Daily Life

Things about myself

Lagi musim nulis kayak ginian nih, ikutan ah. Here we go : 1. Saya ini rada perfeksionis. Saya ingin semuanya serba lengkap dan sempurna. Bila ada satu detil saja yang kurang, saya akan melakukan apapun untuk melengkapinya. Ex : saya… Read More ›

Ketinggalan

Di kamar saya. Saya sedang asyik membaca versi PDF Macworld edisi Januari 2008, serta blog milik bapak ini di iBook, sementara Ulum tampak asyik darderdor memainkan Call of Duty 4. Saya : lum kon Sholat lima waktu ga? (lum, kamu… Read More ›

Diskusi Bodoh

Ini masih soal Wawan, teman saya dari Surabaya itu. Selama sepekan kemarin dia memang berada di Jakarta karena urusan kantor, sebelum akhirnya menghabiskan weekend di kosan saya. Wawan, saya, dan Bobby itu teman dari SD sampai SMA. Rumah kami pun… Read More ›

Mengisi Libur

Weekend kemarin benar-benar melegakan. Cieh. Kebetulan ada Wawan, teman saya dari Surabaya yang menjadi penyemangat bagi kami untuk akhirnya pergi dugem. Hehe, saya jadi ketawa sendiri liat anak-anak. Kalau brangkat kerja, pake jins belel plus kaus yang udah mbulak (kumal)…. Read More ›

Sabtu Malam

Saturday night is a time for leisure and recreation. Teorinya sih begitu. Tapi entah kenapa 2-3 bulan terakhir ini teman-teman saya seperti tidak punya energi untuk sekadar pergi nongkrong. Alasannya sih beragam. Dari sekadar malas: ”duh, macet, rame!”. Tak tahu… Read More ›

Dusk & Summer

Teman saya menyebut Dashboard Confessional itu band-nya ABG. Haha, karena banyak ABG yang mendengarkannya. Tapi tentu saja saya tidak setuju. Justru Dashboard punya lirik paling romantis, selain Rocket Summers, yang juga setipe. ini salah satu lagu yang paling saya suka… Read More ›

Xboxing

Pagi tadi adalah salah satu hari paling menyenangkan minggu ini. Bukan yang teratas sih, tapi mendekati. Karena minggu ini saya mengalami banyak momen menyenangkan. hehehe. Ehm, oke, barusan paket Xbox 360 saya baru saja datang dari Surabaya. Langsung pinjem palu… Read More ›

Maria Ozawa

Ketika Agung, teman saya, akan ditugasi untuk liputan ke Jepang, saya cepat-cepat menitip sesuatu. Bukan baju atau makanan, bukan pula CD musik. Foto cewek-cewek Jepang yang cute (baca : cu-te’)? Hmm, mendekati. Tapi ini nih, yang saya mau : video… Read More ›

LCD TV

Kalau sudah punya keinginan, saya selalu merasa seperti tidak ada hari esok. Maunya keinginan itu harus diwujudkan saat itu juga. Seperti kemarin, ketika saya nekad memacu motor menembus kemacetan Sudirman setelah hujan, menuju Elektronik City di kawasan SCBD. Tujuannya :… Read More ›

Fase

Waktu begitu cepatnya berjalan. Rasanya baru saja lulus kuliah, tiba-tiba saja usia ini sudah seperempat abad. Melihat mahasiswa yang baru kuliah saja malu, karena beda usia sudah begitu jauhnya. Teman-teman saya pun sudah banyak yang memasuki fase hidup berikutnya :… Read More ›

Ngegame

Sejak Lebaran lalu praktis saya kehilangan salah satu hiburan di kamar : Play Station 2. Konsol berikut sekitar 300-an cakram padatnya saya wariskan ke sepupu saya di Malang. Harapannya sih supaya dia sedikit terhibur disela-sela mengerjakan skripsinya yang tak kunjung… Read More ›

Gaya Bercanda

Ada yang bilang, tawa adalah obat paling ampuh untuk menghilangkan stres. Bahkan, manfaat ketawa diklaim dapat menyembuhkan penyakit. Dari ketawa, membawa kesimpulan soal gaya bercanda yang ternyata berbeda-beda. Di kantor saya, pekerjanya campuran. Ada Jawa, Medan, Sunda, Chinese, Betawi, dan… Read More ›

Walking Around in My Hometown

Risiko kerja di koran : hari libur pendek. Bayangkan, kalau ditotal saya cuma dapat jatah libur H-1 dan H. Sedangkan H+1 sudah masuk. Gila kan? Makanya, mereka yang ingin mudik berebut ambil cuti. Yang mengajukan duluan yang disetujui. Saya? Untunglah,… Read More ›

Geylang Street

Setelah kenyang melahap tiga buah chicken wing, es tebu, dan ikan pari saus barbeque di Newton Street, keyakinan saya untuk jalan-jalan ke Geylang belum juga penuh. Hingga, sebuah taksi berwarna merah mendadak menepi, dan mundur. Setelah penumpangnya keluar, saya buru-buru… Read More ›

iPod

Rasanya pengguna Mac kurang afdol kalau tidak memiliki iPod. Saya tidak menyalahkannya juga sih. Kalau sudah membeli laptop Apple, pasti ingin untuk melengkapi produk-produk keluaran Apple lainnya yang memang stylish dan berteknologi tinggi itu (halah!). Dan iPod, seolah menjadi pelengkap… Read More ›

Pulp Fiction dan Gastronomi

Hingga saat ini, Pulp Fiction masih menempati daftar teratas film terbaik yang pernah saya tonton. Tentu saja, selain cerita yang solid, skenario milik Quentin Tarantino dan Roger Avary menurut saya sangat highly crafted. Simpel, tapi memorable. Pulp Fiction membuat hidup… Read More ›

Tidur

Beberapa teman chatting saya kebingungan, saat saya bilang benci tidur. Kenapa sih? Bukannya tidur adalah hal yang paling menyenangkan sedunia? Buat saya tidak. Alasannya simpel saja, saya sulit tidur. Tapi, saya juga tidak serta merta melabeli diri sebagai penderita insomnia…. Read More ›

Rafi

hehehe. say hi to Rafi, keponakan saya. umurnya baru genap setahun. belum bisa ngomong, kecuali auh..auh..auh… giginya baru tujuh. rada bandel. suka ketawa. ganteng ya dia. banyak yang bilang mirip omnya. hihi.

Memasak dan Jazz

Cooking is like jazz, kata chef Charlie Trotter. Begitu tahu tekniknya, semua dapat berjalan secara spontan. Charlie adalah pemandu acara memasak di Discovery Travel and Living. Entah kenapa, dari kecil saya suka sekali memasak, melihat orang memasak, dan makan, tentunya…. Read More ›

Nekromantik

Hehehe. Dulu saya punya teman yang, menurut saya, berotak agak sedeng. dia menyukai sesuatu yang sadis, menjijikkan, dan jorok (Hi Ven!). Rotten.com adalah situs favoritnya. Pernah dia menunjukkan sebuah video berisi footage kejadian-kejadian yang bikin muak. Seperti orang yang ditabrak… Read More ›

Efek Dahsyat NOFX

foto saya dibawah panggung. dibelakang, Fat Mike sedang menyanyikan Murder The Government. Bukannya sok-sokan lho, sejak awal 2005, cuma beberapa show band/artis luar negeri yang absen saya tonton. Name it, Napalm Death, KoRn, Kreator, Mariah Carey sampai Club 8 dan… Read More ›

Sabtu Kemarin

Rencana menonton The Host di Blitz Megaplex akhir pekan kemarin batal, karena ternyata pemutaran terakhir film itu pukul 5 sore. Padahal rapat baru berakhir pukul 4 lebih. Entah kenapa, tiba-tiba saya jadi kehilangan selera untuk nongkrong dan melakukan kegiatan outdoor… Read More ›

Macet

Kenapa sih Jakarta macet? Kompas edisi Minggu pernah menulis tentang ini. Tapi yang saya ingat adalah komentar seorang pakar Tata Kota dari UI (saya lupa), yang menyebut bahwa sedari awal desain kota Jakarta ini untuk kendaraan pribadi, bukan umum. Itu… Read More ›

Belum Akrab

Aduh, bagaimana ya mengajak cewek untuk ngedate, sementara saya dan dia belum benar-benar akrab? Sebenarnya bukan official date sih. Saya inginnya cuma ngopi dan sedikit chit-chat saja. Dan menurut saya, dari ngopi (ngobrol) itu bisa memberi beberapa langkah maju kedepan…. Read More ›

Paintball

Bagaimana rasanya menembak kepala orang? Menyenangkan. Jangan khawatir, saya tidak termasuk polisi stres yang meledakkan kepala komandannya hanya karena dimutasi. Menembak kepala orang (headshot) yang saya lakukan tak berbahaya. Karena amunisinya dari cat. Iya, akhir pekan lalu saya diundang oleh… Read More ›

Crumpler

“Emang apa kelebihan tas seharga 1.6 juta?” tanya Tulo kepada saya. Menganut prinsip WYSIWYG, ia tentu berharap sebuah fungsional lebih melihat sebuah backpack yang dijual dengan harga lebih mahal 10 kali lipat dari biasanya. Nah, giliran saya yang bingung menjawabnya…. Read More ›

Sim part 2

Saya belum cerita ya, kalau sudah punya SIM baru? Setelah membayar 250 ribu untuk melewati birokrasi Surat Pindah dan Surat Kelakuan Baik dari RT asal, saya akhirnya mendapatkan KTP Jakarta menumpang KK pakde di kawasan Kebon Jeruk. Tujuan berikutnya adalah… Read More ›

Hostel part II

setelah terpuaskan dengan trilogi SAW, kini saya bersiap-siap menunggu film “sadis” lain yang saja favoritkan. Hostel mungkin tak memiliki skenario sepadat, secerdas, dan se-tricky SAW. Tapi Hostel part II yang masih disutradarai Eli Roth dan diproduseri Quentin Tarantino ini tetap… Read More ›

Pergantian

alaya setya: gimana rasanya ulang thn pas velentine? banyak yg rayain bareng elu hihihi Danang Ok Jack: ya lumayan kebanggan kalo ditanya cewe. mereka pasti pada “waaaa…..kok bisa sih?” alaya setya: iya nyokap lo setting time-nya tepat bgt Danang Ok… Read More ›

Tulus

Dua hari silam, tak sengaja saya menghidupkan radio (entah stasiun apa). Yang saya tahu, penyiarnya (cewek) saat itu bergumam. Ia sebal melihat para artis yang “nampang” di infotainment untuk membagi-bagikan bantuan untuk korban banjir. Katanya,”mereka (para artis itu) bilang, ’iya,… Read More ›

Sempurna

Tak ada yang lebih menyenangkan selain berada di teras, melihat hujan turun, ditemani kopi dan rotibakar berlapis selai kacang, serta mendengarkan Perfect Day-nya Lou Reed dan beberapa lagu Simon & Garfunkel di iPod. The vibe is just amazing. Sedikit trippy,… Read More ›

Louise Lane dan Superman yang Takut Kotor

Saya sudah tahu Monk sejak 2005 silam. Tapi, dari dulu saya memang tidak tertarik menonton film seri karena sangat menyita waktu. Saya mulai tertarik ketika seorang teman yang kebetulan menderita obsesive compulsive disorder menyarankan menontonnya (hi Olive!). Akhirnya kemarin pun… Read More ›

Mengisi Liburan

Libur kemarin saya tak melakukan kebiasaan bersih-bersih kamar. Setelah malamnya mencicipi Bratwurst-nya Frankfruter dan Banana Split di sebuah kafe di Setiabudione, paginya dihabiskan dengan molor. Siangnya, Bobby mengajak ke Ambasador untuk membeli buku desain impor. Saya langsung setuju karena sekalian… Read More ›

%d bloggers like this: