Acer Liquid S1, phablet dengan chip buatan MediaTek.
Acer Liquid S1, phablet dengan chip buatan MediaTek.
Apa persamaan Acer Inc. dan MediaTek Inc.? Kedua perusahaan IT itu sama-sama berasal dari Taiwan. MediaTek adalah salah satu perusahaan semikonduktor untuk perangkat nirkabel terbesar di dunia. Dan Acer, pemimpin pasar laptop di Indonesia itu, kini sedang gencar-gencarnya melakukan infiltrasi terhadap pasar smartphone.

Dan Rabu (5/6) silam, mereka bersepakat untuk bekerja sama melahirkan produk baru: Acer Liquid E2. Smartphone berlayar 4,5 inci itu ditenagai oleh chip quad core buatan Mediatek. Harganya? Lebih terjangkau dari varian quadcore manapun, Rp2.499.000.

Ini tidak hanya menjadi smartphone quad core pertama Acer. Namun juga salah satu smartphone quad core dengan harga paling terjangkau.

Dengan klaim memimpin pasar PC selama 5 tahun berturut-turut, menjadi keniscayaan bagi Acer untuk melebarkan sayap ke portable device seperti smartphone. Namun, kehadiran mereka di Indonesia tidak hanya baru, tapi juga masih sangat kecil (dan beberapa kali gagal).

Karena itu, mereka benar-benar membutuhkan sebuah perangkat yang dirancang untuk pasar Indonesia: mampu bersaing di harga dan fitur, tapi tetap terjaga kualitasnya. Inilah alasan lahirnya Liquid E2.

Dari sisi desain, tampilannya cukup manis. Layar 4,5 inci menjawab tuntutan layar yang semakin lebar. Kameranya sudah 8 MP, dengan memori 4 GB, RAM 1 GB, OS Android Jellybean, serta dual SIM card yang lagi-lagi relevan untuk pasar lokal.

General Manager of International Sales and Marketing MediaTek Finbarr Moynihan mengungkap bagaimana prosesor quad core 1,2 GHz dari chipset Mediatek MT6589 ini memberikan fitur cool. ”Prosesornya dingin dan hemat energi,” katanya.

Indra Gunawan dari Acer Indonesia mengungkap bahwa chipset tersebut sangat powerful untuk multimedia. Mulai tidak ada shutter lag saat memfoto, mampu mengambil continuous shot hingga 99 frame, hingga kemampuan tersambung pada proyektor dengan wireless display. Untuk memainkan game berat seperti Real Racing pun sangat lancar dan tajam.

Menurut Presiden Direktur Acer Indonesia Jason Lim, Acer Liquid E2 akan hadir pada perhelatan Indonesia Cellular Show (ICS) di Jakarta Convention Center pada 12-16 Juni 2013 mendatang. ”Harga Rp2,5 juta itu sudah mendapatkan garansi servis tiga tahun dan paket data dari Telkomsel,” ujar Jason.

Jika Acer terus melakukan strategi seagresif ini, besar kemungkinan market share mereka di Indonesia akan terus meningkat. Ketika nanti pengguna BlackBerry di Indonesia terus dan semakin menurun, maka Acer akan mampu meraih potensi pasar yang masih besar.

Acer Liquid E2 menyasar segmen menengah.
Acer Liquid E2 menyasar segmen menengah.
Dan kolaborasi Acer-MediaTek tidak hanya hadir di Liquid E2. Namun juga model phablet Liquid S1. Liquid S1 menggunakan layar 5,7 inci, display HD 720p, dan prosesor quad core 1.5GHz. Namun, masih belum pasti apakah Acer juga akan memboyong Liquid S1 ke Indonesia.

Jason Lim mengatakan, Acer akan membawa sekitar 10 ponsel pintarnya ke Indonesia sepanjang 2013. “Acer sudah membawa 4 produk smartphone ke Indonesia. Kami berharap bisa meluncurkan smartphone baru tiap kuartal,” kata Jason. Targetnya, lanjut Jason, tahun ini Acer masuk 10 vendor smartphone terbaik di Indonesia.

Kekuatan MediaTek
Di Indonesia, MediaTek mungkin pernah dikenal sebagai perusahaan chipset “kelas dua” yang digunakan oleh vendor lokal di era popularitas ponsel China beberapa tahun lalu.

Namun, saat ini Finbarr menyebut bahwa perusahaan semikonduktor tersebut memiliki teknologi yang bersaing dengan pabrikan SOC lainnya seperti Nvidia, Qualcomm, ataupun Intel.

MediaTek punya arsitektur MT6573 untuk smartphone mainstream, MT6575 untuk smartphone dengan platform dual-SIM, MT6577 yang menampung prosesor dual-core, serta MT6589 untuk prosesor quad core.

Akhir Mei lalu mereka juga mengumumkan kehadiran MT8125 yang di desain khusus untuk tablet. Chipset tersebut sudah mendukung fitur high end, seperti memutar video Full HD 1080p, kamera 13 MP, layar ISP dan Full HD (1920 x 1200), hingga prosesor quadcore.

Khusus prosesor untuk tablet ini, MediaTek akan bekerja sama dengan Lenovo (salah satunya IdeaTab S6000). ”Keluarga multi-core prosesor untuk smartphone dan tablet kami memberikan perbedaan signifikan terhadap power dan konsumsi daya,” ujar Joe Chen, GM Home Entertainment Business Unit MediaTek.