CoralOmbak yang mulai menggeliat siang itu membuat kapal kecil yang ditumpangi Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM) Tomoki Uchida dan Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual Jonfis Fandy sedikit terombang-ambing.

Tapi, keduanya justru sudah siap dengan perlengkapan menyelam. Mulai kaki katak, pemberat, baju selam, serta Buoyancy Compensating Device (BCD). Mereka memang ingin melihat langsung proses pelestarian dan penyelamatan terumbu karang menggunakan cara baru yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya. Yakni, metode ” transplantasi”.

Kendati air laut yang keruh membuat visibility (pandangan) terbatas, namun Uchida mengaku bisa melihat langsung keberhasilan terumbu karang yang telah berhasil dikembangbiakkan lewat proses transplantasi tersebut.

”Kedalamannya hanya 5 meter, jadi saya masih bisa melihat dengan jelas bagaimana gentong sudah dipenuhi oleh terumbu baru,” ujarnya setelah menyelam selama sekitar 40 menit.

Proses pelestarian terumbu karang itu dilakukan di Pulau Serangan, Denpasar, Bali. Pencetus sekaligus penggerak kegiatan ini adalah Wayan Patut, yang berangkat dari rasa iba melihat kerusakan terumbu karang di kawasan tempat tinggalnya sudah demikian parah.

Pulau Serangan pernah mengalami proses reklamasi (mengubah wilayah laut menjadi daratan). Akibatnya, ekosistem laut terganggu. Jumlah iklan semakin sedikit. Alhasil, nelayan terpaksa menjual terumbu karang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Kondisi terumbu di Pulau Serangan rusak parah.

Wayan ingin mengembalikan kondisi karang di Pulau Serangan seperti sedia kala. Bekerja sama dengan sejumlah Universitas dan peneliti, ia lantas menemukan metode untuk melestarikan terumbu karang dengan efektif. Yakni memotong coral menjadi banyak bagian dan menanamnya kembali per bagian.

Proses transplantasi terumbu karang yang dilakukan Wayan memang menarik. Ia mengemasnya dalam program yang disebut “Terumbu Karang Asuh”. Siapapun dapat menjadi orang tua asuh terumbu karang dengan membeli dan menanamnya. ”Dengan melibatkan wisatawan, upaya rehabilitasi terumbu karang akan lebih cepat dan efektif,” kata Patut.

Menanam dimana? Wayan membuat media yang disebut coral reef ball atau ”gentong”, yakni cetakan untuk menanam coral di bawah laut yang terbuat dari beton berongga. Gentong tersebut memiliki diameter 60 cm hingga 1 meter. Di permukaannya lantas dikaitkan sekitar 120 coral kecil yang telah diberi nama, kode tahun, urutan coral yang ditanam, serta generasinya. Selanjutnya, coral reef ball tersebut dibawa ke tengah laut dan ditenggelamkan.

”Manfaat terumbu karang sangat banyak,” tegas Wayan. ”Selain berperan penting menahan gempuran ombak yang dapat mengikis pantai, terumbu karang berfungsi sebagai habitat atau tempat hidup beragam ikan dan biota laut lainnya. Belum lagi fungsinya sebagai penyerap karbon serta menjaga air laut senantiasa bersih,” tambahnya.

Pada 2011, Wayan Patut berhasil meraih penghargaan di bidang lingkungan yakni Anugerah Kalpataru kategori penyelamat lingkungan. Fotonya bersalaman dengan Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipajang di tengah ruangan Rumah Apung, semacam tempat wisata yang ia kelola.

”Dalam setahun, terumbu karang mampu menyerap banyak sekali karbon,” kata Wayan lagi. Hal itu jugalah yang membuat pihak Honda tertarik. Program penanaman terumbu karang ini jadi bagian dari acara All New Honda Jazz, The Cool Test Drive yang berlangsung di Pulau Dewata pada akhir Agustus 2014 silam.

Menurut Jonfis Fandy, saat ini industri automotif memang menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar. Pihak Honda sendiri sudah menempuh beberapa cara untuk meredam emisi karbon. Misalnya lewat mobil hybrid, listrik, serta bahan bakar alternatif lainnya seperti gas. danang arradian

Transplantasi Terumbu Karang di Serangan
Gentong– Inti proses transplantasi adalah memotong coral menjadi banyak bagian dan menanamnya kembali di laut.
– Coral yang telah dipotong lantas direkatkan di cetakan yang disebut “gentong” atau coral reef ball.
– Gentong berbentuk bola berongga berukuran 60 cm-1 meter yang terbuat dari beton. Pembuatannya memakan waktu 5-7 hari.
– Satu gentong direkatkan 120 coral kecil yang telah diberi nama, kode tahun, urutan, serta informasi lainnya.
– Gentong yang sudah berisi coral dibawa ke tengah laut dengan kapal dan ditenggelamkan.

Manfaat Terumbu Karang :
– Berdasarkan penelitian terbaru, ekosistem laut seperti terumbu karang dipercaya mampu menyimpan karbon.
– Berperan penting untuk menahan ombak yang mengikis pantai.
– Habitat ikan kecil dan biota laut.
– Ekosistem terumbu karang yang sangat produktif dapat mendukung kehidupan nelayan setempat.

Fakta Terumbu Karang:
Kondisi karang di Indonesia pada saat ini adalah 4% dalam kondisi kritis, 46% telah mengalami kerusakan, 33% kondisinya masih bagus dan kira-kira hanya 7 % yang kondisinya sangat bagus.

Iklan