Apple mensinergikan keunggulan dan fungsionalitas iPad maupun iPhone ke dalam sistem operasi Macintosh terbaru: Mountain Lion. OS X ini akan memaksimalan pengalaman di mobile device ke dalam laptop atau desktop penggunanya.

Mensinergikan fungsi yang dimiliki peranti bergerak ke dalam sistem operasi laptop/komputer agaknya menjadi arah baru yang dituju oleh para vendor. Microsoft akan melakukan hal ini melalui Windows 8 yang akan diluncurkan tahun ini juga (versi untuk developer sudah ada). Kalau mau diistilahkan, Windows 8 meminjam fitur-fitur yang ada pada OS ponsel Windows Phone. Salah satunya adalah user interface bergaya live tile.

Rupanya Apple juga sudah bersiap untuk melakukan hal serupa. Mountain Lion, sistem operasi terbaru untuk MacBook Pro, MacBook Air, iMac, dan lainnya itu dikenalkan kali pertama ke publik pada Kamis (XX/2) silam dengan sederet fitur yang sudah tidak asing di iPad maupun iPhone. Dalam waktu singkat, Mountain Lion akan terlebih dulu hadir ke tangan developer. Maka developer akan punya cukup waktu untuk mengembangkan aplikasi yang dirajut khusus untuk sistem operasi tersebut sebelum sampai ke tangan konsumen pada akhir musim panas (September) mendatang.

Lalu, apa saja keunggulan iPad dan iPhone yang dibawa ke OS X? Pertama, adalah aplikasi baru ”Message” yang menggantikan iChat sebagai media chatting, berkirim foto, dan video kepada sesama pengguna Mac atau dari Mac ke iOS device seperti iPad dan iPhone.
Sebagai pengganti iChat, Messages tetap mendukung protokol Jabber, Google Talk, AIM/iChat, dan Yahoo!. iMessage akan menggunakan AppleID atau akun iCloud sebagai identitas pengguna.

Game Center kini memungkinkan pengguna bermain multiplayer hingga 5 orang di iPhone, iPad atau iPod Touch. Sedangkan melalui AirPlay Mirroring pengguna Mac secara nirkabel bisa mengirim video dari Mac ke HDTV menggunakan Apple TV.
Pembaruan lainnya adalah sistem keamanan yang disebut Gatekeeper. Tugasnya adalah menjaga Mac dari ancaman malicious software, dengan memberikan user kendali akan aplikasi apa saja yang bisa diinstal dan diunduh.

Mountain Lion juga menjadi OS X pertama yang dirancang untuk memaksimalkan fitur ”cloud”. “Lebih dari 100 juta user memiliki akun iCloud. Mountain Lion membuat user lebih mudah mengakses dokumen di seluruh device mereka,” sebut Apple. Lainnya adalah Notification Center yang akan menunjukkan notifikasi dari email, kalender, atau lainnya seperti iPhone, serta integrasi Twitter dimana pengguna bisa langsung log-in dan berkicau dari browser Safari.

”Pengguna akan jatuh cinta dengan aplikasi dan fungsionalitas peranti mobile di Mountain Lion,” ujar CEO Apple Tim Cook saat menghadiri konferensi teknologi Goldman Sachs di San Francisco. ”Selama dirasa masuk akal, kami akan memindahkan fitur-fitur mobile ke dalam Mac,” tambahnya. Tim Cook menyebut bahwa cloud adalah perubahan besar terhadap cara pengguna berinteraksi dengan komputer atau peranti bergeraknya. ”Sekitar 10-12 tahun lalu Steve (Jobs) sudah memprediksi hal ini akan terjadi. Sesuai dengan strategi utama Apple untuk menjadikan Mac atau PC sebagai hub dari kehidupan penggunanya,” katanya.

Fokus ke China

Bisa jadi langkah Apple di China sempat mendapat banyak intrupsi. Mulai sorotan terhadap kesejahteraan buruh, serta kasus merek dagang iPad di China. Meski demikian, Apple mengakui bahwa market size China amatlah besar. Karena itu, Mountain Lion juga memiliki fitur yang dirancang untuk para pengguna negara tirai bambu itu. Misalnya pilihan untuk menggunakan Baidu, mesin pencari terbesar di China, di dalam peramban Safari yang jadi bawaan Apple. Atau, pengguna bisa langsung menggunggah video dari website seperti Youku dan Tudou yang amatlah populer di China.

Menurut Cook, penjualan komputer Macintosh di China meningkat dua kali lipat pada 2011. ”Memang China bukan market terbesar kami. Tapi, peningkatan 100 persen tentu sangat baik,” katanya. “karena itu China menjadi fokus utama kami,” ia menambahkan. Menurut Cook, komputer Macintosh sangat diuntungkan dengan “halo effect” dari iPod yang mulai dikenalkan pada 2001, yang kemudian melahirkan iPhone dan iPad. ”Semua berubah bagi Apple setelah iPhone diluncurkan,” kata Cook. Karena pada saat itulah Apple mendapat perhatian dunia, meraih jutaan orang yang sebelumnya tidak pernah kenal dengan produk Apple. ”Setiap produk Apple punya efek sinergis,” katanya.

Cook juga mengatakan bahwa kehadiran iPad sebagai tablet diakui atau tidak melahap pasar komputer desktop, terutama mesin yang menggunakan teknologi Microsoft Windows. ”Memang saya akui bahwa iPad juga mengkanibalisasi Mac, tapi lebih banyak lagi Windows PC yang jadi korban,” katanya. “Bukan berarti PC akan mati, tapi ruang untuk Mac untuk tumbuh masih besar,” ia menambahkan.

Sejarah OS X
Apple sengaja menggunakan nama-nama kucing untuk membedakan setiap versi Mac OS sejak 2001. Nah, berikut beberapa diantaranya:

Cheetah 10.0
24 Maret 2001
Inilah peletak dasar OS X. Jutaan pengguna Mac yang masih menggunakan OS 9 mulai beralih ke Cheetah. FItur-fiturnya antara lain Dock, Terminal, Mail, Address Book, TextEdit, AppleScript, serta PDF. Karena masih awal, Cheetah butuh banyak penyesuain. Sehingga sebagian menganggap lambat dan tidak stabil.

Puma 10.1
25 September 2001
Steve Jobs mengakui perubahan tidak mudah bagi user dan developer. Banyak masalah yang akan terjadi dalam pengaplikasiannya. Maka, Puma memperbaiki kekurangan dari Cheetah. Juga tambahan fitur baru seperti kemudahan dalam burning CD dan DVD, kemudahan sinkronisasi printer, DVD playback, ColorSync 4.0, serta Image Capture.

Jaguar 10.2
24 August 2002
Dianggap sebagai Mac OS X pertama yang sudah sempurna di semua lini. Lebih stabil, lebih cepat, Finder makin canggih, juga ada Address Book, Quartz Extreme, Bonjour, dan lainnya.

Panther 10.3
24 October 2003
Panther adalah Mac OS X pertama yang tidak bisa berjalan di hardware, dalam hal ini PowerPC, yang lebih lama. MIsalnya Power Mac G3 dan PowerBook G3. Beberapa aplikasi unggulannya, antara lain Expose, Font Book, iChat, FileVault dan Safari.

Tiger 10.4
29 April 2005
Ini adalah Mac OS X terakhir sebelum Mac beralih dari PowerPC ke Intel. Safari, iCHat, dan Mail didesain ulang. Fitur-fitur baru juga ditambahkan, antara lain Dashboard, Automator, Dictionary, Front Row dan Quartz Composer. Ada juga Boot Camp, yang membuat pengguna Mac bisa menjalankan OS Windows di Mac.

Leopard 10.5
26 October 2007
Lebih dari 2,5 tahun setelah Tiger menyapa pasar, Apple akhirnya merilis Leopard. Ada fitur baru seperti Time Machine yang sangat fungsional dalam melakukan backup data. Sistem operasi ini juga sudah kompatibel dengan aplikasi 64-bit.

Snow Leopard 10.6
28 August 2009
Snow Leopard diriils lebih untuk memberikan stabilitas dan performa pada Leopard. Ada revisi pada Finder, Preview dan Safari, juga QuickTime X, Grand Central dan OpenCL.

Lion 10.7
2011
Lion untuk pertama kalinya akan mengombinasikan platform iOS dengan Mac. Fitur-fiturnya, ada Lunchpad, penampilan aplikasi Mac yang hampir sama dengan iOS, serta Mission Control, Airdrop, dan lainnya.

Iklan