Men inspect Motorola's new Moto X phone by listening to music at a launch event in New YorkMendengarkan musik dengan cara streaming akan menjadi salah satu jawaban terhadap peralihan industri musik ke arah digital.

Amanda Dewi, 27, sudah lupa kapan terakhir kalinya ia membeli CD lagu. Selama beberapa tahun terakhir ini ia hanya mengonsumsi musik digital melalui smartphone ataupun iPod miliknya.

Belakangan, salah satu karyawan perusahaan travel di kawasan Sudirman itu juga asyik membeli lagu melalui iTunes dan mendengarkan lagu-lagu baru melalui aplikasi Jango Radio.

”Biasanya saya mendapatkan referensi lagu baru yang saya suka di televisi, radio, ataupun Jango. Kemudian membelinya melalui iTunes di iPhone 5 saya,” paparnya.

Memang Amanda tidak sendirian. Sebagian besar generasi C saat ini mungkin hanya akrab dengan musik digital. Kegiatan mereka mendengarkan musik, akan selalu bersinggungan dari perangkat bergerak yang dimiliki.

Karena itu, muncul kebiasaan baru yang disebut-sebut akan menjadi salah satu kunci bagaimana konsumen mengonsumsi musik. Kebiasaan itu adalah mendengarkan musik dengan cara streaming.

Di Amerika dan Eropa layanan streaming sudah sangat populer karena memang cara penggunaannya sangat mudah. Konsumen bisa mencari judul lagu apapun yang mereka mau, mendengarkannya kapan saja, tanpa perlu repot menyimpan file lagu tersebut di ponsel mereka.

Layanan streaming juga sudah menyapa Indonesia. Dipopulerkan oleh Langit Musik keluaran Telkomsel, Melon Indonesia milik Telkom, serta Mix Radio yang hanya tersedia di perangkat Nokia dan Asha.

”Pertumbuhan pengguna layanan streaming di seluruh dunia luar biasa,” ujar Chris Weber, Executive Vice President, Sales and Marketing Nokia. Mix Radio menyediakan total 18 juta lagu, termasuk diantaranya lagu-lagu dari Indonesia.

Faktanya, tahun ini Nielsen mencatat ada lebih dari 22 miliar lagu yang telah di-streaming oleh pengguna di Amerika saja, menegaskan tingginya interaksi konsumen terhadap musik digital.

Hal ini didukung dengan banyaknya layanan streaming yang menyediakan berbagai bisnis model. Misalnya membayar jumlah tertentu untuk mendengarkan musik sepuasnya selama sebulan, mendengarkan secara cuma-cuma disertai iklan, dan masih banyak lagi.

Pada kuartal pertama 2013, Nielsen mencatat bahwa rentang usia 25-34 tahun dan 18-24 tahun adalah yang paling banyak mendengarkan musik secara streaming melalui smartphone mereka.

Dari fakta tersebut dapat ditarik garis bagaimana streaming musik adalah kegiatan yang difavoritkan oleh kaum muda yang juga banyak beraktivitas menggunakan smartphone-nya.

Tentu saja fakta tersebut dapat dikaitkan langsung dengan pasar Indonesia, dimana jumlah penduduk usia muda sangat tinggi, serta penetrasi smartphone dan internet yang sangat luas. Karena itu, hanya tinggal menunggu waktu saja hingga layanan streaming musik ini semakin populer.

Cara Baru Menikmati Musik

Pengertian Musik Streaming:

Mendengar musik baik melalui perangkat bergerak seperti ponsel ataupun laptop/desktop PC lewat koneksi data.

Keuntungan Streaming:

–     Sebagian besar ditawarkan secara gratis.

–       Koleksi perpustakaan lagu hampir tidak terbatas.

–       Kebebasan mencari, memilih,  serta mendengar lagu dari beragam artis maupun aliran seketika.

–       Lagu tersimpan di-cloud, sehingga tidak menghabiskan memori.

–       Akses terhadap lagu baru, musisi independen, bahkan lagu-lagu lama yang sulit di dapatkan.

–       Terstruktur, mudah untuk membuat playlist (daftar lagu) sesuai selera atau mood.

–       Streaming musik tidak boros konsumsi data, sehingga tidak banyak tersendat (buffer).

–       Bisa mendengar banyak koleksi lagu dengan harga terjangkau, cocok untuk penggemar musik.

 Kendala:

–       Pemahaman dan edukasi layanan streaming masih rendah.

–       Beberapa layanan streaming tidak tersedia di semua sistem operasi atau perangkat.

–       Konversi kualitas musik acap kurang begitu baik.

Bisnis Model Streaming Musik

  • Gratis
  • Dibatasi waktu atau diselingi iklan.
  •  Berlangganan (premium)
  • Membayar harga tertentu, boleh mendengar dan mengunduh sebanyak mungkin lagu selama waktu tertentu.
  •  A La Carte
  • Bayar per download.
  • Layanan Khusus (Hanya bisa dinikmati di perangkat tertentu, seperti Nokia dengan Mix Radio).

Metoda Pembayaran Musik Streaming:

Tagihan pulsa operator

Kartu kredit

Voucher

Internet/SMS banking

Penyedia Layanan Streaming di Indonesia:

Langit Musik

langitmusikKhusus untuk pengguna Telkomsel. Melayani streaming dan download musik. Memiliki 400.000 pengguna.

Melon Indonesia

Gabungan Telkom Indonesia dan SK Telecom. Tersedia untuk umum, sekaligus pendukung Langit Musik.

Mix Radio

Nokia-MixRadioAplikasinya hanya bisa diakses oleh handset Nokia, baik Lumia maupun Asha. Memiliki 18 juta koleksi lagu lokal maupun internasional.

Guvera

GUVERABekerja sama dengan Skybee, menyediakan layanan download gratis dengan DRM.

MeTunes

OhdioBuatan Maxitech, MeTunes menyediakan layanan download dan streaming singkat.

Ohdio

Ohdio okLayanan streaming khusus lagu Indonesia yang disusun dalam playlist sesuai mood.

Deezer

DeezerLayanan musik streaming dari Prancis yang sudah bisa di akses di Indonesia.

Layanan Streaming Lainnya:

Last.fm, Pandora, Grooveshark, Jango