Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

Chery Menyalip Tesla di Eropa, tapi Kok Cuma Unggul 75 Mobil?

Chery Tiggo 7 tampak belakang, mobil Chery yang menyalip Tesla di Eropa

Chery menyalip Tesla di Eropa pada Januari-September 2026, dengan selisih cuma 75 mobil. Menurut Global Fleet yang mengolah data ACEA, Chery mendaftarkan 260.650 mobil baru. Tesla: 260.575. Wilayahnya Uni Eropa, EFTA, dan Inggris.

Hitungan redaksi: selisihnya sekitar 0,03 persen dari angka Chery. Menang tipis. Sangat tipis. Kalau ini balapan, juri butuh foto finis. Padahal Chery tumbuh 255,9 persen, Tesla 50,0 persen –laju Chery sekitar lima kali laju Tesla.

Di sisi lain, angka Chery menggabungkan empat merek: Chery, Omoda, Jaecoo, dan Jetour. Tesla cuma satu. Ibarat satu warung lawan gerai berantai. Tesla pun tidak mundur.

Lalu kenapa cuma 75? Menurut analisis CAM yang dimuat Notebookcheck, pada Januari-Agustus Chery unggul 16.084 mobil: 207.871 lawan 191.787. CAM, singkatan Center of Automotive Management, dipimpin Prof. Dr. Stefan Bratzel. Hitungan redaksi: pada September saja, Chery sekitar 52.779 mobil, Tesla sekitar 68.788. Tesla menang bulan itu dengan selisih sekitar 16.009 –nyaris persis keunggulan Chery tadi.

Penyalip Tesla juga bukan Chery seorang. BYD mencatat 283.997 mobil, naik 134,6 persen. Pasar tumbuh 6,3 persen menjadi 10,56 juta mobil, dan pangsa mobil listrik baterai naik ke 24,2 persen. ACEA menilai insentif pembelian dan pilihan model yang lebih banyak menopang permintaan. Lima grup terbesar semuanya kehilangan pangsa: Volkswagen turun dari 26,7 persen ke 25,3 persen.

Bagaimana Indonesia? Seperti dilansir Gridoto, Jaecoo terjual 23.359 unit nasional pada Januari-Agustus 2026, dengan J5 EV sebagai salah satu kontributor. Diler Omoda & Jaecoo Trimegah Sudirman Bandung adalah yang ke-43 dari target 80. Hitungan redaksi: baru sekitar 53,8 persen. Kata Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia, Jim Ma: “Kami percaya bahwa produk yang baik perlu didukung oleh layanan dan jaringan yang baik.”

Dugaan paling masuk akal: merek yang sedang melaju di Eropa akan makin ramai di diler kita. Pilihan bertambah, itu kabar baik. Tapi mobil bukan gawai yang bisa diganti tahun depan. Tanyakan bengkel dan suku cadangnya dulu.

Jadi, kok cuma 75? Karena keunggulan delapan bulan nyaris habis dalam satu bulan, dan empat merek ternyata baru cukup untuk menang setipis itu.

Ringkasan

Chery menyalip Tesla di Eropa pada Januari-September 2026 dengan selisih 75 mobil, menurut Global Fleet yang mengolah data ACEA. Angka Chery menggabungkan empat merek, dan Tesla menang pada September sehingga keunggulan Chery menyusut dari 16.084 menjadi 75. Di Indonesia, Jaecoo terjual 23.359 unit pada Januari-Agustus 2026.

Fakta Kunci

  • Januari-September 2026 di wilayah UE, EFTA, dan Inggris: Chery 260.650 mobil, naik 255,9 persen; Tesla 260.575, naik 50,0 persen.
  • Angka Chery mencakup empat merek: Chery, Omoda, Jaecoo, dan Jetour.
  • Keunggulan Chery menyusut dari 16.084 mobil (Januari-Agustus) menjadi 75 mobil (Januari-September).
  • BYD mencatat 283.997 mobil, naik 134,6 persen, dengan pangsa naik dari 1,2 persen menjadi 2,7 persen.
  • Jaecoo terjual 23.359 unit di Indonesia pada Januari-Agustus 2026; diler Omoda & Jaecoo yang baru dibuka di Bandung adalah yang ke-43 dari target 80.

FAQ

Berapa selisih penjualan Chery dan Tesla di Eropa? Pada Januari-September 2026, Chery mendaftarkan 260.650 mobil dan Tesla 260.575, sehingga Chery unggul 75 mobil.

Apakah perbandingan itu adil? Tidak sepenuhnya. Angka Chery menggabungkan empat merek (Chery, Omoda, Jaecoo, Jetour), sedangkan Tesla satu merek.

Apa kaitannya dengan Indonesia? Jaecoo terjual 23.359 unit secara nasional pada Januari-Agustus 2026, dan jaringan diler Omoda & Jaecoo baru mencapai 43 dari target 80.