Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

Saham SpaceX Naik 8 Persen, Musk Sebut Merger dengan Tesla Belum Pasti

Foto Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX
Foto Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX
Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, menyatakan merger kedua perusahaan sepenuhnya bergantung pada komite khusus masing-masing. Foto: U.S. Secretary of Defense via Wikimedia Commons, domain publik

Saham SpaceX naik 8 persen dan saham Tesla naik 1,8 persen dalam perdagangan setelah jam bursa, meski Elon Musk menyebut merger keduanya belum pasti. Kenaikan itu tercatat setelah SpaceX melaporkan laba pertamanya sebagai perusahaan publik.

Musk, yang menjabat CEO kedua perusahaan, menyampaikan pandangannya dalam panggilan investor pada Selasa 20 Oktober 2026. “Menurut saya ini ide yang bagus, tetapi sepenuhnya tergantung pada komite khusus kedua perusahaan,” katanya.

Komite Khusus

Tesla dan SpaceX sama-sama membentuk komite khusus untuk mengkaji kemungkinan merger atas permintaan pemegang saham. Komite itu terdiri dari direktur independen. Musk tidak ikut di dalamnya karena menjadi pihak yang berkepentingan. “Karena saya pihak yang berkepentingan, saya tidak bisa ikut dalam pembahasan komite khusus,” ujarnya.

Musk menyatakan belum tepat menganggap merger pasti terjadi. Komite belum sepakat soal syarat transaksi dan mungkin tidak pernah sepakat. Belum ada nilai valuasi ataupun rasio pertukaran saham yang diumumkan.

Musk memiliki hampir seperlima saham Tesla dan hampir separuh saham SpaceX. Di Tesla, merger perlu disetujui mayoritas dari seluruh pemegang saham, bukan hanya yang memberikan suara.

Analis Barclays menilai kesepakatan bisa diumumkan sebelum rapat tahunan Tesla pada Desember. Sumber yang tidak disebut namanya menyebut pembicaraan dimulai beberapa pekan lalu.

Jika komite tidak kunjung sepakat soal syarat, apakah optimisme pasar akan bertahan sampai rapat tahunan Desember?