Mengisi ulang tangki nitrogen Tesla Roadster butuh 2 sampai 6 jam, padahal satu semprotan pendorongnya hanya 5 detik. Judul yang beredar di media sosial menambah satu angka lagi: biaya USD10.000 per peluncuran.
Benarkah? Belum ada buktinya. Motor1, InsideEVs, Torque News, AutoGuide, dan Tech Insider tidak menyebut biaya per peluncuran. Supercar Blondie menulis “hingga USD10.000”, tetapi sebagai biaya penguat tekanan, tanpa sumber.
Waktu isi ulang justru datang dari Tesla sendiri. Vice president rekayasa kendaraan Tesla, Lars Moravy, berkata dalam video Top Gear: “Waktu pengisian saat ini sekitar 2 sampai 6 jam. Kami berharap bisa turun ke bawah setengah jam.” Pemakaian per isi? Jawabnya pendek: “Sekali pakai.”
Pendorongnya gas dingin. Tidak ada pembakaran. Yang keluar hanya gas bertekanan, seperti tabung pemadam yang dibuka penuh. Tangki Thrust berisi 200 liter pada tekanan hingga 10.000 psi, kata Moravy lewat Motor1. Isi ulangnya sekitar 2 jam. Rocket –600 liter, kata InsideEVs– sekitar 6 jam, menurut Torque News.
Hitungan redaksi: 6 jam sama dengan 21.600 detik. Dibagi 5 detik, hasilnya 4.320. Berarti mengisi 4.320 kali lebih lama daripada memakai. Gampangnya: menimba air semalaman demi satu siraman.
Harga reservasi Thrust USD250.000, catat Motor1. Hitungan redaksi: pada kurs Rp17.900, itu sekitar Rp4,5 miliar. Harga segitu belum termasuk kesabaran menunggu tangki. Produksi dilaporkan 2028. Tesla belum memastikan harga akhir.
Di sisi lain, Elon Musk mengisyaratkan Roadster bisa mengisi sendiri tangkinya dengan udara lewat kompresor bertekanan sangat tinggi di dalam mobil. Moravy justru menjelaskan pasokan nitrogen eksternal. Tesla belum menjelaskan cara pemilik mengisi ulang, tulis InsideEVs dan AutoGuide.
Presenter Top Gear, Tom Ford, merangkumnya: “Ini indah sekali karena tidak ada gunanya. Tanpa bermaksud menyinggung.” Pujian terbalik yang rapi, dan gratis.
Dugaan paling masuk akal: angka USD10.000 lahir dari campuran dua kabar, yakni biaya penguat tanpa sumber dan tekanan 10.000 psi. Sebagai pengandaian terbuka, bukan fakta: USD10.000 dikali Rp17.900 sama dengan Rp179 juta. Pembaca di sini hampir pasti tidak akan memakainya. Pelajarannya tetap berguna: angka bisa viral secepat semburan, sementara sumbernya tertinggal berjam-jam.
Rocket boleh melayang 5 detik, tapi angka USD10.000 di judul viralnya belum mendarat di sumber resmi Tesla.
