iFixit memberi iPhone Duo skor keterbaikan sementara lima dari 10, tertinggi untuk ponsel lipat, tetapi mengganti layar dalamnya butuh USD999. Biaya sekitar Rp17,9 juta itu berlaku tanpa garansi tambahan dan, menurut iFixit, setara setengah harga perangkat baru.
Hasil bongkar yang dipublikasikan 25 Oktober 2026 itu memperlihatkan jurang antara komponen murah dan mahal. Lapisan penutup layar berharga USD49 (sekitar Rp877.000) tanpa AppleCare. Dengan AppleCare, biayanya turun menjadi USD19 (sekitar Rp340.000).
Beban Layar
Perbaikan layar dalam secara mandiri memakan waktu sekitar 3 sampai 5 jam, menurut perkiraan iFixit. Lembaga itu menilai penggantian layar penuh sebagai titik ketika ongkos terasa berat. “Mengganti seluruh layar adalah saat tagihan perbaikan mulai terasa menakutkan,” tulis iFixit.
Dari sisi perangkat keras, iPhone Duo memakai dua baterai dengan kapasitas total 19,1 Wh. Engsel memakai sambungan logam, pegas, dan roda gigi sinkronisasi, tetapi setelah diuji dengan debu, engsel mulai berderit.
Soal retakan, iFixit meragukan kabel akordeon sebagai penyebab. Kerusakan mengelompok di dekat sambungan penopang tengah engsel, yang menurut iFixit baru kemungkinan, bukan kepastian. Dilansir dari The Verge, pembongkaran itu juga menemukan kemungkinan cara Apple menyembunyikan lipatan layar.
Kamera utama berbukaan f/1.6 dan ultrawide f/2.2, keduanya 48 MP. Kamera selfie luar 12 MP f/2.2 dilengkapi kamera selfie di bawah layar.
iFixit tetap memberi apresiasi. “Untuk percobaan pertama, Apple sudah melakukannya dengan baik,” tulisnya. Pertanyaannya, apakah pembeli bersedia menanggung biaya layar sebesar itu?
