google-drive-iosSudah hampir 9 bulan terakhir ini saya hampir tidak pernah menggunakan thumb driveataupun USB driveuntuk menyimpan data. Semua transfer file penting saya lakukan melalui layanan penyimpanan cloud cuma-cuma dari Dropbox.com.

Dropbox.com merupakan cloud storage gratis yang parktis. Nyaman dalam melakukan sinkronisasi, nyaman pula dalam mengunggah file berukuran besar–tidak terbatas bila menggunakan aplikasi Dropbox atau maksimal 300 MB melalui website–. Dan ketika saya ingin membaginya tinggal memanfaatkan fiture “share folder” yang telah disediakan.

Kendati demikian, ternyata banyak diantara teman saya yang masih malas untuk mencoba layanan ini. Mereka lebih suka menggunakan layanan konvensional yang biasa mereka gunakan sehari-hari: Gmail.

Saat ini Gmail memang dapat terintegrasi dengan Google Drive. Namun, akun email gratisan itu memberikan limitasi terhadap besaran file yang bisa dilampirkan, yakni 25 MB.

Itu tentu menyulitkan bagi mereka yang ingin berkirim file dalam ukuran besar seperti musik, lebih-lebih video yang ukurannya bias mencapai ratusan MB.

Namun, sejak Selasa (27/11) silam, Google merubah kebijakan layanan mereka. Dengan memanfaatkan sarana unggah milik Google Drive, pengguna Gmail kini dapat melampirkan file dengan ukuran maksimal 10 GB atau 400 kali lebih besar dibanding file yang mulanya di perbolehkan dilampirkan di Gmail.

Bagaimana caranya? Anda hanya perlu mengklik tombol “compose” di akun Gmail seperti biasa, lantas pilih menu “insert file using Drive” di bagian bawah (ada logo Google Drive disitu). Selanjutnya Anda akan diarahkan ke menu “unggah file” di Google Drive.

”Sekarang pengguna dapat mengirim file foto perjalanan, video pernikahan, hingga file presentasi dari atasan Anda sekalipun. Semuanya mudah di cari dan mudah pula dibagi menggunakan sinkronisasi antara Google Drive dan Gmail,” tulis postingan di blog milik Google.

Sejak diluncurkan pada April 2012 silam, Google Drive memberikan pengguna kuota 5 GB cuma-cuma. Jika ingin mendapat kuota lebih besar, pengguna dikenakan biaya tambahan sebesar USD2.49 (Rp21 ribu) untuk setiap tambahan 25 GB setiap bulannya.

Richardo Bilton dari Venture Beat mengatakan bahwa langkah ini bias membuat penyedia layanan cloud seperti Dropbox, Box.net, ataupun Microsoft SkyDrive lebih berhati-hati. ”Google ingin mengintegrasikan layanan mereka yang kurang popular menjadi sebuah produk yang utuh,” ujarnya.                         Google mengklaim bahwa saat ini pengguna aktif Gmail di seluruh dunia mencapai lebih dari 425 juta orang.

Iklan