Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

DeepSeek menantang Claude Code tanpa benchmark dan tanpa harga

Logo DeepSeek berwarna ungu

DeepSeek Super-Agent dibuka kodenya, tetapi DeepSeek menyebutnya prototipe riset dan “bukan produk resmi DeepSeek”.

Diumumkan lewat unggahan WeChat pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kodenya ada di GitHub dengan nama dsh-superagent, berlisensi MIT. Sasarannya, seperti dilansir Bloomberg: menantang Claude Code milik Anthropic.

Perbandingannya? Tidak ada. Bloomberg tidak memberi perbandingan kinerja, fitur, maupun harga.

Apa kerja agen ini? Memantau obrolan grup pengembang. Mengenali masalah coding. Lalu menyarankan solusi tanpa dipanggil, menurut Bloomberg. The Next Web memberi syarat: ia bertindak saat orang berizin meminta, atau bila aturan tim mengizinkan. Jadi “tanpa dipanggil” hanya sejauh aturan tim membolehkan.

Versi publiknya bekerja pada satu repositori GitHub –gudang kode sebuah proyek– dan bisa mendengar Feishu, aplikasi obrolan kerja milik ByteDance. Saat diminta, ia membuka tugas, mengerjakannya di sesinya sendiri, lalu membalas di utas asal.

Prinsip dalam manual GitHub-nya, terjemahan redaksi: “Ambil perhatian manusia sesedikit mungkin, dan beri nilai sebanyak mungkin.” Itu kutipan dokumentasi, bukan ucapan orang. Dokumen filosofinya juga memperingatkan, kata The Next Web: agen untuk satu tim bisa memboroskan perhatian tim itu.

Pagarnya banyak. Kode publik berbeda dari versi internal. Sebagian gagasan di makalah tim belum dibangun. Benchmark, harga, uji independen, bahkan nama modelnya: tidak ada. Jujur sekali –untuk sebuah tantangan.

Menurut The Next Web, studi CooperBench pada Januari menemukan agen coding yang bekerja sebagai tim rata-rata 30 persen lebih rendah tingkat keberhasilannya daripada bekerja sendiri. Studi itu tidak menguji DeepSeek.

Bloomberg mencatat pendanaan terbaru DeepSeek sekitar 100 miliar yuan, kira-kira USD15 miliar, menjelang rencana pencatatan saham perdana. Hitungan redaksi: pada kurs Rp17.900 per USD, itu setara Rp268,5 triliun.

Dugaan paling masuk akal: bagi pengembang dan startup di Indonesia, kode terbuka berlisensi MIT berarti tak ada langganan untuk kodenya. Biaya menjalankannya belum dijelaskan.

Di sisi lain, agen yang membaca obrolan grup memancing pertanyaan keamanan data. Itu opini redaksi: sumber yang ada tak menyebut ke mana data obrolan mengalir. Bulan lalu, menurut The Next Web, lembaga federal sipil Amerika Serikat diminta menghapus DeepSeek.

Jadi, menantang Claude Code tanpa benchmark dan tanpa harga? Untuk sekarang itu undangan mencoba, bukan tantangan.

Ringkasan

DeepSeek membuka kode Super-Agent, prototipe riset agen coding otonom, di GitHub dengan lisensi MIT. Menurut Bloomberg, sasarannya menantang Claude Code milik Anthropic, tetapi tidak ada perbandingan kinerja, fitur, maupun harga. Agen ini bertindak hanya saat diminta orang berizin atau diizinkan aturan tim.

Fakta Kunci

  • Super-Agent diumumkan tim Harness DeepSeek lewat unggahan WeChat pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
  • Kode tersedia di GitHub dengan nama dsh-superagent dan lisensi MIT.
  • DeepSeek menyebutnya prototipe riset dan “bukan produk resmi DeepSeek”; tidak ada benchmark, harga, atau uji independen.
  • Versi publik bekerja pada satu repositori GitHub dan bisa mendengar Feishu, aplikasi obrolan kerja milik ByteDance.
  • Menurut Bloomberg, pendanaan terbaru DeepSeek sekitar 100 miliar yuan, kira-kira USD15 miliar.

FAQ

Apakah Super-Agent produk resmi DeepSeek? Bukan. DeepSeek menyebutnya prototipe riset dan “bukan produk resmi DeepSeek”.

Apakah agen ini bertindak tanpa diminta? Menurut Bloomberg, ia bisa menyarankan solusi tanpa dipanggil. The Next Web mencatat ia bertindak saat orang berizin meminta atau bila aturan tim mengizinkan.

Apakah ada perbandingan dengan Claude Code? Belum. Bloomberg tidak memberi perbandingan kinerja, fitur, atau harga, dan tidak ada uji independen.