belum retak. Kepala strategi investasi Raymond James, Matt Orton, menyebut “logika fundamental bagi penerima manfaat belanja modal AI tetap kuat”. Investor, katanya, perlu menimbang ulang posisi yang terlalu ramai.
Samsung punya dua wajah. Menurut laporan Seoul Economic Daily, analis Korea Investment & Securities, Ko Young-min, memperkirakan laba operasi kuartal IV 123,3 triliun won dari pendapatan 216,4 triliun won. Harga DRAM naik 7 persen, NAND 6 persen. Meski begitu, target harga dipangkas dari 570.000 won ke 440.000 won. Hitungan redaksi: turun sekitar 22,8 persen. Rekomendasi tetap beli. Alasannya: harga memori yang naik menjaga laba, tetapi kenaikannya bisa melambat mulai tahun depan.
Dugaan paling masuk akal: memori adalah komponen di ponsel dan laptop yang dibeli pembaca. Kalau harganya naik lalu melambat, pabrik gawai ikut menghitung ulang–dan hasilnya mendarat di label harga toko. Angka pastinya belum ada.
Jadi Intel dihukum bukan karena pendapatan kemarin, tapi karena janji AI yang belum jadi uang.
Ringkasan
Saham Intel anjlok 28,58 persen pada Jumat 30 Oktober meski pendapatan kuartal III naik 21 persen, karena panduan kuartal IV di bawah harapan analis. Tekanan menjalar ke indeks chip Amerika dan bursa Seoul pada 2 dan 3 November. Pemicunya keraguan bahwa belanja infrastruktur AI cepat menjadi arus kas.
Fakta Kunci
- Saham Intel turun 28,58 persen pada 30 Oktober 2026, terbesar dalam lebih dari 40 tahun, dan Indeks Semikonduktor Philadelphia turun 7,2 persen.
- Panduan pendapatan kuartal IV Intel USD15 miliar sampai USD16 miliar, di bawah ekspektasi analis USD17,07 miliar.
- Indeks chip PHLX turun 3,4 persen pada 2 November 2026.
- KOSPI ditutup di 5.648,79, turun 3,59 persen pada 3 November 2026, dengan investor asing jual bersih 1,5 triliun won.
- Target harga Samsung Electronics dari satu sekuritas dipangkas dari 570.000 won ke 440.000 won, sekitar 22,8 persen (hitungan redaksi).
FAQ
Kenapa saham Intel anjlok padahal pendapatannya naik? Pendapatan kuartal III memang naik 21 persen jadi USD16,51 miliar, tetapi panduan kuartal IV USD15 miliar sampai USD16 miliar berada di bawah harapan analis USD17,07 miliar.
Apa kaitan anjloknya saham chip dengan AI? Pasar ragu belanja infrastruktur AI cepat menjadi arus kas, dan meja perdagangan JPMorgan menyebut keraguan monetisasi AI menekan pasar jangka pendek.
Apakah ini berpengaruh ke harga ponsel dan laptop di Indonesia? Belum ada angka Indonesia. Dugaan redaksi: memori adalah komponen ponsel dan laptop, sehingga perubahan harga memori bisa sampai ke label harga, tetapi besarnya belum diketahui.
