Ilustrasi LaptopJika diberikan sebuah pilihan, mayoritas remaja Indonesia akan lebih memilih ponsel dibandingkan TV. Fakta itu terungkap berdasarkan survei online yang dilakukan oleh Crowd DNA pada 11,000 remaja di kalangan usia 13-24 di 13 negara, termasuk di Indonesia.

Sebanyak 69% remaja mengatakan akan lebih memilih tidak memiliki akses ke TV dibandingkan smartphone. Bahkan, ketika sedang menonton TV pun, 81% dari para millennials—sebuatan kaum muda berusia 18 tahun-28 tahun saat ini—masih menggunakan smartphone mereka.

Sebab, 53% mengatakan bahwa mereka menggunakan ponsel untuk mengisi waktu selama iklan tayang, dan 40% dari lainnya menggunakan ponsel untuk tetap terhubung dengan teman-teman di Facebook atau media sosial yang tidak terkait dengan apa yang ada di TV.

Secara umum, penduduk Indonesia menghabiskan 181 menit dari keseharian mereka di ponsel, dibandingkan hanya 132 menit didepan layar TV. Itulah perubahan yang terjadi saat ini lewat keberadaan teknologi digital. Sepanjang hari para millennials lebih banyak berinteraksi dengan ponsel, sementara baru menonton TV mulai pukul 6 sore hingga tengah malam.


Mengenal Generasi Millennials

  • Pemerintah memperkirakan jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 255,5 juta jiwa pada 2015, sekitar 43 persen dari total penduduk Asean.
  • Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), tahun ini jumlah anak muda mencapai 62,4 juta orang. Artinya, rata-rata jumlah pemuda 25 persen dari proporsi jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan.
  • Dalam survei Coming of Age on Screens oleh Crowd DNA (studi berbayar oleh Facebook), diketahui bahwa karakter anak muda Indonesia sangat optimistis dan sosial, juga cepat mengadopsi teknologi (digital natives).
  • 69% lebih memilih ponsel dibanding TV.
  • 75% lebih tau teknologi dibanding orang tua mereka.
  • 81% menggunakan ponsel saat menonton TV.
  • 54% menjadikan online tempat nongkrong favorit setelah rumah teman.
  • 73% suka terhubung ke internet dimanapun.
  • 69% merasa kehilangan jika tidak terhubung ke internet.
  • 85% sangat bahagia dengan kehidupan sosial mereka.
Iklan