lenovo-ideapad-yogaFleksibilitas akses menjadi perhatian utama Lenovo dalam mendesain produk ultrabook terbaru mereka yang menggunakan sistem operasi Windows 8. Maklum, OS terbaru Microsoft itu memang dimaksimalkan untuk sentuhan.

Supaya pengguna bisa benar-benar memanfaatkan pengalaman sentuh di sebuah laptop, Lenovo merombak desain hibrida ultrabook-tablet terbaru mereka untuk bisa diubah menjadi empat bentuk berbeda (multi-mode). Yakni bentuk laptop, tablet, berdiri, dan tent (moda presentasi).

Karena itu, namanya pun dikemas unik : IdeaPad Yoga 13. Label Yoga diberikan untuk menggambarkan fleksibilitas penggunaan laptop tersebut.

IdeaPad Yoga 13 memiliki dua engsel yang memungkinkan layar ultrabook dengan bobot 1,5 tersebut di dorong kebelakang hingga 360 derajat, menjadikannya sebagai tablet yang mudah dibawa-bawa atau diakses dalam posisi duduk (tanpa meja). Dalam posisi tersebut, secara otomatis kibor tidak akan berfungsi.

Memang, dengan beban yang begitu berat, pertanyaan terbesar adalah seberapa kuat engsel tersebut? Consumer Manager 4P/TI PT Lenovo Indonesia Helmy Susanto memberikan jaminan, teknologi engsel itu telah dipatenkan dan melalui uji coba sebanyak 25 ribu kali putaran sebelum dipasarkan.

”Saya pastikan aman,” ujar Helmy, dalam jumpa pers di Jakarta Kamis (29/11) silam.

Dorong layar 180 derajat untuk mendapat posisi stand (berdiri), maka mode ini cocok digunakan misalnya saat pengguna sedang berada di pesawat. Dengan posisi stand pengguna dapat lebih memaksimalkan sentuhan. Praktis pula untuk melakukan presentasi ataupun menonton video.

Posisi terakhir, tent, berbentuk seperti tenda. Posisi laptop dengan ketebalan 16.9 mm itu berdiri vertikal untuk memudahkan kegiatan seperti berselancar internet atau membaca majalah digital.

IdeaPad Yoga yang tersedia dalam warna oranye dan silver itu baru tersedia secara resmi di Indonesia pada akhir Desember 2012. Kemungkinan besar harganya berada di atas Rp10 jutaan.

Untuk jeroannya, IdeaPad Yoga menggunakan Intel Core i5-i7 generasi ketiga, layar 13,3 inci HD dengan teknologi IPS, RAM DDR3 berukuran 4 GB, penyimpanan SSD 256 GB, kartu grafis Intel HD 4000, baterai (diklaim) delapan jam.

Sayangnya, Lenovo belum menyebutkan harga resmi perangkat yang baru tersedia pada akhir Desember 2012 mendatang itu.

Sebelumnya, Lenovo telah merilis ThinkPad Twist S230u seharga Rp11 jutaan. Seperti halnya IdeaPad Yoga, S230u juga memiliki empat moda akses. Bedanya adalah layarnya yang bisa berputar. Spesifikasinya pun lebih powerful, yakni layar 12,5 inci, OS Windows 8 Pro, prosesor Intel Core i7 generasi ketiga, HDD 500 GB, baterai hingga 7 jam, dan berat 1,58 kg.

ThinkPad adalah model legendaris Lenovo/IBM yang memiliki kualitas sangat baik dan di desain untuk segmen pebisnis. Sedangkan IdeaPad lebih berorientasi pada konsumen, sehingga harganya pun lebih ekonomis dibandingkan ThinkPad.

Iklan