Otomotif · Teknologi · Narasi di baliknya

Geely Tak Lagi Jago Kandang, Ekspor Naik 157,78 Persen

Mobil listrik Geely Galaxy E5

Penjualan Geely Oktober 2026 mencapai 310.183 unit, hanya kurang 245 unit dari rekor bulanan. Rekor itu 310.428 unit, tercatat November 2025. Hampir. Tapi hampir tidak masuk buku rekor.

Dalam siaran pers Geely Auto Group, angka Oktober naik 0,99 persen dari setahun lalu. Pertama kalinya tahun ini penjualan bulanan melewati 300.000 unit.

Penopangnya mobil listrik dan hibrida pengisian daya (NEV). Jumlahnya 214.996 unit, naik 20,86 persen, rekor. Porsinya 69 persen dari total. Mobil listrik murni naik 43 persen. PHEV–mobil yang bisa dicas tapi masih punya tangki bensin–turun 6,66 persen.

Dari mana tenaganya? Luar negeri. Ekspor mencapai 107.153 unit, naik 157,78 persen. Sebaliknya, menurut CnEVPost, pasar dalam negeri China turun 23,55 persen ke 203.030 unit.

Hitungan redaksi: 203.030 ditambah 107.153 sama dengan 310.183. Rumah sendiri masih sekitar 65 persen penjualan. Tapi rumah itu menyusut.

Target setahun 3.450.000 unit. Hingga Oktober baru 2.545.664 unit. Hitungan redaksi: sisa 904.336 unit, dibagi dua bulan, sekitar 452.000 unit per bulan. Itu sekitar 1,46 kali rekor bulanan. Artinya rekor yang nyaris pecah harus dilampaui hampir setengahnya. Dua bulan berturut-turut. Sanggup? Angkanya belum bilang.

Ekspor hampir sampai: 904.823 unit dari target 920.000 unit. Hitungan redaksi: tinggal 15.177 unit. Pekerjaan rumahnya di China. Pasar itu turun 23,31 persen sepanjang Januari sampai Oktober.

Seperti dilansir CarNewsChina, laba inti kuartal III 2026 mencapai 5,21 miliar yuan. Sebanyak 4,84 miliar yuan, sekitar 93 persen, datang dari ekspor. Angka laba ini baru ada di satu sumber. Menjual mobil di China pada dasarnya tidak menguntungkan, tulis media itu.

Dugaan paling masuk akal: pabrikan yang pasar rumahnya menyusut akan makin rajin berebut pasar luar. Geely sudah merakit EX2 di Indonesia dengan kandungan lokal 46,5 persen–resep yang sebagian bumbunya wajib dari dapur sendiri. Pabrikan yang terdesak di rumah biasanya lebih ramah soal harga. Dugaan, bukan janji.

Di sisi lain, penopang itu belum tentu abadi. Pasar China masih memberi lebih dari separuh penjualan. Lynk & Co pun turun 45,40 persen.

Jadi benar: Geely tak lagi jago kandang. Kandangnya menyusut, panggungnya pindah ke luar negeri.

Ringkasan

Geely Auto Group menjual 310.183 unit pada Oktober 2026, naik 0,99 persen dari setahun lalu dan hanya kurang 245 unit dari rekor bulanan 310.428 unit. Ekspor naik 157,78 persen menjadi 107.153 unit, sedangkan pasar dalam negeri China turun 23,55 persen. Hingga Oktober, penjualan baru 2.545.664 unit dari target setahun 3.450.000 unit.

Fakta Kunci

  • Penjualan Oktober 2026: 310.183 unit, naik 0,99 persen dari setahun lalu dan 6,17 persen dari September.
  • Mobil listrik dan hibrida pengisian daya (NEV): 214.996 unit, rekor, 69 persen dari total.
  • Ekspor: 107.153 unit, naik 157,78 persen; ekspor NEV rekor 82.565 unit.
  • Pasar dalam negeri China: 203.030 unit, turun 23,55 persen (menurut CnEVPost).
  • Januari sampai Oktober: 2.545.664 unit dari target setahun 3.450.000 unit.

FAQ

Berapa penjualan Geely pada Oktober 2026?
Geely Auto Group menjual 310.183 unit, naik 0,99 persen dari setahun lalu dan kurang 245 unit dari rekor bulanan 310.428 unit.

Apa penopang utama penjualan Geely?
Ekspor dan mobil listrik. Ekspor mencapai 107.153 unit (naik 157,78 persen), sedangkan NEV 214.996 unit atau 69 persen dari total.

Apakah Geely sudah merakit mobil di Indonesia?
Ya. Menurut siaran pers Geely, EX2 dirakit di Indonesia dengan kandungan lokal 46,5 persen.

Baca juga: