A woman takes pictures with Nokia's new smartphone, the Lumia 1020 with a 41-megapixel camera, after its unveiling in New YorkSeberapa penting fitur kamera pada sebuah smartphone? Bagi Nokia, kamera bisa juga berarti sebuah harapan.

Jumat (12/7), Nokia resmi mengenalkan Lumia 1020 ke publik. Perangkat berbasis Windows Phone 8 terbaru itu istimewa karena teknologi yang tersemat di dalamnya. Teknologi itu adalah sensor kamera yang ukurannya mencapai 41 megapiksel atau 5 kali lebih besar dari sensor kamera yang ada pada rata-rata smartphone saat ini.

Dengan sensor yang sangat besar itu, banyak hal yang bisa dilakukan oleh Lumia 1020. Dalam hal zooming, misalnya, ponsel tersebut mampu memberikan lebih banyak detil. Ketika sebuah gambar sudah dijepret pun pengguna masih bisa melakukan zooming dan cropping sambil tetap mempertahankan detil atau ketajaman.

Sensor yang sangat besar itu dikombinasikan dengan enam lensa Zeiss yang sudah dilengkapi optical image stabilization. Optical image stabilization dikombinasikan teknologi PureView, menjaga agar gambar tidak goyang dan tetap tajam.

Selain itu ada pula aplikasi Nokia Pro Camera yang memudahkan pengguna menjepret gambar. Menunya di desain cantik dan mudah. Ada banyak penyetelan yang membuat pengguna lebih kreatif.

Bahkan ada satu fitur yang disebut dual capture, dimana Lumia 1020 akan menjepret gambar beresolusi 38 MP untuk di edit sesuka hati (tanpa kehilangan detil dan ketajaman) dan kemudian mengkonversinya foto yang telah di edit tadi menjadi hanya berukuran 5 MP saja untuk di-share ke jejaring sosial lewat OS Windows Phone 8.

Ketika digunakan untuk merekam video, Nokia mengklaim hasilnya juga sangat tajam. Suaranya juga kaya lewat mikropon khusus dengan teknologi Nokia Rich Recording yang diklaim mampu merekam suara masuk yang enam kali lebih keras dibanding mikropon smartphone standar.

”Kami ingin pengguna Nokia mengalami sebuah perjalanan,” ujar Stephen Elop, President and CEO, Nokia. ”Perjalanan dari menjepret foto, hingga merekam dan berbagai hal-hal terbaik dari hidup mereka,” tambahnya.

Lumia 1020, menurut Elop akan memperkuat kepemimpinan Nokia dalam hal pencitraan atau foto.

A man displays Nokia's new smartphone, the Lumia 1020 with a 41-megapixel camera, during its unveiling in New YorkLumia 1020 tampaknya memang akan jadi bayi istimewa Nokia. Software development kit (SDK) untuk developer sudah disiapkan di developer.nokia.com. Developer bisa membuat aplikasi khusus dengan kamera superior Lumia 1020. Perusahaan seperti Hipstamatic, misalnya, sudah memamerkan Oggl PRO, aplikasi khusus Lumia 1020 untuk mengontrol menu tertentu.

Bahkan bagi mereka yang ingin memfungsikan Lumia 1020 untuk keperluan profesional, sudah ada aksesoris berupa baterai cadangan dan Nokia Camera Grip (seharga USD79). Lumia 1020 sendiri sudah memiliki shutter mekanik dan built-in xenon flash.

Di Amerika, Nokia 1020 yang hadir dalam varian hitam, kuning, dan putih ini mulai dipasarkan pada 26 Juli 2013 mendatang. Selanjutnya menyusul Eropa dan China pada kuartal kedua 2013.

Teknologi Nokia 1020 memang mendapat banyak pujian dari berbagai situs dan web. Misalnya Engadget yang memuji ”hardware-nya sangat indah,”.

Meski demikian, analis justru mempertanyakan apakah kehadiran smartphone dengan kamera berkualitas cukup untuk membantu Nokia untuk bertahan.

Strategi perusahaan asal Finlandia itu berkolaborasi dengan Microsoft dan menghadirkan OS Windows Phone dinilai masih kepayahan untuk mengejar iOS dan Android.

Padahal, smartphone dipandang sebagai produk krusial untuk kelangsungan hidup perusahaan di jangka panjang. Laporan global kuartal pertama 2013 dari IDC pada April silam mencatat angka pengiriman smartphone sudah melebihi feature phone. Dari 418 juta unit ponsel yang dikapalkan dalam kurun tiga bulan pertama 2013, sebanyak 51,6 persen (216,2 juta unit) diantaranya adalah smartphone.

”Kemampuan imaji Nokia 1020 luar biasa, jauh melebihi rata-rata sensor smartphone saat ini yang hanya 8-12 MP,” beber Avi Greengart dari Current Analysis. ”Sayangnya, ini adalah Windows Phone. Jika pengguna mencari aplikasi, mereka akan merujuk pada iPhone atau Android,” ia menambahkan.

Bukan tanpa alasan mengapa Avi Greengart menyoal aplikasi. Ekosistem aplikasi yang solid menjadi salah satu pilihan dari konsumen saat akan membeli sebuah smartphone. Windows Phone hanya memiliki 160.000 aplikasi dan tidak punya aplikasi populer seperti Instagram ataupun Path. Sedangkan aplikasi di iOS dan Android sudah lebih dari 700.000 buah.

”Terlepas dari kualitas Lumia 1020, saya ragu apakah perangkat tersebut dapat merubah masa depan Nokia. Bahkan perangkat tersebut justru dapat dikategorikan niche (untuk segmen terbatas),” ungkap analis IDC Francisco Jeronimo.

Di Amerika, analis menyalahkan lemahnya performa penjualan Nokia disebabkan karena minimnya marketing, terutama operator di Amerika yang gagal mempromosikan Nokia ke para pelanggan mereka. ”Nokia, Microsoft, dan operator harus meyakinkan bahwa ekosistem Windows memiliki banyak keunggulan dibandingkan sistem operasi yang sudah ada. Dan itu butuh kerja yang sangat keras,” katanya.

Iklan