Zenix Bisa Dipanasi dari HP, Toyota Menyusul Wuling, Hyundai, dan Honda

Pemandu pameran memegang ponsel berisi aplikasi T Intouch with Toyota Remote di samping Kijang Innova Zenix Hybrid EV putih

Ditulis oleh

di

Lima tahun tujuh bulan. Itu jarak antara Wuling dan Toyota.

Wuling Almaz RS sudah bisa dinyalakan dari ponsel sejak Maret 2021. Kijang Innova Zenix baru bisa pada Oktober 2026. Hyundai menyusul Wuling pada Januari 2022, Honda di GIIAS 2023.

Toyota mengemas kabar ini sebagai pembaruan besar. PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkenalkan T Intouch with Toyota Remote di Toyota Connected Space, Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, 21–25 Oktober 2026. Pemesan di pameran berpeluang membawa pulang iPhone 17 Pro.

Apa isinya? Layanan telematika: mobil yang tersambung internet sehingga bisa “dihubungi” dari HP. Dari ponsel, pemilik bisa menyalakan mesin, mengatur suhu AC, dan mengunci pintu. Daftar persisnya menyesuaikan spesifikasi tiap kendaraan.

Kata ‘’baru’’ di sini perlu dibaca hati-hati. T Intouch sebelumnya sudah punya Find My Car, Geofencing, Stolen Vehicle Tracking, dan Remote Immobilizer. Yang benar-benar baru hanya Remote Control. Dan justru itu yang paling terlambat.

Saya telusuri pesaingnya. Hyundai Bluelink sudah bisa membuka kunci, membunyikan klakson, menyalakan lampu, dan menampilkan tekanan ban. Toyota hanya menyebut mengunci pintu. Di Ioniq 5, aplikasinya bahkan mengatur jendela dan pengisian daya.

Chery Omoda E5 lebih jauh lagi: sunroof, bagasi, sampai AC kursi. Ketiganya belum ada di daftar Toyota.

Tapi adil dulu. Toyota punya pembeda yang tidak saya temukan di Bluelink: Driver Monitor. Fitur ini membantu pemilik memantau aktivitas pengendara saat mobil dipakai keluarga, sopir, atau orang lain. Ada juga Trip History yang merekam rute, dan Proactive Agent Call: Toyota menghubungi pelanggan lebih dulu bila sistem mendeteksi kendala.

Data apa persisnya yang dipantau Driver Monitor? Saya tidak tahu. Toyota tidak merincinya. Bagi pemilik, itu ketenangan. Bagi pengemudi –siapa pun yang memegang setir– mungkin terasa seperti ada mata tambahan di spion.

Soal masa gratis, Toyota unggul. Tiga tahun berarti 36 bulan. Wuling memberi paket data gratis 30 bulan. Honda Connect hanya 12 bulan. Berarti Toyota lebih panjang enam bulan dari Wuling dan dua puluh empat bulan dari Honda. Hampir semua hitungan lain berpihak pada pesaing. Ups… kecuali yang satu ini.

Hiroyuki Oide, Marketing Director PT TAM, bilang Toyota selalu mendengarkan ‘’customer voice’’ sebagai dasar pengembangan produk. Saya percaya. Hanya saja, hitungan tadi membuat saya bertanya: selama lima tahun, suara itu lewat jalan mana?

Zenix dipilih sebagai model pertama karena dianggap kendaraan keluarga dengan basis pelanggan luas. Ia juga Hybrid EV Toyota produksi lokal pertama. Pembaruan 2026 membawa layar TFT MID 12,3 inci pada tipe HEV, grade V HEV, dan baterai lithium-ion berbasis nikel.

Harganya (OTR Jakarta) mulai Rp437,7 juta untuk G Gasoline sampai Rp618,4 juta untuk Q HEV Modelista. Bansar Maduma, Marketing Director TAM lainnya, menyebut harga Zenix ‘’justru semakin kompetitif’’.

(Cakdan)