AFP-FOT-201401-17456Anda sedang duduk menunggu pesawat yang akan boarding atau antrean dokter yang masih cukup panjang. Anda mengeluarkan Glyph dari tas, dan mengenakan perangkat head-mounted display (HMD) itu di kepala. Selanjutnya tinggal memilih: mau bermain game atau menonton video.  

Keduanya sama-sama mengasyikkan. Sebab, perangkat yang berbentuk seperti kacamata ski itu membuat Anda merasakan sensasi seperti sedang menonton TV berukuran 80 inci.

Itulah yang ada dibayangan Edward Tang, CEO perusahaan bernama Avegant. Avegant bersiap melepas Glyph ke pasaran dengan banderol harga USD499. Glyph adalah perangkat HMD yang menggunakan teknologi yang disebut virtual retinal display (VRD). Sebanyak 2 juta cermin mikro memproyeksikan cahaya langsung ke mata dan memberi kesan ruang.

Klaim Tang, sensasi menggunakan Glyph seperti saat Anda sedang melihat keluar jendela. ”Mata Anda tidak akan lelah. Anda juga tidak jadi mual atau sakit kepala,” katanya. Gejala mual dan pusing memang sering dijumpai oleh orang yang mengenakan perangkat HMD.

Keuntungan lain teknologi VRD adalah sangat ringat lantaran tidak memiliki layar LCD di dalamnya, hemat konsumsi daya, serta mampu memproyeksikan gambar beresolusi tinggi. Glyph akan dikenalkan lewat kampanye di Kickstarter.com mulai hari ini.

Glyph memang menjadi salah satu perangkat HMD tercanggih saat ini. Tapi, sebenarnya pasar HMD sudah memanas sejak tahun lalu. Rata-rata perangkat HMD yang ada di pasar menggunakan layar LCD untuk memberikan kesan stereoskopik atau tiga dimensi.

Menariknya, pemicu memanasnya pasar HMD ini justru video game. Mengapa? Karena para gamer terus berupaya mencari cara untuk membuat bermain game lebih realistis. Antara lain dengan memadukan pengalaman virtual reality.

article-2032130-0DA44C6500000578-160_634x461Oculus Rift adalah salah satu perangkat yang membuat heboh pasar HMD. Kreatornya, Palmer Luckey, mendapat pendanaan hingga USD2.5 juta (Rp25 miliar) di situs Kickstarter.com dan tambahan USD16 juta (Rp160 miliar) dari investor. Di Consumer Electronic Show (CES) 2014 kemarin mereka juga sudah berpameran dan mendapat respon yang sangat positif.

Palmer sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk segera membawa perangkat ini bisa dinikmati secepatnya oleh para gamer. Saat ini masih dalam tahap purwarupa khusus untuk developer.

Pameran CES 2014 di Las Vegas kemarin juga semakin menegaskan bagaimana perangkat HMD ini semakin populer. Semakin banyak vendor yang berani memamerkan perangkat HMD mereka. Perusahaan fashion dan kacamata Oakley, misalnya, mengenalkan varian terbaru dari kacamata ski yang telah dibenamkan sensor dan komputer. Kacamata tersebut dapat mengukur kecepatan, ketinggian, navigasi, bahkan pesan teks dan memutar musik dari smartphone.

1Selain Oakley ada GameFace Labs yang sedang mengembangkan purwarupa perangkat virtual reality nirkabel yang bisa dimainkan dengan DualShock 3 (gamepad untuk PlayStation 3). Di dalamnya produk HMD mereka ada panel LED berukuran 5,2 inci dan prosesor Tegra 4. Perangkat tersebut berbasis Android, dan segera dirilis tahun ini.

Tapi, yang paling banyak mengundang sorotan adalah perangkat HMD keluaran Sony. Di CES 2014, Sony menunjukkan perangkat yang disebut HMZ-T3Q. Ketika dikenakan, perangkat HMD tersebut membuat penggunanya seperti melihat layar virtual sebesar 750 inci. Di dalamnya sudah dibekali sensor pelacak gerakan (kepala). Seandainya menoleh ke kanan atau ke kiri, maka pandangan di layar juga ikut berubah.   

“HMD adalah bioskop di kepala Anda,” ungkap Michael Fasulo, presiden dan COO Sony Electronics dalam pidatonya di CES. Belum ada kabar kapan HMZ-T3Q akan dirilis dan berapa harganya. Namun, HMZ-T3Q krusial bagi Sony untuk memberikan nilai tambah konsol PlayStation 4 mereka agar bersaing melawan Xbox One.

Menurut laporan yang dirilis oleh Transparency Market Research pada September 2013 silam, pasar global HMD diperkirakan bakal mencapai USD9,2 miliar pada 2019 mendatang. Padahal, pada 2011 nilainya diperkirakan hanya USD342,7 juta. Laju pertumbuhan pasar HMD dari 2013 hingga 2019 sangat tinggi, diperkirakan mencapai 55,3 persen.

Transparency Market Research menilai, tingginya permintaan terhadap HMD disebabkan oleh munculnya komputer yang kian portabel, teknologi display yang semakin baik, serta permintaan tinggi dari industri healthcare. Perangkat HMD biasa digunakan untuk membantu dokter melakukan operasi atau aktivitas medis tertentu.

Helm mengakomodir 58 persen pendapatan total pasar HMD pada 2012. Meski demikian, HMD dalam bentuk kacamata diperkirakan bakal jadi tren baru di masa depan. Amerika Utara masih memimpin, namun justru pertumbuhan pasar HMD di Asia Pasific yang diperkirakan bakal mencapai 60,7 persen dari 2013 hingga 2019.

Tentang Head mounted display

Sony-HMZ-T1-Head-Mounted-Display-3Definisi

Head mounted display adalah monitor komputer yang dikenakan di kepala. Bentuknya bisa berupa helm atau kacamata. Di dalamnya telah dibenamkan perangkat seperti layar atau berbagai sensor tertentu.

Fungsi HMD:

Virtual reality (VR)

teca121029Realitas maya merupakan teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment). Tujuan perangkat HMD ini agar pengguna bisa merasakan sensasi virtual reality.

Augmenter Reality (AR)

Realitas bertambah adalah teknologi untuk menggabungkan benda maya dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Dua tipe perangkat HMD untuk AR adalah opaque HMD dan see-through HMD

Potensi Pasar

  • Pasar global HMD diperkirakan bakal mencapai USD9,2 miliar pada 2019 mendatang. Pada 2011 silam nilainya hanya USD342,7 juta.
  • Laju pertumbuhan dari 2013 hingga 2019 diperkirakan mencapai 55,3 persen melalui permintaan pasar yang sangat tinggi terhadap perangkat HMD.

Pemain Pasar HMD

  • eMagin Corporation
  • Sony Corporation
  • Kopin Corporation
  • Rockwell Collins
  • Vuzix Corporation
  • Seiko Epson Corporation
  • BAE Systems Plc
  • Elbit Systems Ltd

Penggunaan HMD:

  • Pemerintah:
  • Bidang Pertahanan, penerbangan militer, militer, angkatan laut
  • Konsumen:
  • Video gaming, Augmented reality, Virtual reality, otomatisasi, kedokteran, olah raga.

Virtual Retinal Display

AFP-FOT-201401-17458Teknologi baru untuk memproyeksikan cahaya langsung ke retina mata pengguna. Tergantung pada intensitas cahaya yang dikeluarkan, VRD dapat menampilkan proyeksi gambar yang penuh atau tembus pandang. Sehingga pengguna dapat menggabungkan realitas nyata dengan gambar yang diproyeksikan melalui sistem penglihatannya.

Iklan