Presiden, CEO, dan Direktur Representatif Honda Motor Co Takanobu Ito saat mengenalkan perdana di dunia (World Premiere) prototip dari produk low MPV Honda Mobilio di ajang Indonesia International Motor Show 2013 di Jakarta, Kamis (19/9) silam.
Presiden, CEO, dan Direktur Representatif Honda Motor Co Takanobu Ito saat mengenalkan perdana di dunia (World Premiere) prototip dari produk low MPV Honda Mobilio di ajang Indonesia International Motor Show 2013 di Jakarta, Kamis (19/9) silam.

Kendati baru diluncurkan secara resmi pada awal 2014 mendatang, namun Honda Mobilio sudah punya target besar: terjual hingga 80 ribu unit dan mengambil 20% market share pasar low multi-purpose vehicle (LMPV) di Indonesia.

Strategi PT Honda Prospect Motor (HPM) terlihat sederhana, tapi jitu. Yakni, selalu berupaya menghadirkan mobil yang dapat memenuhi ekspektasi konsumen di Indonesia.

Strategi sederhana itu terbukti jitu ketika Honda Brio hanya butuh waktu 5 bulan untuk bisa memimpin penjualan city car di Indonesia. Selama Agustus-Desember 2012, Brio terjual 8.002 unit, terbesar di kelas city car dengan 19% market share.

Agaknya, strategi serupa digunakan pula di Honda Mobilio, model LMPV pertama Honda tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Honda Mobilio dirancang untuk memnuhi ekspektasi konsumen Indonesia akan sebuah mobil keluarga yang fun to drive, nyaman, serta memiliki harga terjangkau.

Takanobu Ito, Presiden, CEO, dan Direktur Representatif Honda Motor Co, mengatakan bahwa Honda Mobilio memang dirancang khusus sesuai kebutuhan unik konsumen di Indonesia.          ”Untuk bisa membuat mobil LMPV hebat, Honda harus belajar langsung dari pasar Indonesia,” ujar Ito.

LMPV menyumbang penjualan mobil terbesar di Indonesia. Pada semester pertama 2013, misalnya, penjualan LMPV mencapai 189.789 unit atau mengakomodir 32,42% total penjualan mobil nasional.

Segmen ini diminati konsumen karena menawarkan mobil keluarga berkapasitas tiga baris dengan harga terjangkau. Sehingga ideal atau sesuai dengan karakter sebagian besar konsumen di Indonesia yang banyak menghabiskan waktu bersama keluarga ataupun teman.

Meski demikian, sejak awal Honda Mobilio tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen di segmen LMPV. Namun juga membawa standar kualitas tinggi serta performa sporty yang jadi ciri khas produk Honda.

Honda Mobilio paling mencuri perhatian di perhelatan IIMS 2013.
Honda Mobilio paling mencuri perhatian di perhelatan IIMS 2013.

Untuk mencapainya, Honda melakukan penelitian mendalam terhadap karakter konsumen Indonesia. Sejak tahun lalu tim Honda R&D Jepang melakukan riset intensif dengan melihat kondisi jalan, mengukur luas rata-rata garasi para pemilik L MPV, hingga menanyakan langsung mobil LMPV seperti apa yang diinginkan konsumen.

Hasil riset tersebut lantas dituangkan dalam desain dan fitur-fitur Honda Mobilio. Dimensi mobil, misalnya, dirancang sangat teliti. Ini terlihat dari panjang 4,39 meter yang ideal untuk menciptakan kabin lapang. Namun tidak menyulitkan parkir.

Desain eksterior juga terlihat sporty. Bagian depannya selintas mirip Honda Brio dengan lampu depan dan grill segaris. Sementara tampilan sampingnya dibalut garis tegas dan tajam, dengan visibilitas baik untuk penumpang baris kedua dan ketiga. Di belakang, Honda Mobilio terlihat berotot dan gagah lewat desain bumper dan fender lebar, serta tailgate spooiler yang sporty.

Untuk dapur pacu, mesin i-VTEC SOHC 1.5 liter sudah dilengkapi teknologi Earth Dreams seperti yang dimiliki Honda Accord. Mesin tersebut mampu memompa tenaga maksimum sebesar 118 PS di rpm 6.600 (terbesar di kelasnya), namun tetap diklaim memiliki efisiensi bahan bakar tinggi.

Fitur keselamatannya pun sangat lengkap. Mulai sistem pengereman ABS + EBD (untuk tipe transmisi CVT), Dual Front SRS Airbags, hingga rangka bodi G-CON (G-Force Control Technology).

Tapi yang menarik, mobil yang ditargetkan mencapai 2.500 indent pada 2013 tersebut ditawarkan mulai Rp150 juta hingga Rp180 juta. Harga yang ditekan ini, Large Project Leader, Honda Mobilio Atsushi Aritsaka, karena kandungan lokal Indonesia yang mencapai 83 persen.

Tampilan belakang Honda Mobilio yang sangat sporty.
Tampilan belakang Honda Mobilio yang sangat sporty.

Di rentang harganya, maka Honda Mobilio akan menjadi penantang baru yang kompetitif bagi rival di pasar LMPV seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, Daihatsu Luxio, Nissan Evalia, Chevrolet Spin, dan Mazda VX1.

Mobil tersebut akan menjadi produk pertama dari pabrik baru Honda di Karawang direncanakan mulai beroperasi pada awal 2014. Pabrik kedua tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi Honda dari 80.000 unit menjadi 200.000 unit setahun.

Menurut Marketing & Aftersales Service Director PT HPM Jonfis Fandy, sementara ini PT HPM masih berfokus menggarap pasar lokal. Meski, di masa depan ekspor ke negara-negara seperti Singapura, Brunei dan Malaysia yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap MPV, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan.

Pada 2012, Honda meraih angka penjualan sebesar 69.320 unit. Sedangkan hingga Agustus 2013, penjualan mereka sudah lebih dari 62.000 unit dari target total 100.000 unit. Pada 2016, Honda menargetkan mampu menjual 300.000 unit. Saat ini market share Honda dari penjualan mobil nasional adalah 8,4 persen.

Dengan penjualan mobil yang tahun ini diperkirakan lebih dari 1,2 juta unit, Indonesia diprediksi menjadi pasar mobil terbesar di Asia Tenggara.

Dirancang untuk Pasar Indonesia

Honda Mobilio Prototype didesain berdasarkan hasil studi terhadap kebutuhan, kebiasaan, serta apa yang diharapkan dari sebuah mobil untuk memenuhi segala aktivitas sehari-hari.

  • Desain eksterior sporty dan enerjik lewat garis bodi tajam dan tegas.
  • Dimensi 4.39 meter. Kabin lapang, parkir tetap mudah.
  • Ground clearance tinggi (185 mm) nyaman di berbagai kondisi jalan.
  • Panjang wheel-base 2.65 meter mempermudah manuver, dengan radius putar 5,2 meter.
  • tinggi optimal (1.61 meter) meningkatkan stabilitas.
  • Kabin two tone (warna beige dan hitam) lapang.
  • Dilengkapi AC double blower di baris pertama dan kedua.
  • Pengaturan kursi fleksibel, dapat dilipat konfigurasi 60/40.
  • Ruang kaki lega hingga penumpang baris ketiga.
  • Mesin i-VTEC SOHC 1.5 liter, 16 valve, 4 silinder, dengan tenaga maksimum sebesar 118 PS di rpm 6.600 (terbesar di kelasnya).
  • Fitur keselamatan lengkap. Rangka bodi G-CON, struktur bodi ACE, sistem pengereman ABS + EBD (untuk tipe transmisi CVT), Dual Front SRS Airbags, Pretensioner Seatbelt with Load Limiter, Impact Mitigating Headrest, dst.
  • Tersedia transmisi manual 5 percepatan, dan transmisi otomatis CVT.
  • Terdiri tipe E dan S, harga Rp150 juta-Rp180 juta yang kompetitif.
Iklan