Kebutuhan fashion seseorang kini tak melulu soal sandang. Namun mulai menyasar pada gadget seperti smartphone. Bayangkan jika ponsel yang Anda miliki kini tak ubahnya sepatu, atau bahkan tas yang bisa dijadikan sebagai fashion statement!

LG Mobile termasuk salah satu perusahaan yang cukup fokus pada segmen niche ini. Jumat (10/2) silam mereka meluncurkan LG Prada 3.0 di Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta. Smartphone berbasis Android itu menandai kolaborasi ketiga antara LG dengan rumah mode Prada. Sebelumnya, sudah ada LG Prada 1.0 dan LG Prada 2.0 yang diluncurkan pada 2007 dan 2008 yang cukup sukses di zamannya.

Sesuai namanya, ponsel cerdas tersebut dikembangkan sebagai fashionable phone yang menonjolkan unsur fashion. Karena itu, target utamanya adalah para fashionista atau pribadi yang selalu ingin tampil gaya.

”Persoalan utama yang dihadapi konsumen dengan berkembangnya era ponsel cerdas ialah desain yang menawan acap di acuhkan oleh produsen ponsel,” papar President Director LG Electronics Indonesia Kim Weon Dae.

Nah untuk memenuhi kebutuhan akan ponsel fashion yang elegan, LG Prada 3.0 menyemaikan pesona filosofi Prada, yakni tubuh yang sangat ramping dengan ketebalan hanya 8,5 milimeter (mm).

Selain itu, ponsel fashion ini menyajikan layar sentuh full glossy di bagian depan dan pola ”Saffiano” khas Prada di bagian belakang. Pada bagian samping serta bagian atas dan bawah LG Prada 3.0 dikelilingi oleh lapisan krom yang elegan.

”Kecantikannya” bukan hanya dari sisi fisik luarnya saja. Menurut Kim, tampilan user interface LG Prada 3.0 juga amat berbeda. Terlihat dari seluruh ikon dan widget di home screen yang dikemas warna putih berlatar belakang hitam khas Prada. ”Tampilannya sangat khas,” papar Kim.

Soal fitur, menurut Senior Marketing Manager LG Mobile Indonesia Cho Chorung, LG Prada 3.0 sudah sangat mumpuni. Antara lain layar NOVA berdiameter 4,3 inci yang lebih terang dibanding super AMOLED, kamera 8 MP untuk merekam video full HD 1080p, memori internal 8 GB, RAM 1 GB, serta prosesor dual-core 1 GHz. ”Bahkan ponsel ini nantinya bisa di-upgrade ke Android Ice Cream Sandwich,” ujar Cho. Hal menarik lainnya, harga ponsel Rp7 juta bisa ditambahkan dengan aksesori tambahan seperti Prada Cradel seharga Rp2 juta.

Dalam keterangan resminya, CEO Prada Group Patrizio Bertelli mengungkap bahwa kerjasama Prada dan LG memang selalu dicirikan dengan kehadiran desain, style, serta teknologi terbaru. ”Nilai-nilai tersebut memang menjadi bagian dari brand Prada itu sendiri,” katanya.

Secara penjualan pun, LG Prada dianggap sukses. LG Prada 1.0 yang diluncurkan pada 2007, misalnya, telah terjual lebih dari 1 juta unit. Bahkan, smartphone tersebut menjadi koleksi permanen di Museum of Modern Art (MoMA) di New York dan Museum of Contemporary Art di Shanghai. Untuk mempromosikan LG Prada 3.0 ini, LG juga menggandeng aktor pemenang Oscar Edward Norton dan model Ukraina/Kanada Daria Werbowy.

Dan tak berhenti hanya di Android. LG juga sudah menyiapkan ”fashion phone” mereka yang berbasis Windows LGE906. Untuk itu mereka tengah menggamit perancang busana asal Jerman Jil Sander. Menggunakan OS Mango, LGE906 dibenamkan prosesor 1 GHz, layar 3.8 inci TFT, kamera 5 MP, dan memori internal 16 GB.

Selain Prada, pada 2010 LG juga pernah bekerja sama dengan Versace untuk memproduksi Versace Unique. Smartphone berlayar sentuh itu memiliki kover keramik buatan tangan dan dibingkai dengan emas 18 karat dan tatahan stainless steel. Kovernya juga diembos dengan logo Medusa milik Versace.

Strategi menggandeng rumah mode memang tidak hanya dilakukan oleh LG. Tak lama setelah LG merilis Prada 1.0 pada 2007 silam, Samsung juga meluncurkan varian Samsung Emporio Armani, yang dalam pembuatannya mereka menggandeng rumah mode asal Italia Giorgio Armani. Beberapa kali Samsung juga merilis edisi khusus Giorgio Armani ini. Salah satunya adalah Samsung Galaxy S edisi Giorgio Armani.