Country Head Google Indonesia Rudy Ramawy menilai internet dapat memberikan banyak sekali manfaat ekonomi bagi para netizen maupun UKM di Indonesia. Google Indonesia sendiri berupaya untuk mengembangkan ekosistem internet di Indonesia bersama-sama dengan para stakeholder yang ada.
Country Head Google Indonesia Rudy Ramawy menilai internet dapat memberikan banyak sekali manfaat ekonomi bagi para netizen maupun UKM di Indonesia. Google Indonesia sendiri berupaya untuk mengembangkan ekosistem internet di Indonesia bersama-sama dengan para stakeholder yang ada.
Google adalah situs teratas yang ada dikepala netizen Indonesia dalam melakukan berbagai pencarian informasi di internet. Bagaimana hal itu bisa memberikan manfaat, adalah sesuatu yang ingin dijawab oleh Rudy Ramawy.

Jabatan Country Head Google Indonesia memang baru disandang Rudy sejak 1,5 tahun silam. Tapi, dalam waktu yang sangat singkat itu Rudy sudah bisa melihat bagaimana perubahan masyarakat Indonesia dalam berinternet.

”Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia luar biasa,” ujar pria kelahiran Medan yang sempat meniti karir di Industri consumer goods, telekomunikasi, hingga musik dan hiburan itu. ”Jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan menembus 80 juta orang dan akan terus meningkat,” imbuhnya.

Ternyata bukan cuma tingginya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang menarik perhatiannya. Tren terbaru yang dicermati oleh Google Indonesia adalah ini: peningkatan dua kali lipat dari jumlah pengguna internet yang online lebih dari tiga jam dalam sehari. ”Saat ini secara kumulatif sudah mencapai 30 juta orang,” katanya.

Dalam waktu yang mungkin tidak lama lagi, Rudy melanjutkan, jumlah netizen yang online lebih dari tiga jam sehari itu tidak akan jauh berbeda dengan total jumlah pengguna internet di Indonesia. Dan ketika hal itu terjadi, dampaknya bisa sangat besar.

”Semakin lama orang menghabiskan waktu di internet, semakin banyak pula manfaat positif yang dapat mereka ambil,” katanya. ”Mulai sekadar mencari informasi (positif), berjejaring sosial, manfaat ekonomi (bagi para Usaha Kecil dan Menengah/UKM), hingga memberi nilai ekonomi terhadap aktivitas membuat konten yang diunggah ke internet dalam bentuk blog, video, atau lainnya,” tambahnya.

Nah, disinilah Google Indonesia menurut Rudy mengambil peranan. Setelah resmi membuka kantor perwakilan mereka di Indonesia pada Maret 2012 silam, Rudy mengatakan bahwa Google sudah tujuan spesifik. Yakni, mengembangkan ekosistem internet di Indonesia bersama-sama dengan para stakeholder (pemangku kepentingan) yang ada.

Bagaimana caranya? Pertanyaan tersebut dijawab dengan menunjukkan apa saja yang telah dilakukan oleh Google Indonesia dalam waktu yang sangat singkat itu.

Ketika pertama masuk ke Indonesia, Google langsung mengincar UKM lewat program Bisnis Local Go Online. Tujuannya adalah untuk membuat sebanyak mungkin UKM di Indonesia yang jumlahnya mencapai 55,2 juta itu tidak hanya terkoneksi, tapi juga mengambil manfaat dari internet.

”Google memiliki banyak tools yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang bisnis. Misalnya Google Place, fitur pencarian Google Search, hingga memasarkan produk lewat Adwords yang kelihatannya kecil tapi berdampak besar,” paparnya. Internet, menurut Rudy, bertindak sebagai penyetara kesempatan berusaha bagi para UKM.

Tidak hanya untuk UKM, Google ternyata juga memiliki banyak tools yang bisa dimanfaatkan olah semua orang untuk mendapatkan manfaat ekonomi. YouTube, adalah contoh paling mudah. Setiap orang bisa memproduksi konten di YouTube, dan mendapat untung melalui YouTube Partner Program. Program tersebut merupakan metode YouTube untuk berbagi pendapatan dari pemasangan iklan dengan para pembuat video.

”Jumlah konten lokal yang diproduksi pengguna Indonesia—baik individu maupun badan usaha—yang diproduksi di YouTube meningkat lebih dari 2 kali lipat setelah YouTube versi Indonesia diluncurkan pada Juni 2012 silam,” katanya.

Program lain yang sudah dijalankan Google Indonesia adalah Google Art Project, sebuah aplikasi berbasis web yang memungkinkan pengguna internet menelusuri Museum Nasional Jakarta secara virtual.

Dan itu bukan satu-satunya cara Google untuk mengintegrasikan teknologi mereka di Indonesia. Setelah menghadirkan layanan Google Maps Navigation di Indonesia, saat ini Google sedang mengerjakan proyek besar untuk memetakan jalanan di kawasan Jabodetabek, Bali, serta Surabaya untuk jadi bagian dari Google Street View.

Google Street View emungkinkan pengguna internet menelusuri jalanan secara virtual. Hingga saat ini sudah ada 40 negara di dunia yang masuk dalam layanan Street View, termasuk Jepang, Taiwan, Hongkong, Makau, Singapura dan Thailand.

”Fitur ini akan kami luncurkan tahun depan,” ujar sarjana bidang Teknik Kimia dari University of California, Berkeley, AS. ”Street View penting tidak hanya untuk mengkonfirmasi dan mengingkatkan kualitas informasi geografis (yang sangat perlu diperbaiki), tapi juga sangat bermanfaat untuk pariwisata,” tambahnya. Ketika nanti proyek Street View di Bali sudah rampung, misalnya, para turis dapat menelusuri jalanan Bali langsung lewat internet.