Jkt_HONDA Wapres_Astrabonard 2Bukan hanya kandungan konten lokal Honda Mobilio yang sangat tinggi (mencapai 83 persen), namun mobil kategori low multi-purpose vehicle (LMPV) itu memang dikembangkan secara khusus untuk pasar lokal Indonesia.

”Mobilio kami rancang dari nol,” tegas Large Project Leader Honda Mobilio & Chief Engineer Honda R&D Asia Pasific Atsushi Arisaka. ”Konsepnya adalah mobil 7 tempat duduk dalam konfigurasi tiga baris bangku yang memiliki harga terjangkau,” tambahnya.

Untuk membuat mobil yang benar-benar sesuai dengan keinginan konsumen, tim R&D Honda di Jepang melakukan riset intensif selama lebih dari setahun di Indonesia.

Tidak hanya melihat langsung kondisi jalan, mereka juga memperhatikan hal-hal kecil seperti luas rata-rata garasi para pemilik LMPV, mencermati gaya pemakaian para pemilik mobil, serta menanyakan langsung mobil seperti apa yang diinginkan oleh konsumen.

Hasil survei itu mengungkap sejumlah fakta. Konsumen Indonesia, misalnya, menginginkan sebuah MPV yang fleksibel. Fleksibel digunakan di hari kerja, nyaman dipakai berakhir pekan bersama keluarga, juga menempuh perjalanan jauh saat libur panjang dengan banyak barang bawaan.

Masukan seperti itu menjadi pertimbangan Arisaka untuk merancang ruang kursi baris kedua Mobilo yang lebih lapang. ”Legroom, knee clearance, serta foot clearance harus lega,” ujar Arisaka. Di lain pihak, kursi baris ketiga tetap terjaga agar memiliki ruang kaki luas. Ruang kaki sempit dan tidak nyaman di baris ketiga ini kerap dikeluhkan konsumen.

Jikapun pemilik Honda Mobilio butuh ruang untuk mengangkut barang, kursi baris kedua dapat dilipat dengan konfigurasi 60/40 Split Fold dan Tumble, atau 50/50 Fold Down di baris ketiga.

Selain jarak antara kepala dengan roof lining dibuat tetap nyaman, AC double blower di baris pertama dan kedua menjaga aliran udara di ruang kabin berwarna two tone color (beige dan hitam) itu tersebut merata. Karena itu, Arisaka-san berani mengklaim bahwa sektor interior Honda Mobilio ini bakal sama menariknya dengan eksterior sporty yang sudah terbukti mampu menarik perhatian para pengunjung IIMS 2013.

”Untuk bisa memenangi persaingan, kita harus memberikan yang terbaik. Terbaik dalam hal spesifikasi, efisiensi bahan bakar, fleksibilitas, juga harga (terjangkau),” ujar Arisaka yang menyebut bahwa proses riset dan pengembangan Mobilio melibatkan banyak tenaga-tenaga ahli dari Indonesia.

Sementara itu, Direktur Marketing Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengungkap bahwa respon terhadap Honda Mobilio di IIMS 2013 termasuk luar biasa.

Selama enam hari pertama penyelenggaraan IIMS 2013, jumlah pengisian SPK (Surat Pesanan Kendaraan) Honda Mobilio sudah mencapai 800 unit. Mobil yang bahkan belum mengaspal itu sudah memiliki target tinggi, menembus 2.500 unit indent selama 11 hari pameran (19 September-29 September 2013).

Kendati mobil yang ditampilkan perdana di seluruh dunia (World Premiere) di IIMS 2013 tersebut masih bersifat prototip, Jonfis menyebut bahwa tidak banyak perubahan antara mobil konsep dengan yang akan diproduksi nanti. ”95% sama. ”Perbedaannya minor, misalnya motif velg saja,” katanya.

Mobil dengan harga Rp150 juta-Rp180 juta itu ditawarkan dalam dua tipe, yakni S dan E. Keduanya menggunakan mesin 1.5 liter SOHC 4 silinder segaris 16 Valve i-VTEC bertenaga 118 Hp dan torsi 14,4 Nm. Tersedia transmisi manual ataupun CVT (otomatis) untuk kedua tipe. Dengan total tujuh pilihan warna, New Brilliant Gold Metallic adalah warna yang diandalkan. ”Seperti iPhone 5S, warna emas adalah tren baru,” kata Jonfis.

Honda Mobilio akan bersaing di segmen yang sama dengan model terlaris Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin, serta Mazda VX1.

Dengan panjang panjang 4,390 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.610 mm, mobil yang ditargetkan terjual 80.000 unit selama 2014 itu atap lebih rendah dan bodi lebih panjang dibanding Toyota Avanza. Namun, ground clearance 185 mm lebih tinggi dari Kijang Innova. Radius putar Mobilo sendiri sama dengan Suzuki Ertiga yang mencapai 5,2 meter.

Fitur keamanan Honda Mobilio termasuk yang paling lengkap dikelasnya. Mulai konstruksi bodi G-CON (G-Force Control Technology), struktur bodi ACE, Sistem pengereman ABS plus EBD, dual airbag, pretensioner seatbelt dengan load limiter, impact mitigating headrest dan proteksi pejalan kaki.

IMG_6692 Presdir PT Honda Prospect Motor (HPM) Tomoki Uchida (kiri) bersama Large Project Leader of Honda LMPV Atsushi Arisaka mengacungkan jempol saat usai menyampaikan keterangan khusus kepada wartawan tentang Honda LMPV  di arena Indonesia International Motor Sh IMG_6763 Jkt_Honda Mobilio_astrbonardo 1 Jkt_Honda Mobilio_astrbonardo 2 _MG_0380 Jkt_Honda Mobilio_astrbonardo 3 IMG_6717