asus-zenwatch-ifa-2014-10Melalui ZenWatch, Asus menambahkan ornamen penting yang hilang dan kurang dianggap penting dalam kategori smartwatch: ”kelas” dan kemewahan.

Mulanya Asus hanyalah perusahaan motherboard kecil yang didirkan pada 1989. Tidak ada yang menyangka 25 tahun kemudian perusahaan asal Taiwan itu sudah mendunia. Hal itu diungkapkan Corporate Vice President Asus Eric Chen dalam perhelatan IFA 2014, Rabu (3/9) silam.

Sekarang, selain memiliki beragam model laptop, tablet, dan smartphone, Asus sangat percaya diri bersaing dalam kategori baru bersama vendor seperti Motorola, LG, hingga Samsung. Kategori itu adalah jam tangan pintar atau smartwatch. ”Inilah ZenWatch, jam tangan pintar yang bisa digunakan di berbagai kesempatan, sangat stylish, dan membuat Anda percaya diri,” tutur VP Asus Design Center Mitch Yang saat mengenalkan jam tersebut.

Desain memegang peranan penting dalam smartwatch. Sejumlah vendor pernah gagal merilis produk smartwatch ke pasar karena desainnya terlalu kaku, mengabaikan faktor desain dan ”style”, dan belum memiliki teknologi yang dibutuhkan penggunanya. Asus paham benar akan hal ini. Desain ZenWatch tidak berbeda dengan koleksi jam yang dipajang di gerai arloji di Grand Indonesia atau Plasa Senayan. Tampilannya mewah, materialnya berkualitas. Bodi dari stainless steel berpadu apik dengan leather straps cokelat yang diklaim sangat nyaman dipakai.

Layar 1.6 inci-nya melengkung dan responsif saat disentuh. Sejumlah jurnalis yang meliput IFA 2014 menyebut bahwa ZenWatch paling nyaman dikenakan di pergelangan tangan dibandingkan model smartwatch lainnya. Dan seperti yang dikatakan oleh Yang, inilah jam tangan yang memang cocok dikenakan di berbagai kesempatan.

Kaya Fitur asus-zenwatch-1Jika dilihat sekilas, ZenWatch tidak berbeda dengan arloji biasa. Padahal, fitur di dalamnya ternyata sangat kaya. User interface Asus ZenUI smartwatch tersebut sudah mengadopsi teknologi Android Wear. Yakni sistem operasi Android yang dirancang khusus untuk perangkat wearable dan bisa terhubung lebih baik ke smartphone.

”Filosofi desain ZenWatch adalah Start with People,” tutur Yang. “Kami ingin memberikan pengalaman digital yang bisa dinikmati dengan mulus dan tanpa cela,” tambahnya. Yang lantas mendemonstrasikan beberapa fitur ZenWatch yang memang sangat menarik. Pertama, ia mengetuk layar ZenWatch dua kali dan tiba-tiba smartphone yang telah di-pairing dengan jam tangan pintar itu berbunyi. ”Jika Anda lupa dimana meletakkan smartphone, cukup ketuk dua kali!,” katanya.

Kedua, layar 1.6 inci ZenWatch berfungsi jadi viewfinder sekaligus remote kamera smartphone. Fungsi yang mungkin sederhana, tapi penting mengingat tingginya kegiatan fotografi dari pengguna smartphone. Ketika ada notifikasi panggilan masuk tapi Anda sedang ditengah meeting, cukup tutup layarnya.

Terakhir, ada sensor 9-poros dioptimalkan dengan aplikasi Asus ZenUI Wellness yang memungkinkan pengguna merekam berbagai informasi tentang tubuh mereka. Langkah kaki, kalori yang dibakar, denyut jantung, dapat direkam secara terukur. Dalam hal spesifikasi, ponsel ini ditenagai Qualcomm Snapdragon 400 CPU 1.2GHz, chip yang juga digunakan di ponsel dan tablet kelas menengah kebawah.

Kehadiran ZenWatch seolah menjadi kuda hitam dalam industri smartwatch. Inilah jam tangan pintar yang nyaman dikenakan sehari-hari, memiliki model stylish, fitur yang memang berguna, serta spesifikasi mumpuni.

ASUS ZenWatch (WI500Q) ifa-2014-asus-zenwatch-resmiyet-kazandFitur:

– Desainnya terlihat modern dan mewah.

– Lebih dari 100 kombinasi tampilan layar sesuai mood.

– Layar AMOLED dan Corning Gorilla Glass 3.

– Asus ZenUI menggunakan teknologi Android Wear.

– Fitur “Find My Phone” untuk mencari ponsel hilang. – Cukup tutup layar dengan tangan untuk non aktifkan telepon masuk. – Aplikasi “Asus Remote Camera”.

– Memonitor statistik kesehatan lewat aplikasi Asus Wellness.

– Merekam langkah, kalori, denyut jantung, dna kegiatan lainnya.

– Sertifikasi IP55 (anti air).

Spesifikasi:

– OS Android Wear

– Prosesor Qualcomm Snapdragon 400 1.2GHz – RAM 512 MB

– Memori internal 4 GB.

* Artikel ini memenangkan ASUS IFA 2014 writing competition.

Iklan