PT HPM mengawali tahun 2012 dengan meremajakan generasi keempat MPV premium Honda Odyssey. Tampangnya makin sporty lewat ubahan di sektor eksterior/interior. Juga makin nyaman dengan pengaplikasian teknologi ramah lingkungan.

Honda Odyssey punya basis pengguna loyal karena fiturnya dianggap paling sempurna untuk core customer yang keluarga urban itu. Yakni, sebuah MPV premium dengan pengendaraan dan pengendalian ala sedan; berlekuk bodi pipih dan aerodinamis; namun memiliki kapasitas 7-penumpang tanpa mengurangi nilai sportif, kemewahan, serta utilitas.

Inilah mobil yang memiliki jiwa MPV kental, namun dibuat dari rancang bangun sedan (ultra low platform floor). Ketika banjir Thailand yang terjadi sejak Oktober 2011 silam membuat sebagian besar produksi Honda (CKD) tersendat, maka dalam beberapa bulan kedepan Odyssey menjadi salah satu andalan penjualan PT Honda Prospect Motor (HPM).

Mereka menargetkan penjualan 700 unit Odyssey pada 2012, hampir tiga kali lipat dibandingkan 2011 yang hanya 171 unit. ”Odyssey yang secara utuh (CBU) diimpor langsung dari Jepang sudah kami persiapkan ketersediaan unitnya,” jamin Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT HPM Jonfis Fandy di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (21/2) silam.

Untuk itu, awal tahun ini Odyssey kembali mendapat penyegaran (facelift). Sektor desain, baik interior dan eksterior diubah menjadi lebih mewah dan sporty. Fitur-fitur penunjang kenyamanan ditambah. Begitupun teknologi yang mendapat upgrade. Meski demikian, harga Odyssey justru dipangkas menjadi Rp529 juta (on the road Jakarta), jauh lebih murah dibanding model sebelumnya yang sekitar Rp545,5 juta.

Menurut Jonfis, penurunan harga ini terkait skema perjanjian perdagangan IJ-EPA (Indonesian-Japan Economic Partnership Agreement). ”Bea masuk impor mobil CBU bermesin 3.000 cc-1.500 cc turun dari 40 persen menjadi 20 persen pada 2012,” bebernya.

Sporty dan Efisien
Tidak hanya memberi prestis, Honda Odyssey terbaru ini diciptakan untuk memaksimalkan kenyamanan penumpang, juga kesenangan berkendara bagi pengemudi. Hal itu diungkap Presiden Direktur PT HPM Tomoki Uchida dalam sambutannya.

Memang perubahan pada New Odyssey cukup banyak. Di bagian eksterior, misalnya, pergantian gril depan yang kini berwarna krom sangat menonjol. Lampu utama, lampu kabut (fog lamp), aero kit di bemper depan, serta side skirt juga mendapat sentuhan baru. Di bagian belakang, yang paling terlihat adalah perubahan stop lamp yang kini menggunakan teknologi LED seperti pada Honda Jazz. Kemudian, desain baru licence garnish warna krom yang memanjang semakin mengentalkan kesan elegan.

Odyssey juga mendapat warna baru, yakni aurora rosewood pearl, melengkapi pilihan warna yang sudah ada seperti premium white pearl, crystal black pearl, polished metal metalic, dan alabaster silver metallic. Nuansa kemewahan tidak hanya dirasakan diluar. Di dalam kabin aura itu juga semakin kental. Perubahannya memang simpel, tapi ternyata berpengaruh besar pada kenyamanan. Misalnya saja warna interior yang baru, sentuhan woodpanel pada dashboard, lapisan kulit di steering wheel (roda kemudi), juga desain tuas transmisi yang berbeda.

Namun, dari seluruh perubahan itu, yang paling menarik justru teknologi baru yang dibenamkan untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar. Ada dua mekanisme yang dilakukan Honda. Mekanisme pertama, ECON mode, mampu mengubah sistem pengendaraan mencapai efisiensi hingga 20 persen. Ketika aktif, ECON mode membuat sistem Drive By Wire melakukan penyesuaian bertahap. Penyesuaian ini juga berlaku saat perpindahan transmisi dan pendingin udara.

Yang kedua adalah Eco-Assist di meter cluster. Dengan Eco-Assist, komputer pada mobil akan mendeteksi gaya mengemudi. Warna speedometer berubah dari biru menjadi hijau jika pengemudi mencapai gaya mengemudi efisien. Tentu saja, selebihnya fitur-fitur unggulan Odyssey tetap dipertahankan. Misalnya center of gravity sedan yang berpadu apik dengan konfigurasi mesin 2.4 L DOHC i-VTEC.

Mesin tersebut mampu memompa kapasitas power sebesar 180 PS dalam 6.500 RPM dan torsi 22,2 Kgm pada 4.500 rpm. Fitur lainnya, ada desain kabin V-Shape dan theatrical yang terlihat lapang, jendela besar, kursi 8 way power adjuster, ataupun bangku baris ketiga belakang dilipat penuh dengan satu tombol (menghasilkan bagasi 1.056 liter).