Suasana keynote Google I/O di San Francisco.
Suasana keynote Google I/O di San Francisco.

Konferensi tahunan keenam Google I/O di San Francisco pada 15-17 Mei 2013 silam memberi bocoran apa saja layanan paling gres Google yang akan mendorong perubahan tren teknologi di masa depan.

Memang ada beberapa hal yang jadi fokus Google tahun ini. Mulai kehadiran smartphone baru, aplikasi leaderboard untuk mencatat poin game online, hingga layanan musik streaming baru (lihat grafis).

Tapi, diantara sekian banyak produk teknologi baru yang diumumkan Google, fokus utama mereka ternyata ada pada produk jejaring sosial Google Plus. Selama lebih dari dua tahun hadir, Google plus masih dianggap kurang atraktif bagi pengguna.

Jika diibaratkan sebuah kafe, Google Plus tidak memiliki kopi, suasana, dan pengunjung yang seasyik Facebook. Sehingga orang pun menjadi enggan untuk nongkrong dan menghabiskan banyak waktu disana.

Karena itu, Google bekerja keras untuk merombak ”cafe” mereka. Salah satunya dengan menghadirkan 41 fitur baru. Mulai perbaikan di proses komputasinya, alogaritma, analisis semantik, dan masih banyak lagi.

”Kami membenamkan fitur-fitur unggulan di mesin pencari Google pada Google Plus,” jelas Vic Gundotra, Senior Vice President of Engineering Google. ”Fitur baru itu akan menjadi alasan bagi orang untuk mengunjungi Google Plus,” tambahnya.

Google senior vice president of engineering Vic Gundotra.
Google senior vice president of engineering Vic Gundotra.

Salah satu fitur jagoan Google Plus adalah layanan manajemen foto yang sangat canggih. Nantinya Google Plus akan bisa memilih foto terbaik yang ada pada smartphone penggunanya (berdasarkan alogaritma tertentu), serta mengeditnya dengan hasil editing software sekelas Photoshop milik Adobe System Inc. ataupun iPhoto keluaran Apple.

Google Plus akan secara otomatis akan menghilangkan mata merah (red eye), melembutkan warna kulit, mempertajam warna keseluruhan foto, serta menyesuaikan kontrasnya.

Selain itu, foto yang diambil oleh smartphone pengguna secara otomatis akan tersimpan dalam layanan penyimpanan cloud Google yang kuotanya ditingkatkan dari 5 GB menjadi 15 GB per akun.

Layanan tersebut, menurut Vic Gundotra, akan menghemat waktu dan kesulitan pengguna untuk memilih dan mengedit foto. Ia juga berharap kedepannya Google Plus akan menjadi jujugan bagi mereka yang hobi mengabadikan foto dan mengunggahnya ke jejaring sosial.

Saat ini Google Plus memiliki 190 juta pengguna aktif. Sekitar 390 juta pengguna melakukan log in ke akun jejaring sosial tersebut setiap bulannya.

Jumlah itu mungkin besar, tapi terlihat inferior jika dibandingkan dengan Facebook yang mengklaim memiliki 1,1 miliar pengguna aktif.

Saat ini Facebook adalah situs foto sharing terbesar dunia, terutama setelah mengakuisisi Instagram yang memiliki 100 juta pengguna aktif per bulannya.

Di Facebook, pengguna tidak hanya lebih betah untuk ”nongkrong”, tapi juga sangat aktif dalam berbagi foto. Setiap harinya ada 350 juta foto di unggah di situs tersebut. Saat ini Facebook juga mengubah desainnya, membuat foto lebih dominan dan artikel menjadi seperti majalah atau koran.

Google I/O sendiri dihadiri sekitar 6.000 undangan yang terdiri dari para developer maupun wirausahawan yang merancang aplikasi di smartphone dan tablet Android.

Saat ini Android telah diaktivasi sebanyak 900 juta kali oleh manufaktur seperti Samsung Electronics Co., HTC Corp, LG Electronics, dan lainnya.

Android memiliki dampak besar bagi Google. Sebab, layanan andalan Google seperti Google Search ataupun Google Maps rutin di akses oleh para pengguna smartphone di seluruh dunia. Hal itu membuat perusahaan mampu menjual iklan lebih banyak.

Sosial, Foto, dan Musik
Google I/O tidak hanya ditujukan pada para developer. Acara yang dihelat pada 15-17 Mei 2013 silam itu juga mengungkap produk baru yang juga dapat langsung digunakan oleh pengguna. Apa saja?

Streaming Musik
Layanan streaming musik berlangganan seperti Spotify dan Rhapsody ataupun Pandora memang belum populer di Indonesia. Tapi, inilah salah satu metode menikmati musik di masa depan. Pengguna cukup membayar jumlah tertentu, maka bisa mendengar jutaan lagu cuma-cuma. Ibarat memiliki radio pribadi. Dalam kasus Google, layanan streaming bertajuk All Access itu akan dikenakan biaya USD10 per bulan.

Google Plus
Jejaring sosial Google Plus terus diperbaiki supaya bisa bersaing dengan Facebook. Total ada 41 fitur baru. Misalnya Google akan mengedit otomatis foto yang diungguah ke Google Plus dari smartphone Anda, membuat sekuens foto/panaorama, tambahan batas kapasitas simpan dari 5 GB menjadi 15 GB, serta tampilan baru dalam streaming konten (kini menggunakan tagar/hashtag).

Online Games
Pernah mencoba Game Center di iPhone atau iPad? Google membuat layanan serupa. Nantinya para casual gamers di Android dapat langsung membandingkan skor atau pencapaian mereka pada game tertentu. Tak hanya itu, pemain kini juga dapat menyimpan game online, bahkan melanjutkannya di perangkat berbeda. Leaderboard itu juga akan tersedia lewat browser.

Peta, Search, dan Chat
Fitur peta Google diperbarui. Pencarian seperti restoran, kini disertai rating (bahkan Google Offers di Amerika). Tampilannya juga baru, khususnya di PC ataupun tablet seperti iPad. Aplikasi Google Now juga semakin canggih, bisa menjawab pertanyaan tertentu. Kemudian fitur chat di Google Plus kini digabung dengan Hangout, namanya menjadi Hangouts.

Ponsel Baru
Bukan Motorola, anak perusahaannya. Tapi, versi Galaxy S4 dengan sistem operasi Android yang masih murni atau belum di-tuning oleh Samsung. Sama seperti lini produk Nexus. Ponsel itu dipasarkan secara unlock, dapat digunakan di operator apapun. Harnya sendiri mulai USD649 pada Juni mendatang.

Developer Tools
Ada beberapa alat baru yang bisa sangat membantu pengembang untuk mmebuat aplikasi. Salah satunya kemampuan untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan penggunanya. Misalnya sedang berjalan. Lainnya, ada software yang memudahkan sebuah aplikasi berjalan di berbagai ukuran layar. Juga Google Play yang akan memberikan rekomendasi kepada pengguna.

Kirim Uang Lewat Gmail
Layanan ini masih terbatas di Amerika, juga untuk mereka yang memiliki akun Google Wallet. Tapi, cara yang dilakukan adalah terobosan baru. Bayangkan, pengguna dapat mengirimkan uang hanya melalui email. Keamanannya? Google menjamin akan mengganti 100% jika ada kebocoran pembayaran lewat layanan Google Wallet Purchase Protection. Layanan ini akan berguna untuk membayar hutang kepada teman, atau patungan.

Iklan