Samsung-02Product Marketing Corp. Business PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) Yudhistira Pangaji menavigasikan papan tulis elektronik dengan cekatan. Ia menulis, menghapus, memutar video, membuka gambar dan file PDF, serta membagi kontennya ke tablet (milik siswa) dengan cepat lewat koneksi Wi-Di (wifi direct), dan mencetak konten hasil ujian siswa ke printer secara wireless.

Itulah sistem pembelajaran masa depan Samsung Smart School yang terdiri dari tiga perangkat utama: e-Board Solution, Tablet Solution, dan Printing Solution. Menggunakan solusi tersebut, sekolah benar-benar memaksimalkan teknologi informasi di dalam proses belajar mengajar.

Solusi untuk pelajar SD-SMA tersebut diklaim mampu mendorong kegiatan edukatif berjalan lebih interaktif, meminimalisir penggunaan kertas, serta menumbuhkan komunikasi dua arah antara guru dan murid.

Menurut Aji—sapaan akrabnya–, selain sedang diujicobakan ke salah satu sekolah internasional di Jakarta, solusi Samsung Smart School ini sebenarnya sangat cocok digunakan oleh perusahaan yang memiliki training center. ”Saat ini fokus kita memang di Jabodetabek,” ujar Aji. ”Memang perlu waktu bagi kita untuk menyadari keuntungannya,” tambahnya.

Samsung-01Samsung Smart School merupakan salah satu bagian dari New Business Experience yang mereka kenalkan untuk para pelaku usaha. Solusi B2B tersebut cukup beravariasi, melibatkan software dan hardware yang tailor made atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dari berbagai industri vertikal seperti retail, hospitality, perbankan dan keuangan, logistik dan transportasi serta pendidikan.

”Teknologi kami tidak hanya berorientasi pada konsumen, tapi juga solusi siap pakai untuk korporat,” ujar Willy Bayu Santosa, Head of Display Solutions Business PT SEIN. Ia meyakini produk dan solusi Samsung dapat meningkat produktivitas, fleksibilitas dan efisiensi bisnis.

Di industri ritel, ada Samsung Display Solutions yang terdiri dari Hospitality TV, Smart Digital Signage dan Samsung Signage TV dengan fungsi berbeda-beda. ”Selama ini banyak pemilik bisnis masih menggunakan TV consumer untuk menayangkan promosi atau informasi penting. Padahal, TV tersebut tidak di desain untuk penggunaan komersial,” ujar Willy.

Samsung Signage TV sudah di desain untuk kebutuhan komersial, sehingga durabilitas-nya lebih tinggi dengan ketahan menyala antara 16 jam-24 jam sehari. Di dalamnya sudah dibenamkan System on Chip (SoC), serta memiliki content management software MagicInfo Express untuk membuat dan mengatur layout di layar high definition (HD).

Alhasil, materi promosi maupun informasi dapat dikustomisasi di dalam 200 pilihan template. Konten juga dapat diatur nirkabel (wireless) melalui perangkat yang terhubung WiFi, bahkan aplikasi smartphone SmartMagic Mobile.

”Pemilik toko bunga, bengkel, atau toko kue bisa memanfaatkan TV ini untuk mempromosikan bisnis mereka. Misalnya memasang promo atau lainnya,” kata Willy.

Samsung-03Jika Samsung Signage TV menjawab kebutuhan SMB, Samsung Smart Signage merupakan solusi yang sangat tepat bagi pemilik usaha yang membutuhkan sentralisasi pengaturan untuk jaringan outlet yang lebih banyak. Sehingga update materi promosi, monitoring dan kontrol terhadap setiap smart signage yang terpasang bisa dilakukan melalui jaringan oleh admin pusat.

Adapun Samsung Hospitality TV memberi pelaku bisnis hotel kesempatan untuk menghadirkan tingkat layanan lebih lanjut berupa personalisasi tampilan yang kaya di setiap kamar tamu mulai dari ucapan selamat datang sesuai nama pengunjung, menu makanan bahkan melakukan promo layanan hotel yang ditawarkan melalui televisi di dalam kamar dengan pengontrolan terpusat.

”Pihak hotel akan lebih mudah menginstal, mengatur, mengkustomisasi dan mengamankan tampilan. Bagi tamu, mereka mendapatkan pengalaman yang lebih personal,” lanjutnya.

Iklan