Note 4Galaxy Note lahir dari konsep personal digital assistant (PDA) yang populer pada medio 2000-an. Sebuah “komputer saku” yang dioperasikan dengan stylus, dan mampu melakukan fungsi majemuk.

Ketika semua smartphone yang ada di pasar dinavigasikan dengan sentuhan tangan dan memiliki ukuran penampang layar mediocre, kehadiran Note yang berlayar superbesar dan menggunakan ”teknologi usang” stylus jadi bahan tertawaan.

Namun, mereka berhenti tertawa ketika Note diterima dengan sangat baik oleh konsumen. Galaxy Note pertama yang dirilis pada 2011 terjual lebih dari 10 juta unit di seluruh dunia, diikuti Note II di 2012 mencetak rekor 30 juta unit, dan Note 3 mencapai 10 juta unit dalam 60 hari.

Note 4 terbaru bahkan sudah ditargetkan terjual sebanyak 15 juta unit dalam peluncurannya pada pertengahan Oktober 2014 mendatang.

Galaxy Note tidak hanya sukses membentuk pasar baru yang disebut phablet yang bahkan memaksa Apple terjun di segmen ini, namun juga menetapkan standar bagaimana smartphone digunakan sebagai alat produktif yang belum tersaingi hingga sekarang.

Karena itulah target market Galaxy Note sendiri selalu spesifik. Yakni para tech savvy yang butuh smartphone dengan performa tinggi, mereka yang haus konsumsi konten sehingga butuh layar besar, serta mereka yang sangat terbiasa bekerja di jalan.

Penyempurnaan Fitur

Galaxy Note 4 yang dikenalkan di ajang IFA 2014 di Berlin, Jerman, seolah memperbaiki dan menyempurnakan fitur-fitur yang ada di model sebelumnya. Tampilannya lebih modis dan rigid, fitur produktif-nya diperbanyak.

Dari segi bodi, misalnya, Note 4 mengikuti kesepakatan tidak tertulis bahwa bodi smartphone premium yang diluncurkan pada 2014 harus memakai material logam. Bukan lagi polikarbonat (plastik).

Tentu saja, frame logam memberikan kesan premium dan kokoh. Bodi Note 4 yang tipis dan ringan (hanya 176 gram), serta backcase dari kulit membuat ponsel juga nyaman di genggam.

Sebagai model flagship Samsung, layar 5.7 inci Note 4 sudah memakai Quad HD Super AMOLED (2560 x1440) dengan kerapatan 515 ppi. Resolusi Quad HD memang jadi tren baru di smartphone, memberikan peningkatan dalam kualitas dan ketajaman pada foto, video, ataupun game.

Karena Quad HD boros energi, ketahanan baterai Note 4 juga ditingkatkan. Yakni 3.220 mAh dengan fitur fast charging, hanya butuh 30 menit dari 0-50%. Cocok sekali bagi para road warrior Jakarta yang sibuk.

Samsung punya cara unik dalam menyambut tren selfie. Kamera depan 3.7 MP dengan bukaan f1.9 yang memiliki fitur wide selfie mode. Cukup membelokkan kamera ke kiri dan ke kanan, maka kamera dapat menjepret angle lebar 120 derajat, sehingga cocok digunakan foto beramai-ramai tanpa perlu memakai tongsis. Menarik. Sensor heart rate di bawah kamera juga dapat berfungsi sebagai shutter dan meminimalisir getar agar foto tidak kabur. Adapun kamera utama 16 MP Note 4 sendiri sangat baik saat digunakan di pencahayaan rendah.

Processor Exynoss 1.9GHz Octa Core dan RAM 3 GB Note 4 adalah fondasi multitaksing. Pengguna dapat berganti-ganti aplikasi (multi window) atau membuka dua jendela aplikasi bersamaan tanpa kendala. Cara mengaktifkan multi window hanya perlu mudah sekali, cukup swap dari ujung atas layar ke kiri bawah.

Tentu saja S Pen pun mendapat perbaikan. Ada beberapa tambahan pilihan pena yang digunakan untuk menulis, juga sensitifitas yang meningkat 2 kali lipat dibanding Note 2. Alhasil, saya bisa menulis kaligrafi bahkan membuat sketsa dengan pensil sama nyamannya dengan di atas kertas.

S Pen juga mudah sekali dimanfaatkan untuk mengedit dokumen, memilih teks, dan melakukan cropping gambar, dan lainnya. Cukup foto dokumen, misalnya, di papan tulis, maka kita dapat mengeditnya dan mengirimkannya lewat email atau sosial media dengan mudah.

Inilah bagaimana seharusnya produktivitas itu dilakukan. Bahkan, masih ada beberapa fitur Note 4 yang rasanya butuh membaca manual untuk bisa memaksimalkannya.

Pre order Note 4 dibuka sejak 3 Oktober hingga 19 Oktober mendatang di GalaxyLaunchPack.com. Sementara unitnya akan di-delivery ke konsumen pada 24 Oktober 2014. Harganya? Yang tertera di situs adalah Rp9,5 juta. Namun, dengan potongan menjadi Rp8,7 juta.