Yukiaki Suganuma - Manajer Senior Departemen Manajemen Perencanaan untuk Asia
SEIKO memperkenalkan koleksi produk terbarunya, Seiko Prospex Sea Collection, yang dirancang khusus untuk para petualang laut. Melalui inovasi yang signifikan, seperti daya tahan terhadap penetrasi air dan daya kedap air, diciptakan dengan menggunakan bahan khusus dengan struktur yang terperinci dan tepat menjadikan Seiko Prospex Sea Collection dipercaya sebagai jam tangan khusus penyelam terbaik di dunia.

Yukiaki Suganuma, the Senior Manager of Management Planning Department Seiko Watch Corporation untuk kawasan Asia, mengatakan “Kami dengan bangga memperkenalkan koleksi terbaru dari Seiko Prospex. Seiko Prospex Sea Collection dibuat untuk melengkapi kebutuhan penggemar Seiko yang mendambakan petualangan dalam hidup mereka,untuk kali ini kami merancang jam tangan khusus untuk para petualang laut. Koleksi ini diciptakan dengan menggunakan bahan khusus dengan struktur yang terperinci dan tepat sehingga menghasilkan jam tangan yang luar biasa.”

Seiko Prospex Sea Collection - Turtle, Samurai, Tuna CanSeiko telah menjadi pionir jam tangan khusus penyelam profesional sejak Seiko memperkenalkan jam tangan untuk penyelam profesional pertama di dunia pada tahun 1967. Jam tangan ini dikemas dalam kotak titanium dan dapat digunakan hingga 600 meter di bawah laut. Produk tersebut diciptakan untuk memberikan solusi bagi para penyelam yang mengalami kerusakan jam tangan ketika berada di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah laut. Sejak itu, Seiko terus menginovasi teknologi mereka agar selalu selangkah lebih maju dalam hal daya tahan, struktur, hingga segi keindahan dari jam tangannya.

Seiko Prospex Sea Collection memiliki tiga lini desain yang merupakan favorit penggemar; Samurai, Tuna, dan Turtle. Masing-masing dari lini jam tangan ini memiliki fitur yang mencerminkan nama-nama yang diberikan kepada mereka. Untuk Samurai, jam tangan model ini memiliki mahkota yang dirancang menyerupai ikatan pegangan pada pedang samurai. Di sisi lain, model Tuna, memiliki lapisan luar yang berfungsi sebagai pelindung yang dipersepsikan oleh penggemar seperti kaleng tuna. Yang terakhir adalah Turtle, yang dapat dikenali karena bentuk oval-nya yang ikonik, menyerupai bentuk cangkang kura-kura.

 

Tim SEIKO“Jam tangan Seiko Prospex Sea Collection akan tetap bekerja dengan sempurna bahkan di kedalaman 300 meter di bawah laut. Jam tangan ini juga dirancang untuk tahan terhadap tekanan arus yang kuat hingga goncangan yang dapat terjadi pada saat menyelam. Seiko Prospex Sea Collection juga dapat memancarkan cahaya dimana seringkali cahaya tidak dapat menembus hingga ke dasar laut. ”, tambah Yukiaki.

Sebagai bentuk komitmen Seiko untuk tidak hanya mendukung para petualang laut tetapi juga ekosistem laut, pada tahun 2016 Seiko telah bekerja sama dengan The Professional Association of Diving Instructors (PADI) untuk mendukung Project Aware Foundation. Sejalan dengan itu, pada awal 2018 Seiko menunjuk Fabien Cousteau, penyelam yang tanpa lelah mengadvokasi pentingnya menjaga ekosistem laut, sebagai duta Seiko Prospex Sea Collection. Oleh karena itu, di Indonesia, Seiko juga ingin mendukung para petualang laut dengan menghadirkan Seiko Prospex Sea Collection.

Harjono Lie, Presiden Komisaris PT Asia Jaya Indah, mengatakan “Seiko telah memelopori beberapa fitur yang disematkan pada jam tangan khusus penyelam, yang saat ini diterima secara luas sebagai standar global, ingin mendukung semua petualang laut, khususnya di Indonesia, untuk terus bertualang di dalam laut. Kami percaya dengan inovasi teknologi kami yang canggih, Seiko Prospex Sea Collection akan menjadi pasangan terbaik untuk semua petualang laut. Kami sadar di seluruh dunia, banyak produk yang menyebut diri mereka sebagai jam tangan penyelam, tetapi hanya sejumlah kecil dari jam tangan tersebut yang bisa menjalankan fungsinya dengan baik dalam lingkungan professional.

Seiko Prospex Sea Collection dapat dilihat di Prospex Challenge, yang merupakan serangkaian pameran kelas dunia yang menampilkan Seiko Prospex Sea Collection, yang diadakan di Medan, Surabaya, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Iklan