Chris-Gampat-The-Phoblographer-Olympus-OMD-EM5-Mk-II-first-impressions-product-photos-8-of-10ISO-1001-30-sec-at-f-4.5Kamera terbaru Olympus, Olympus OM-D E-M5 Mark II, dirancang dengan teknologi penstabil gambar yang mungkin terbaik di kelasnya. Namanya, 5-axis VCM Image Stabilization. Disebut terbaik, karena proses penstabilan gambar memiliki lima sumbu: vertical, horizonal, yaw, pitch, dan rolling.

Dampak teknologi ini besar sekali. Ketika E-M5 Mark II digunakan untuk merekam video dengan cara digenggam (handheld), hasilnya sangat stabil. Seolah-olah video tersebut direkam menggunakan perangkat seperti steadycam.

Teknologi pengambilan gambar itu juga berdampak dalam pengambilan foto. Karena sensornya stabil, maka hasil foto blur dapat dihindari. Lalu, di konsisi pencahayaan rendah, kamera juga masih dapat merekam gambar dengan sangat tajam tanpa harus menggunakan ISO tinggi.

Proses penstabil gambar itu terjadi di bodi. VCM (voice coil motor) memiliki sensor gyro yang menjaga agar sensor kamera tetap stabil. ”Benefit lainnya, Anda tidak perlu lagi membuang uang untuk mmebeli lensa dengan image stabilizer (IS). Lensa biasa sudah cukup,” ungkap Marketing Manager Olympus Customer Care Indonesia Sandy Chandra.

Kamera yang juga sudah dilengkapi fitur tahan debu dan cipratan air itu dibanderol Rp18 juta, Olympus OM-D E-M5 Mark II ED 12-50mm f3.5-6.3 EZ dan Rp23 juta, Olympus OM-D E-M5 Mark II ED 12-40 mm f2.8 Pro.

Sandy menilai fitur penstabil gambar seperti yang dimiliki E-M5 Mark II sangat penting bagi pengguna kamera mirrorless, karena konsumen tidak lagi dihantui masalah gambar tidak fokus yang selalu jadi momok bagi kamera digital.

Kualitas sebuah foto atau video, lanjut Sandy, memang ditentukan oleh kualitas sensor, prosesor, serta lensa. Tapi, faktor luar seperti goncangan juga kerap membuat gambar jadi blur dan menjadikan ketiga kategori awal tadi tidak berarti.

”Padahal, konsep kamera mirrorless itu sendiri adalah memotret happy dan tidak underpressure,” katanya. ”Mereka (konsumen) bisa membawa banyak lensa dalam tas kecil karena ukurannya yang kompak, dan kini tidak perlu bawa-bawa tripod karena takut gambar goyang,” ia menambahkan.

Fitur lain OMD E-M5 Mark II adalah sensor Live MOS 16 MP, prosesor TurePic VII yang memiliki fitur unik merekam gambar 40 MP dengan cara menggabung 8 gambar sekaligus, serta layar LCD sentuh 3 inci.

Mirrorless, menurut Sandy, adalah masa depan. Di pameran Focus 2015 di JCC, mayoritas vendor kamera menawarkan kamera mirrorless di booth mereka. Inilah peta pasar fotografi saat ini. Olympus sendiri menurut Sandy mengakomodir 15%-20% market di segmen interchangable lens.

Produk andalan Olympus:

Olympus Pen EP 1 (2009)

Olympus OMD E-M5 (2012)

Olympus Stylus 1 (2013)

Olympus OMD E-M5 Mark II (2014)

Iklan