Ternyata Ini Ponsel Lipat Pertama di Dunia

FlexPai mengklaim bahwa mereka adalah yang pertama merilis ponsel lipat di dunia. Ponsel-tablet tersebut sudah dijual mulai USD1.295.

Ternyata ponsel lipat pertama yang dijual di dunia bukanlah Galaxy Fold keluaran Samsung. Lebih-lebih Huawei atau Xiaomi. Sejak akhir November 2018 silam, perusahaan asal China sudah membuka penjualan ponsel lipat mereka. Bahkan, Royole, nama perusahaan yang berkantor di Fremont, California, Hong Kong, dan Shenzhen, itu juga berpameran di Consumer Electronics Show (CES) 2019 pada Januari silam.

Tentu saja, tren ponsel lipat belum benar-benar disebut sebagai tren ketika pemain lima besar ponsel dunia belum ikut serta. Karena itu, kehadiran Royole lewat produk bernama FlexPai tersebut dianggap sebagai gimmick. Walau, dampaknya perusahaan tersebut juga ikut banyak dibicarakan.

FlexPai adalah ponsel-tablet dengan layar seluas 7.8 inci yang bisa dilipat. Perangkat tersebut punya area fleksibel di bagian tengah. Memungkinkannya dilipat dengan sisi belakang menghadap ke dalam, mengubahnya menjadi ponsel layar ganda yang ukurannya agak tebal.

Ponsel tersebut sekarang sudah bisa dibeli dengan beberapa pilihan. Model 6GB dengan penyimpanan 128GB dibanderol USD1.295, model 8GB dengan 256GB harganya USD1.438.

Tapi, bagaimana dengan daya tahannya? Royole CEO Bill Liu mengatakan bahwa FlexPai telah melalui uji ketahanan, sanggup dilipat hingga lebih dari 200.000 kali. Jika rata-rata penduduk Amerika mengecek ponsel 80x dalam sehari, maka layar lipat FlexPai dapat dibuka tutup setiap hari selama 7 tahun non stop!

Dalam keadaan terlipat, FlexPai memiliki layar primer dan sekunder yang dapat digunakan bersama atau secara independen. Bagian layar yang terlipat juga bisa menampilkan notifikasi. Sekaligus mengatur panggilan, pesan, dan notifikasi tanpa perlu mengakses layar yang besar.

Secara spesifik, ponsel tersebut menggunakan SoC Snapdragon 8150, dan dilengkapi kamera 20 megapiksel dan kamera 16 megapiksel.

Layar utamanya menggunakan AMOLED beresolusi 810 x 1440 piksel dengan rasio 16:9. Layar kedua beresolusi 720 x 1440 dan rasio 18:9. Sementara layar tepinnya beresolusi 390 x 1440 dan rasio 21:6.

Sudah dilengkapi fast-charging untuk mengisi baterai 3,800 mAh, microSD slot, fingerprint reader, dan selot USB-C. OSnya menggunakan Water OS yang berbasis Android 9.0.

Hanya saja, menurut beberapa yang telah mencoba, FlexPai masih butuh banyak perbaikan. Baik dari software, maupun ketika ponsel terbuka. Dibagian tengahnya bekas lipatan masih kelihatan. Ini wajar, karena tantangan ponsel lipat bukan soal hardware saja. Melainkan juga menyesuaikan dengan software milik Google.


Tinggalkan komentar...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.