Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

AMD Berpesta Rekor, Siapa Menanggung Mahalnya Memori?

Prosesor server AMD EPYC 7302 tampak atas

Hasil kuartal III AMD tampak gemuk: pendapatan USD13,4 miliar, naik 45 persen, sementara bisnis klien dan gim justru turun. Rekor kuartal. Analis hanya memperkirakan USD13,06 miliar, seperti dilansir Investing.com.

AMD merilis hasil itu pada 3 November, setelah bursa Amerika Serikat tutup. Siapa penyumbang terbesar? Pusat data –gudang komputer tempat layanan AI bekerja– senilai USD8,5 miliar, naik 97 persen. Porsinya 64 persen dari pendapatan. Setahun lalu 47 persen. Hitungan redaksi: hampir dua dari tiga dolar AMD kini datang dari sana.

Chair dan CEO AMD, Lisa Su, menyatakan dalam rilis AMD: “Kami membukukan kuartal rekor dengan pendapatan melampaui batas atas panduan kami” (terjemahan redaksi). Di sisi lain, permintaan itu nyata. Dalam panggilan analis, Su menyebut permintaan lebih tinggi daripada pasokan. Laba per saham GAAP tergerus beban waran non-tunai USD1,1 miliar, menjadi USD1,46.

Lalu PC? Segmen klien, alias PC, naik 7 persen jadi USD2,9 miliar. Tapi bersama gim, totalnya USD3,7 miliar, turun 8 persen. Menurut transkrip panggilan analis di Investing.com, Su mengakui penjualan PC melambat di akhir kuartal karena harga memori lebih tinggi. Biaya memori dan komponen menekan. AMD mencoba membagi bebannya ke pelanggan. Persediaan naik sekitar USD3 miliar dari kuartal sebelumnya jadi USD11,5 miliar. Hitungan redaksi: dengan kurs USD1 = Rp17.900, itu setara sekitar Rp206 triliun.

Kuartal IV memperlebar jurang. Proyeksi pendapatan sekitar USD17 miliar, plus minus 3 persen. Pusat data naik sekitar 50 persen dari kuartal sebelumnya. Klien dan gim turun lebih dari 20 persen. Menurut transkrip panggilan analis yang dimuat Investing.com, Su memperkirakan pendapatan 2027 tumbuh lebih dari 80 persen. Pada tahun yang sama, menurut transkrip itu, AMD merencanakan pengapalan PC turun dua digit persen dan memusatkan perhatian ke enterprise, konsumen premium, dan desktop. Pestanya meriah. Undangannya terbatas.

Pasar menyukainya. Saham naik 3,65 persen ke USD483,90, lalu 7,54 persen lagi setelah jam bursa.

Redaksi tidak punya data harga laptop di Indonesia, jadi tidak ada angka yang ditaksir. Yang ada: pengakuan AMD sendiri bahwa PC melambat karena memori mahal. Dugaan paling masuk akal: pembeli PC –termasuk di Indonesia– ikut menanggung mahalnya memori saat AMD berpesta.

Ringkasan

AMD membukukan pendapatan kuartal III USD13,4 miliar, naik 45 persen, dengan pusat data menyumbang USD8,5 miliar atau 64 persen. Bisnis klien dan gim turun 8 persen, dan AMD memproyeksikan segmen itu turun lebih dari 20 persen pada kuartal IV. Menurut transkrip panggilan analis, AMD merencanakan pengapalan PC turun dua digit persen pada 2027 karena memori yang lebih mahal menekan penjualan.

Fakta Kunci

  • Pendapatan kuartal III USD13,4 miliar (tepatnya USD13,38 miliar), naik 45 persen; estimasi analis USD13,06 miliar.
  • Pusat data USD8,5 miliar, naik 97 persen; porsinya 64 persen dari pendapatan, setahun lalu 47 persen.
  • Klien dan gim USD3,7 miliar, turun 8 persen; klien (PC) USD2,9 miliar, naik 7 persen; embedded USD1,1 miliar, naik 29 persen.
  • Laba per saham non-GAAP USD2,09 (estimasi USD1,94); GAAP USD1,46 setelah beban waran non-tunai USD1,1 miliar.
  • Proyeksi kuartal IV: pendapatan sekitar USD17 miliar, plus minus 3 persen; klien dan gim turun lebih dari 20 persen.

FAQ

Berapa pendapatan AMD pada kuartal III 2026? USD13,4 miliar, naik 45 persen dari tahun lalu dan di atas estimasi analis USD13,06 miliar.

Mengapa bisnis PC AMD melambat? Menurut transkrip panggilan analis yang dimuat Investing.com, penjualan PC melambat di akhir kuartal karena harga memori lebih tinggi.

Bagaimana proyeksi AMD untuk kuartal IV? Pendapatan sekitar USD17 miliar, plus minus 3 persen, dengan pusat data naik sekitar 50 persen dari kuartal sebelumnya dan klien dan gim turun lebih dari 20 persen.