Tentu saya tidak mau main-main kalau bicara soal hard drives untuk menyimpan data. Saya memiliki external hard drives 2,5 inci berukuran 250 GB yang biasa digunakan untuk memindah-mindah data dari rumah ke kantor.

Namun, semua data penting baik foto, video, musik, dokumen, ataupun file lainnya tersimpan dengan rapi di external hard drives yang menurut saya tidak hanya paling baik dan aman, melainkan juga jadi teman yang cocok untuk MacBook Pro saya. Yakni, My Passport Studio 1 terrabyte (TB) keluaran Western Digital.

Ternyata kebutuhan dan konsumsi multimedia saya sudah begitu tingginya sehingga 1 TB atau 1000 GB saja tidak cukup. Untunglah, pekan lalu Western Digital menjawab kebutuhan orang-orang yang haus konsumsi data seperti saya ini dengan meluncurkan My Passport Studio berkapasitas simpan dua kali lebih besar: 2 TB.

Jika di rinci, kapasitas 2 TB cukup untuk menampung 400.000 foto, 240 jam video, dan 500.000 lagu. Inilah salah satu external hard drives 2.5 inci berkapasitas simpan terbesar saat ini.

Kecuali lebih tinggi 12.7mm, bentuk fisik My Passport Studio 2 TB tidak berbeda dengan versi 1 TB. Desainnya tetap menggunakan warna two tone hitam dan metalik yang membuatnya terlihat simpel dan elegan. Namun, yang paling saya suka dari My Passport Studio adalah cangkang logamnya yang sekeras batu!

Cangkang machined alumunium ini memang terbuat dari lempeng alumunium yang dipotong secara presisi menggunakan mesin. Logam tersebut akan melindungi hard disk di dalamnya dari goresan atau benturan.

Walau, berat My Passport Studio 2 TB menjadi 362 gram atau sama dengan sebuah botol selai kecil. Namun, saya rasa hal itu adalah harga yang pantas demi menjaga data tetap aman dan terlindungi.

Konektivitas My Passport Studio 2 TB meliputi dua port FireWire 800 dan 1 port Micro-USB 2.0 yang memudahkan. Micro-USB yang menggantikan Mini-USB adalah kabel yang paling banyak ditemui saat ini (digunakan di smartphone, tablet dan lainnya). Sedangkan FireWire adalah slot standar yang dimiliki MacBook Pro, MacBook Air, ataupun produk Apple lainnya.

Tapi, kenapa hanya USB 2.0? kenapa tidak ditingkatkan menjadi USB 3.0? Saya rasa wajar. Karena memang Apple baru akan membenamkan USB 3.0 ke produk MacBook Air mereka dalam beberapa bulan kedepan.

Menurut pengukuran Xbench, FireWire 800 yang memiliki kecepatan transfer data 65MB/detik (membaca) dan 66MB/detik (menulis) memang kalah jauh dengan USB 3.0 yang membaca/menulis dalam 109MB/detik.

Tapi saya rasa disaat perangkat dengan USB 3.0 sendiri dipasaran masih sangat terbatas, FireWire 800 masih menjadi salah satu pilihan terbaik.

Hal yang saya suka lainnya dari My Passport Studio 2 TB adalah paket software yang terintegrasi dengan Mac. Misalnya WD Drive Utilities untuk melakukan diagnosa atau memenej data, melakukan scan dan mengalisa bad sector, atau mensetting waktu sleep, baik 10, 15, 30, atau 45 menit. Tak ketinggalan adalah WD Security untuk melakukan enkripsi dan memberi password.

Secara keseluruhan, My Passport Studio 2 TB adalah ruang simpan tambahan yang praktis dan aman bagi mereka yang membutuhkan banyak data dan sering bepergian.

Untuk bisa mengakses ruang simpan sebesar 2 TB tanpa butuh koneksi listrik sudah sangat memudahkan. Apalagi bisa mendapatkan kecepatan transfer data 65-66MB/detik. Sangat praktis!

Bayangkan betapa maksimalnya kegunaan alat ini untuk para fotografer atau videografer yang berada dalam perjalanan. Mereka bisa dengan mudahnya mentransfer hasil foto atau video ratusan MB atau bahkan puluhan GB dengan cepat.

Mungkin satu-satunya kekurangan My Passport Studio 2 TB adalah harganya yang cukup tinggi: USD249. Tapi, sekali lagi harga adalah sesuatu yang relatif. Saya rasa harga tidak akan menjadi masalah ketika pembeli mendapatkan timbal balik manfaat yang jauh lebih besar terhadap pekerjaan atau kegiatannya sehari-hari. danang arradian

Spesifikasi WD My Passport Studio 2 TB:

Antar muka dua slot FireWire 800, dan 1 USB 2.0

Kapasitas 2 TB

Dimensi 1 x 5 x 3.3 inci.

Berat 362 gram

Software WD terinstal

Khusus untuk Mac

Tidak butuh listrik

Iklan