Obligasi Meta senilai minimal USD20 miliar sedang dijajaki, padahal arus kas bebas perusahaan baru saja negatif USD2,12 miliar. Hitungan redaksi: dengan kurs 1 USD = Rp17.900, nilainya Rp358 triliun.
Pendapatan naik, tapi Meta tetap cari utang. Kok bisa? Seperti dilansir Bloomberg, Meta menjajaki obligasi kelas investasi dalam dolar dan euro, menurut orang yang mengetahui rencana itu. Keputusan final belum ada. Nilainya bisa lebih besar.
Ada yang pertama: ini obligasi euro perdana Meta. Tenor –lama cicilan, seperti KPR– dolar 5 sampai 30 tahun. Tenor euro sedikit di atas 4 tahun sampai lebih dari 38 tahun. Pertemuan investor digelar 2-3 November.
Arus kas bebas itu sisa uang setelah tagihan operasional dan proyek dibayar. Ibarat gaji habis dipotong cicilan renovasi. Menurut laporan Benzinga, arus kas operasi kuartal III USD32,79 miliar. Belanja modal USD34,91 miliar, naik 80 persen dari USD19,37 miliar setahun sebelumnya. Hitungan redaksi: selisihnya minus USD2,12 miliar, cocok dengan laporan. Benzinga menyebut ini kuartal negatif pertama sejak Meta melantai di bursa pada 2012.
Saham dan obligasi jalan bersama. Pekan lalu Meta mematok harga saham biasa USD25 miliar dan meraup USD12,5 miliar dari saham preferen. Hitungan redaksi: USD37,5 miliar plus obligasi minimal USD20 miliar menjadi minimal USD57,5 miliar dalam hitungan pekan –belum termasuk program jual saham bertahap hingga USD60 miliar.
Chief Executive Officer Meta Platforms, Mark Zuckerberg, seperti dikutip VKTR, berkata: “Investasi kami membuahkan hasil, bisnis inti kuat, dan kami melihat kecepatan di semua lini.” Di sisi lain, angkanya memang tidak jelek. Pendapatan kuartal III USD64,6 miliar, naik 26 persen. Permintaan obligasi April mencapai USD96 miliar untuk penjualan USD25 miliar.
Menurut Briefs Finance, pasar utang teknologi kian ketat: Alphabet menjual EUR6 miliar dengan imbal hasil lebih tinggi dari awal tahun. Oracle menawarkan konsesi tinggi.
Lalu apa urusannya dengan pembaca di sini? Pengguna Instagram, WhatsApp, dan Facebook di Indonesia adalah bagian dari mesin iklan yang menutup tagihan ini. Gratisnya aplikasi dibayar lewat iklan yang makin pintar menargetkan. Pandangan redaksi: iklan mengalir deras, belanja pusat data lebih deras. Perusahaan yang jago membidik iklan kini membidik pemberi pinjaman.
Jadi, kok masih cari utang? Karena pendapatan naik 26 persen, sedangkan belanja modal naik 80 persen.
Ringkasan
Meta Platforms menjajaki penjualan obligasi kelas investasi minimal USD20 miliar dalam dolar dan euro, seperti dilansir Bloomberg. Rencana ini muncul setelah arus kas bebas kuartal III 2026 negatif USD2,12 miliar karena belanja modal USD34,91 miliar melampaui arus kas operasi USD32,79 miliar. Pendapatan memang naik 26 persen, tetapi belanja modal naik 80 persen.
Fakta Kunci
- Obligasi dolar dan euro minimal USD20 miliar (hitungan redaksi: Rp358 triliun pada kurs 1 USD = Rp17.900); keputusan final belum diambil.
- Ini akan menjadi obligasi euro pertama Meta; tenor dolar 5 sampai 30 tahun, tenor euro sedikit di atas 4 tahun sampai lebih dari 38 tahun.
- Kuartal III 2026: pendapatan USD64,6 miliar (naik 26 persen), belanja modal USD34,91 miliar (naik 80 persen), arus kas bebas negatif USD2,12 miliar.
- Pekan lalu Meta mematok harga saham biasa USD25 miliar dan meraup USD12,5 miliar dari saham preferen (hitungan redaksi: USD37,5 miliar).
- Pada April 2026 Meta menjual obligasi USD25 miliar dengan pesanan puncak USD96 miliar.
FAQ
Berapa nilai obligasi yang dijajaki Meta? Minimal USD20 miliar dalam dolar dan euro, bisa lebih besar bila permintaan kuat. Keputusan final belum diambil, menurut laporan Bloomberg.
Mengapa Meta mencari utang padahal pendapatannya naik? Belanja modal kuartal III 2026 mencapai USD34,91 miliar, naik 80 persen, dan melampaui arus kas operasi USD32,79 miliar. Akibatnya arus kas bebas negatif USD2,12 miliar.
Apa kaitannya dengan pengguna di Indonesia? Pengguna Instagram, WhatsApp, dan Facebook di Indonesia adalah bagian dari mesin iklan yang menutup tagihan itu, sehingga gratisnya aplikasi dibayar lewat iklan yang makin pintar menargetkan.
