Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

Omzet 12 Kali Lipat, Anthropic Masih Tekor: Ke Mana Uangnya?

Deretan rak server di pusat data

Anthropic mencatat pendapatan hampir USD17 miliar di kuartal III, tetapi tetap rugi operasi USD567 juta. Angka itu tertera di prospektus revisi IPO Anthropic, yang diajukan ke SEC pada Senin, 2 November 2026.

Pendapatannya sekitar 12 kali lipat dari kuartal yang sama tahun lalu, seperti dilansir Bloomberg. Menurut CoinDesk, angkanya naik 47 persen dari kuartal II, yang sebelumnya naik 144 persen.

Lajunya melambat. Biayanya melonjak, sebagaimana ditulis Yahoo Finance.

Di kuartal II masih ada laba operasi USD974 juta. Kini rugi USD567 juta. Potongan harga dan diskon kontrak memangkas pendapatan sekitar USD600 juta, menurut CoinDesk.

Penyebabnya? Anthropic menunjuk dua hal:

Pertama, sekitar USD5 miliar untuk komputasi dari komitmen jangka pendek. Harganya lebih mahal, sedangkan kontrak multitahun lebih murah. Siapa pun yang pernah membandingkan kamar harian dengan kontrakan tahunan paham rasanya.

Kedua, sekitar USD2 miliar beban nonkas dari program donation-matching.

Rugi bersihnya lebih dalam: USD23,3 miliar, dibanding USD12,1 miliar setahun sebelumnya. Sekitar USD21,9 miliar di antaranya beban akuntansi akibat penilaian ulang surat utang konversi –utang yang boleh dilunasi dengan saham–, menurut CoinDesk. Surat utang itu terutama dipegang Amazon, kata The Next Web, dan sebagian besar hilang saat dikonversi ketika perusahaan tercatat di bursa.

Di sisi lain, sebagian besar rugi bersih itu bukan uang tunai. Laba operasi yang disesuaikan juga tetap positif: USD2,5 miliar, dari USD2,2 miliar di kuartal II.

Margin yang disesuaikan memang turun. Dari 19 persen ke 15 persen.

Tagihan ke depan lebih menyilaukan. Komitmen pembelian dan sewa mencapai USD895,4 miliar –hampir seluruhnya untuk daya komputasi dan infrastruktur–. Sekitar USD69,8 miliar jatuh tempo dalam 12 bulan setelah 30 September.

Hitungan redaksi: pendapatan setahun ala kuartal III adalah USD17 miliar dikali empat, yakni USD68 miliar. Komitmen itu sekitar 13 kali lipatnya.

Dengan kurs 1 USD = Rp17.900, jadi sekitar Rp16.028 triliun. Nolnya tidak muat di struk.

Dugaan redaksi: pengguna di Indonesia perlu mengawasi apakah mahalnya komputasi kelak ikut menekan harga layanan. Saham dijadwalkan tercatat di bursa AS. Waktunya: November.

Ke mana uangnya? Ke komputasi: yang sudah disewa mahal, dan yang baru dijanjikan.

Ringkasan

Anthropic mengajukan prospektus revisi IPO ke SEC pada 2 November 2026 dengan pendapatan kuartal III hampir USD17 miliar, sekitar 12 kali lipat dari setahun sebelumnya. Perusahaan tetap membukukan rugi operasi USD567 juta dan rugi bersih USD23,3 miliar, yang sebagian besar berupa beban akuntansi nonkas. Komitmen pembelian dan sewa, hampir seluruhnya untuk komputasi dan infrastruktur, mencapai USD895,4 miliar.

Fakta Kunci

  • Pendapatan kuartal III hampir USD17 miliar, sekitar 12 kali lipat dari kuartal yang sama tahun lalu (Bloomberg).
  • Rugi operasi USD567 juta, berbalik dari laba operasi USD974 juta di kuartal II; laba operasi yang disesuaikan USD2,5 miliar.
  • Rugi bersih USD23,3 miliar, dengan sekitar USD21,9 miliar berupa beban akuntansi penilaian ulang surat utang konversi.
  • Komitmen pembelian dan sewa USD895,4 miliar, sekitar 13 kali pendapatan setahun ala kuartal III (hitungan redaksi).
  • Saham dijadwalkan tercatat di bursa AS pada November 2026.

FAQ

Mengapa Anthropic rugi padahal pendapatannya melonjak? Anthropic menunjuk sekitar USD5 miliar untuk komputasi dari komitmen jangka pendek yang lebih mahal dan sekitar USD2 miliar beban nonkas program donation-matching. Rugi bersih USD23,3 miliar juga didominasi beban akuntansi surat utang konversi sekitar USD21,9 miliar.

Apakah rugi bersih Anthropic berarti uang tunai habis sebesar itu? Tidak. Menurut CoinDesk, sebagian besar rugi bersih adalah beban akuntansi, bukan uang tunai, dan laba operasi yang disesuaikan tetap positif USD2,5 miliar.

Kapan saham Anthropic tercatat di bursa? Pencatatan saham di bursa AS dijadwalkan pada November 2026.