Akhirnya PT Honda Prospects Motor resmi memboyong city car Honda Brio ke Indonesia, 2 Agustus silam. Mobil ini punya arti sangat penting bagi Honda dan mungkin konsumen Indonesia.

Pertama, Brio menjadi satu-satunya varian yang seluruh line-upnya berada dibawah Rp200 juta. Seperti diketahui, segmen ini menguasai lebih dari 60 persen pasar mobil di Indonesia. Masuknya Honda ke segmen ini jelas ingin mengambil porsi kue yang masih akan berkembang hingga beberapa tahun kedepan itu.

Yang kedua, Brio semakin memanaskan persaingan di segmen city car. Kategori baru ini ruang pasarnya mungkin belum sebesar mini hatchback atau bahkan MPV. Namun, persaingannya justru sangat ketat. Pertumbuhannya juga sangat tinggi. Di masa depan city car menjadi pilihan konsumen Indonesia karena irit, kompak, praktis, dan sangat sesuai untuk digunakan sehari-hari.

Beberapa teman sempat membandingkan harga Honda Brio yang dipasarkan mulai Rp150 juta-Rp170 juta yang mahal. Dengan harga segitu, perbandingannya mereka bisa mendapatkan model hatchback merek lain dengan mesin yang lebih besar (1500 cc).

Menurut saya logika teman saya malah terbalik. Mereka yang ingin memiliki city car justru mendambakan mesin kecil agar konsumsi bbmnya irit. Dalam hal ini, Honda mengambil langkah beda dengan meningkatkan mesin Brio dari 1.200 cc (versi Thailand) menjadi Rp1.300 cc.

Sebabnya, Honda tahu bahwa konsumen ingin city car dengan tenaga lebih. Seperti halnya Honda Jazz yang tenaganya (120 dk) lebih besar dibandingkan Yaris, Mazda 2, atau Ford Fiesta. Brio mampu memompa 100 dk, bandingkan dengan Nissan March yang 90an dk.

Strategi Honda adalah membuat mobil yang jauh berbeda dengan pesaingnya. Honda ingin imej mereka terjaga di segmen mobil yang harganya terjangkau. Karena itu, mereka menarget harga yang lebih mahal dibanding pesaing, konsumen mendapatkan fitur yang lebih. Mulai standar keamanan, desain, performa mesin, bahkan gimmick seperti stripes.

Intinya konsumen Brio menurut saya hampir sama dengan pembeli Jazz. Yakni, orang-orang yang berani membayar lebih asal mendapatkan mobil yang mencerminkan kepribadian, keinginan, dan standar mereka yang lebih tinggi. Dengan alasan inilah saya pikir Honda Brio akan sukses.

Sebagai target awal, Honda memang menargetkan Brio sekitar 1.000 unit per bulan (6.000 unit hingga akhir tahun). Saya rasa target itu akan tercapai dengan mudah. Oh ya, cekidot video tentang beberapa fitur Honda Brio diatas. Saya buat cepat menggunakan iMovie. ☺ hope you like it.

Iklan