Teknologi Hyundai yang mampu mengaktifkan kendaraan lewat NFC di smartphone.
Teknologi Hyundai yang mampu mengaktifkan kendaraan lewat NFC di smartphone.

Industri automotif terus menerus mencari cara terbaik agar sinergi antara mobil dan perangkatan bergerak dapat memberikan manfaat lebih kepada pengguna.

Teknologi terbaru Hyundai, misalnya, akan membuat fitur keyless entry yang ada pada mobil keluaran terbaru saat ini jadi kelihatan usang. Sebab, pengguna cukup menyalakan mobil mereka melalui sebuah smartphone.
Teknologi yang digunakan adalah NFC atau Near Field Communications yang sudah ada di smartphone keluaran Motorola, Samsung, RIM, atau Nokia.

Saat ini NFC lebih banyak digunakan untuk mobile payments dan berbagi file secara nirkabel. Tapi sebenarnya bentuk pemanfaatan NFC sendiri tidak berbatas. Seperti yang dilakukan Hyundai lewat Connectivity Concept yang akan diluncurkan pada 2015 mendatang.

Connectivity Concept memungkinkan pengguna melakukan mengontrol berbagai aspek dari mobil mereka lewat NFC. Tidak hanya menyalakan dan mematikan mobil, namun juga mengatur posisi mengemudi, mengontrol kaca spion, juga melakukan sinkronisasi konten seperti musik, daftar kontak, stasiun radio, dan pengaturan individual lainnya. Bahkan, melakukan pengisian baterai secara nirkabel.

”Dengan teknologi ini Hyundai dapat memberikan fungsionalitas all-in-one lewat teknologi smartphone yang sudah ada dan mengintegrasikannya ke pengalaman mengemudi sehari-hari,” ujar Allan Rushforth, SVP dan COO Hyundai Motor Eropa.

Tidak hanya Hyundai, pabrikan Citroen asal Prancis juga sangat tertarik dalam mengintegrasikan teknologi smartphone ke ponsel. Mereka baru saja menggelar Citroën Créative Awards, kompetisi bagi para developer di seluruh dunia untuk membuat aplikasi mobil Citroën. Kompetisi tersebut akan berakhir pada 10 Februari 2013 mendatang.

Tantangan yang diberikan adalah ini: “inovasi aplikasi smartphone apa yang akan Anda ciptakan untuk membuat aktivitas mengemudi dan kegiatan bermobil sehari-hari menjadi lebih mudah?”.

Para pengembang aplikasi bisa berfokus pada aplikasi efisiensi bahan bakar, navigasi, location based service, dan lain-lainnya. Jurinya sendiri dilakukan oleh editor majalah, desainer, dan praktisi internet.

Hadiah pertama mendapatkan uang senilai Rp125 juta, hadiah kedua Rp25 juta, dan hadiah ketiga Rp20 juta. Kompetisi serupa tahun lalu di citroencreativeawards.com diikuti oleh 800 developer dari 87 negara.

Iklan