Model memperlihatkan Xperia Z yang ditenggelamkan di bathub.
Model memperlihatkan Xperia Z yang ditenggelamkan di bathub.
Xperia Z dianggap mampu mengekstraksi semua teknologi terbaik milik Sony. Kehadiran ”superphone” tersebut di Indonesia diharapkan mampu merubah positioning Sony di pasar smartphone.

”Inilah tonggak kembalinya Sony di pasar mobile,” ungkap Head of Channel and Brand Activation Sony Mobile Communications Indonesia Oky Gunawan disela-sela peluncuran Xperia Z di Ritz Carlton Hotel Jakarta, Kamis (14/3) silam.

Bukan berarti produk smartphone Sony sebelum-sebelumnya tidak baik. Hanya, Xperia Z bisa dibilang sebagai ”anak kandung” Sony Mobile karena dibuat setelah mereka resmi bercerai dengan Ericsson.

Setiap fitur maupun desain Xperia Z merupakan ekstrak dari semua hal terbaik dari barbagai produk consumer electronics Sony. ”Kami mengambil semua inti teknologi Sony dan membenamkannya ke dalam satu device,” beber Oky lagi.

Layar 5 inci Reality Display, misalnya, ditenagai Bravia Engine 2 yang diadopsi dari Bravia TV. Engine baru ini diklaim mampu mengoptimisasi tingkat kecerahan, ketajaman, pengaturan warna, serta meminimalisir derau (distorsi gambar). Layar tersebut mampu memutar video 1080 Full HD dengan kerapatan 443 piksel tiap inci. Bandingkan dengan iPhone 5 yang hanya 326 ppi.

Dari sisi kamera, Xperia Z menggunakan teknologi Exmor RS. Teknologi tersebut tidak hanya membuat fitur pencitraan HDR (High Dynamic Range) dapat berjalan di video, tapi juga memunculkan moda seperti Superior Auto. Superior Auto membuat hasil jepretan konsumen optimal (meminimalisir noise) dalam berbagai kondisi, termasuk membelakangi cahaya (backlight).

Aplikasi multimedianya di dukung oleh Walkman, yang memudahkan navigasi konten musik atau film. Headset Sony MH-EX300AP yang disertakan dalam pembelian juga diklaim memiliki dentuman bass dan akustik sangat baik.

Jangan lupa, Xperia Z juga memiliki sertifikasi PlayStation yang artinya pengguna dapat mengakses PlayStation Store. Meski sangat disayangkan bahwa fitur ini belum tersedia di Indonesia.

Dari luar, rangka dari serat poliamida dengan tepian tanpa sudut terlihat elegan. Layarnya besar tapi tetap ringkas, dengan tebal hanya 7,9 mm dan berat 146 gram. Dapur pacunya sendiri menggunakan prosesor quad core 1.5GHz Snapdragon S4 dengan tambahan RAM 2GB.

Fitur-fitur itulah yang membuat Xperia Z meraih banyak sekali pujian sejak dikenalkan di Consumer Electronics Show (CES) 2013 pada awal Januari silam. Bahkan, ponsel tersebut menyabet total 12 penghargaan di CES 2013.

Dengan Xperia Z yang dibanderol Rp7,5 juta itu, Sony Mobile Communications Indonesia berharap bisa memenangi pertarungan di pasar smartphone premium yang persaingannya semakin padat. Sebab, tak lama lagi akan hadir smartphone yang juga memiliki kemampuan ”super” seperti HTC One dan Samsung Galaxy 4 di Indonesia.

Optimisme Sony terus dikedepankan. Meski tertinggal dari Samsung yang mengklaim memiliki 80 persen market share smartphone Android di Indonesia, selama 2011-2012 silam secara value dan kuantitas mereka tumbuh lebih dari 50 persen (data GfK Indonesia).

Tahun ini target mereka lebih besar lagi: meraih posisi tiga di pasar smartphone dengan pertumbuhan yang juga lebih dari 50 persen.

Head of South East Asia Markets Sony Mobile Communications Ola Lilja Molen mengatakan, seiring dengan kehadiran Xperia Z, nilai investasi Sony Corp di Indonesia akan ditingkatkan tiga kali lipat.

Kendati menolak menyebut angka, investasi itu dilakukan dalam bentuk TV commercial (TVC), distribusi, promotor, hingga sumber daya manusia agar produk Sony lebih ”visible” di pasar.

Sejak Januari 2013, Sony Mobile sudah memiliki 6 line-up smartphone yang menargetkan segmen medium hingga high (diatas Rp3 juta). Line up lain yang juga ditunggu-tunggu, Xperia Z tablet, rencananya akan masuk ke Indonesia pada akhir semester pertama 2013.

Tahan Air dan Debu

Xperia Z memang punya fitur kunci yang tidak dimiliki oleh kompetitornya di segmen premium, termasuk Samsung Galaxy S4 sekalipun. Fitur itu adalah standar IP55 & IP57, yang artinya Xperia Z memiliki ketahanan terhadap debu dan air.

Memang tidak disarankan untuk membawa Xperia Z ke kolam renang. Tapi seandainya tercebur ke dalam kolam pun, ponsel tersebut mampu bertahan di kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Marissa Nasution, endorser Xperia Z, mengatakan fitur anti air ini sangat penting bagi pengguna di negara seperti Indonesia. ”Kita tidak khawatir lagi dengan hujan, ketumpahan cairan, atau mengambil foto di lokasi seperti kolam renang,” ujarnya.

Xperia Z dan ZL Beda Rp800 ribu
Pada 4-7 April 2013 mendatang, Sony akan menggelar consumer activation Xperia Z di Senayan City Jakarta. Disusul kota seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Medan. Yang harus diingat, Xperia Z hadir dalam dua pilihan. Yakni Xperia Z dan ZL. Bedanya hanya ada pada sertifikasi IP55 dan IP57.:

Xperia Z
Harga: Rp7,499,000
Spesifikasi:
Sertifikasi IP55 & IP57 (anti debu dan air).
Layar 5 inci 1080 x 1920 full HD Reality Display dengan Mobile BRAVIA Engine 2
Kamera belakang 13 MP dengan Exmor RS, kamera depan 2,2 MP
Prosesor quad core 1.5GHz Snapdragon S4 dengan 2GB RAM
Baterai 2330mAh dengan moda Stamina untuk meningkatkan waktu standby.
Memori internal 16 GB, dapat diekspan dengan micro SD
Sistem operasi Android 4.1.2 Jelly Bean

Xperia ZL
Harga: Rp6,699,000
Sama dengan Xperia Z, tapi minus sertifikasi IP55 & IP57.

Iklan