Mesin pencari di situs PriceArea memberikan pengguna kenyamanan dalam mencari harga barang tertentu.
Internet adalah cara termudah untuk mengetahui harga barang tertentu yang ingin kita beli. Sebaliknya, karena sifatnya yang cluttered (tercerai-berai), maka aktifitas yang seharusnya mudah ini bisa memusingkan.    

Berangkat dari itulah beberapa startup lokal menyediakan layanan website pembanding harga. Cukup ketikkan model barang tertentu pada mesin pencari, maka hasilnya muncul secara otomatis dalam hitungan detik.

Pengguna akan diarahkan ke situs atau toko online tertentu yang menjual barang tersebut. Tidak hanya mengetahui harga resmi sebuah barang, pengguna dapat langsung melakukan pembelian secara online.

PriceArea yang berdiri pada Mei 2010 adalah salah satu pemain sukses di layanan ini. Mereka bahkan sudah mendapat beberapa kali pendanaan. Dari East Ventures maupun Gree Ventures. Saat ini situs tersebut memiliki lebih dari 5 juta daftar produk serta 75.000 retailer online maupun offline di Indonesia.

Jika situs pembanding harga lainnya hanya terbatas pada produk ponsel, laptop, ataupun kamera, agregasi produk PriceArea sangat luas dan beragam. Termasuk diantaranya alat musik, mobil, elektronik, fashion, makanan dan minuman, sepeda, hingga motor.

Kompetitor terbesar mereka adalah Telunjuk.com, yang mengusung tagline “sahabat kita belanja”. Lingkup pencarian mereka lebih terbatas, namun hasil pencariannya sangat baik dan akurat. Di layar utamanya pengguna sudah dihadapkan pilihan daftar harga tablet, laptop, kamera, ponsel, ataupun tiket.

Ketika mengakses www.telunjuk.com/camera, misalnya, pengguna bisa menemukan produk kamera sesuai spesifikasi seperti merek, optical zoom, tingkat ISO, ketersediaan HDMI, tingkat resolusi, jenis lensa, tipe memori, hingga kisaran harga kamera yang diinginkan.

Tersedia pula berbagai ulasan mengenai produk terkait untuk menambah referensi pengguna sebelum memutuskan untuk membeli. ”Telunjuk.com ingin memberikan kemudahan untuk langsung menentukan spesifikasi dasar kamera yang diinginkan,” ujar Hanindia Narendrata Rahiesa, Co-Founder dan CMO PT Telunjuk Komputasi Indonesia.

Yang menarik, Telunjuk.com juga memiliki fitur dan kemudahan pencarian non-online. Yakni informasi harga melalui SMS. Fitur ini jelas efektif bagi pengguna ponsel yang tak punya koneksi internet. Cara lainnya adalah: menanyakan langsung (mention) ke akun Twitter @telunjukdotcom. Kalaupun Anda memiliki feature phone, bisa juga mengakses situs mobile mereka di m.telunjuk.com.

Pemain lain yang masuk ke segmen ini walau tidak bersaing secara head to head adalah HotelsCombined.com. Seperti namanya, HotelsCombined yang asal Sydney, Australia ini  adalah situs pencari dan pembanding harga hotel di 225 negara di seluruh dunia.

Pada intinya, para pencari hotel tidak perlu membuka situs hotel satu persatu hanya untuk mencari ketersediaan kamar hotel  dan membandingkan harganya. Situs tersebut akan membandingkan harga dari berbagai situs reservasi hotel terpercaya seperti Agoda.com, Booking.com, Expedia.com, hingga Hotels.com.

“Indonesia adalah pasar potensial, terutama di industri pariwisata yang berkembang pesat. Apalagi semakin banyak orang Indonesia yang mencari hotel online dan merencanakan liburan sendiri,” beber Rizka Maydita, Market Manager HotelsCombined untuk Indonesia.

HotelsCombined.com, yang hadir dalam bahasa Indonesia, diperlukan untuk membantu para wisatawan Indonesia menemukan ketersediaan kamar hotel online dengan tarif terendah. Situs tersebut dilengkapi 12.5 juta ulasan hotel yang mudah dibaca, dengan 12 juta visitor per bulan.

Iklan