Terlambat bukan berarti kalah bersaing. Justru ultrabook terbaru milik Dell, XPS 13, kualitasnya paling hebat jika dibanding kompetitor yang terlebih dulu ada. Tidak hanya fitur XPS 13 yang unggul, materi pembuatnya pun unggulan.

Dengan banderol USD1.599 (Rp14 ,6 juta) untuk sebuah ultrabook, tentu ekspektasi pembeli terhadap Dell XPS 13 menjadi tinggi. Ternyata Sales Director Commercial Business Dell Indonesia Ferdinand Himawan mengaku siap memenuhi ekspektasi yang tinggi itu melalui dua alasan.

Alasan pertama karena ia percaya bahwa kualitas produk Dell XPS 13 memang sesuai dengan harganya yang terbilang mahal. ”Tidak hanya menawarkan performa tinggi, kualitas material Dell XPS 13 juga sulit dikalahkan. Terutama penggunaan layar Gorilla Glass dan alas carbon fiber (serat karbon) yang biasa digunakan di sasis mobil balap Formula 1,” ujar Ferdinand.

Alasan kedua, lanjut Ferdinand, adalah dukungan layanan servis Dell Indonesia kepada pelanggannya yang kini lebih spesial dan menyeluruh. Spesial karena setiap pemilik produk Dell akan mendapatkan layanan servis ditempat (Onsite Home Support & Services) gratis.

Seandainya laptop Dell XPS 13 Anda ada trouble, teknisi akan datang ke tempat Anda, bisa dikantor, di mal, atau tempat yang telah disepakati. Servis akan dilakukan saat itu juga, termasuk penggantian komponen sekalipun.

Tidak hanya itu, Dell Indonesia juga berencana untuk meluncurkan layanan untuk memperpanjang masa garansi selama 1 atau 2 tahun yang dibanderol sekitar USD50-USD70 (tergantung jenis produknya).

”Dengan cara ini pengguna Dell merasakan bahwa mereka benar-benar membeli produk premium. Karena servis yang mereka dapat juga spesial,” papar Ferdinand.

Segmen menengah keatas yang menjadi target market Dell XPS 13, kata Ferdinand, tidak akan keberatan membayar lebih selama mereka mendapat produk dan servis yang sesuai. Buktinya, pengapalan pertama 500 unit Dell XPS 13 sampai akhir bulan ini sudah habis terjual.

Sejak dikenalkan di pameran Consumer Electronic Show (CES) 2012 awal Januari silam, Dell XPS 13 memang mendapat banyak pujian dari media dan blogger. Begitu berinteraksi langsung laptop tersebut di Lobby Rasuna Episentrum Jakarta, Jumat (13/4) lalu, pujian itu tidak terasa berlebihan.

Lihat saja desain cangkangnya yang terlihat begitu elegan dan sedap dipandang. Sudut-sudutnya melengkung, sangat smooth. Ketebalan maksimalnya hanya 6 mm di sudut tertipis dan 18 mm (paling tebal). Beratnya hanya 1,3 kg, sehingga mudah sekali untuk dibawa.

Ketika benar-benar memegangnya baru terasa material yang sangat rigid. Kover depannya terbuat dari machined alumunium yang solid. Sedangkan alasnya, seperti saya sebut sebelumnya, terbuat dari carbon fiber. Selain kokoh, carbon fiber berguna untuk menjaga agar laptop tetap dingin dipangkuan.

”Panas pada laptop adalah problem besar bagi saya. Apa dilakukan Dell ini sederhana, tapi langsung memecahkan masalah,” ujar desainer Leonard Theosabrata, yang bersama aktris Pevita Pearce, presenter Indy Barends, serta celebrity chef Bara Pattiradjawane menjadi brand ambassador dari Dell XPS 13.

Begitu lid dibuka, layar langsung menyala (dari mode sleep) dalam hitungan detik berkat penggunaan Intel Rapid Start dan memori Solid State Disk (SSD).

Layar Dell XPS 13 ini memang istimewa. Pertama karena layarnya nyaris tidak memiliki bezel. Seolah-olah layar high definition WLED 300 nit (1366 x 768) tersebut terbentang tanpa tepi (edge to edge). Ini membuat portabilitas XPS 13 tak beda dengan laptop berukuran 11 inci. Karena menggunakan Gorilla Glass buatan Corning, paling tidak pemilik merasa aman bahwa laptopnya tidak mudah tergores.

Keyboard XPS 13 berukuran penuh, empuk dan memantul sehingga nyaman untuk mengetik cepat. Sudah dibekali pula dengan backlit chicklet yang menyala ditempat gelap. Untuk touchpad-nya juga saya suka karena tidak ada tombol dan sudah mendukung multi-gesture.

Ternyata idiom there is more to than meets the eye berlaku pula untuk Dell XPS 13. Bagi para pebisnis, performa XPS 13 akan memenuhi tuntutan pekerjaan mereka sehari-hari. Prosesornya menggunakan Intel Core i5 2467M, RAM 4 GB DDR 3, video grafis Intel HD 3000, cukup untuk melakukan banyak fungsi.

”Baterai 47WHr 6 cell yang diklaim bisa bertahan 8 jam 53 menit juga sangat berguna bagi bisnis traveler yang sering berada di jalanan,” tambah Consumer Brand Manager Dell Indonesia Felix Ignatius Tanumiharja.

Tapi, fitur yang menarik bagi Pevita Pearce Intel Smart Connect yang memungkinkan email, aplikasi, serta RSS Feed, dimutakhirkan secara otomatis saat ada koneksi WiFi. ”Fitur ini memudahkan saya saat harus membalas email pekerjaan,” katanya.

Saat ini fungsi laptop memang menjadi sangat primer, untuk bekerja, berkarya, juga menikmati hiburan. Karena itu, ekpektasi pengguna terhadap sebuah laptop yang ringan dan memiliki performa tinggi semakin besar. Untuk itu, XPS 13 sanggup memenuhi ekpektasi. danang arradian

Tiga Keunggulan Dell XPS 13:

–         Monitor 13.3 HD WLED, 300 nit (1366×768) yang frameless atau nyaris tanpa tepi (edge to edge). Desain ini memberikan ruang layar lebih besar, tanpa mengurangi portabilitas. Sehingga pengguna seolah-oleh membawa laptop 11 inci.

–         Materialnya awet dan rigid. Bahannya terbuat dari alumunium solid di bagian atasnya. Sedangkan bagian terbuat dari carbon fiber.

–         Teknologi Intel Smart Connect, membuat seluruh konten bisa terus menerus memutakhirkan konten secara otomatis jika terhubung dengan jaringan Wi-Fi. 

Spesifikasi Dell XPS 13:

Prosesor : Intel Core i5 2467M

Memori: 4GB DDR3 SDRAM 1333MHz

Kapasitas HDD : 256 GB SSD, teknologi Intel Rapid Start

Berat : 1,36 kg

Tebal : 6-18 mm

Layar : 13,3 inci HD WLED 300 nit (1366 x 768), 720p, Gorilla Glass ‘edge to edge’

Bahan : aluminium dengan dasar carbon fiber

Fitur lain: video grafis Intel HD 3000, baterai 6 sel (bertahan hingga 8 jam 53 menit), WiFi, Bluetooth, USB 3.0, USB 2.0, mini display port, headset jack, built in 1,3MP webcam, audio Waves MaxxAudio, Microsoft Windows 7 Prof.