Sesuai prediksi, perhelatan Consumer Electronics Show (CES) 2012 dibuka dengan persaingan sengit dari genre ultrabook, tablet, smartphone, serta TV 3D dan Smart TV yang teknologinya sudah disempurnakan.

Waktu masih menunjukkan pukul 8 pagi, Selasa (10/1). Namun, gedung Las Vegas Convention Center yang terletak di Paradise Road itu sudah penuh dengan manusia. Mereka, para pelaku industri, pebisnis, analis, serta media, berbondong-bondong menghadiri pembukaan Consumer Electronic Show (CES) 2012, pameran consumer electronic terbesar di dunia.

Memang ada beberapa vendor yang sudah curi start, mengenalkan lini produk mereka kepada media Senin (9/1) silam di The Venetian Hotel. Namun, di acarapembukaan inilah sekitar 20.000 produk dari 3.100 perusahaan secara resmi dikenalkan. Maka, mulai terlihat pula apa yang akan menjadi tren dalam teknologi consumer electronics selama setahun kedepan. Karena di CES lah para vendor berkesempatan untuk memamerkan teknologi terbaru mereka.

Bagi para pelaku industri, CES tentu menjadi ajang penting untuk memperlebar jaringan dengan kehadiran 140.000 orang dari 140 negara. Disinilah para supplier bisa bekerja sama dalam berbagai bentuk (ekspor, linsensi, join venture) di bidang teknologi.

Sedangkan bagi konsumen CES juga jadi event tak kalah penting karena mereka bisa mengintip seperti apa teknologi yang akan merubah gaya hidup mereka secara drastis. Ini karena consumer electronics adalah perangkat yang semakin erat hubungannya dalam gaya hidup seseorang.

Consumer electronics adalah perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari, baik untuk berkomunikasi, produktifitas, hingga hiburan. Komputer, laptop, telpon, MP3 player, televisi, kamera digital, hingga ponsel dan tablet termasuk dalam kategori consumer electronics.

Industri ini menjadi menarik karena karakternya yang unik. Inilah industri yang perubahannya paling cepat. Ketika usia dan harga sebuah produk tidak akan lama karena akan terus digantikan oleh produk terbaru yang pasti lebih baik, bahkan lebih murah.

Pada Januari 2011 lebih dari 100 tablet dikenalkan di CES. Maka 2011 itu seolah menjadi menjadi peralihan konsumen untuk menggunakan sebuah alat yang benar-benar baru yang disebut dengan tablet. Tablet adalah salah satu contoh bagaimana sebuah produk consumer electronics dapat secara signifikan mengubah gaya hidup konsumen.

Nyatanya, konsumen dunia memang semakin terikat dengan produk consumer electronics. GfK dan Consumer Electronics Association (CEA) memprediksi bahwa belanja masyarakat dunia terhadap produk consumer electronics ini akan mencapai USD1,04 triliun pada 2012 atau tumbuh 5 persen dibanding tahun lalu yang sudah mencapai USD993 miliar.

Dua kategori yang paling diminati dan akan terus tumbuh masih sama : tablet dan smartphone. Penjualan smartphone diperkirakan akan tumbuh 22 persen pada 2012. Sedangkan penjualan tablet akan mencapai lebih dari 100 juta unit.

Pertanyaannya kemudian adalah, apa yang menjadi highlight utama dari CES 2012? Dalam pembukaan CES, setidaknya ada beberapa gadget yang menonjol. Antara lain ultra-thin laptop, smartphone terbaru, tablet, serta teknologi Smart TV dan 3D TV.

Chief economist CEA Shawn DuBravac mengatakan bahwa tablet komputer yang menjadi pesaing Apple tetap menjadi kategori yang panas. Diperkirakan selama 4 hari digelarnya CES ada 50 tablet komputer terbaru yang dikenalkan di ajang itu.

Tentu saja, smartphone juga tidak ketinggalan. Jajaran Windows Phone Nokia mungkin sudah dikenalkan akhir tahun lalu di Nokia World. Namun, unjuk gigi Nokia-Microsoft di CES menegaskan komitmen mereka untuk men-tackle pasar Amerika yang saat ini di dominasi oleh iPhone, BlackBerry, dan Android. Huawei sendiri juga meluncurkan smartphone paling tipis di dunia dengan ketebalan hanya 6,68 mm. Bahkan lebih tipis dari sebuah pensil.

Produk lain yang memanaskan lantai CES adalah ultrabook. Di booth milik Intel misalnya, dipamerkan ultrabook dari berbagai model, mulai Lenovo, Hewlett-Packard, Asus, Toshiba, hingga Acer. Sedangkan Samsung pun juga masuk ke lini produk ini dengan Samsung Series 9 yang sangat ringan dan tipis. Acer juga merilis Acer Aspire 5 yang hanya memiliki ketebalan 15 mm dan berat 1,35 kg.

Menurut DuBravac, diperkirakan ada 30 hingga 50 ultrabook diluncurkan di CES, berusaha untuk mengambil pasar yang selama ini di dominasi oleh MacBook Air keluaran Apple. Kategori yang juga sangat hot di CES adalah persaingan panas antara raksasa TV Asia dalam memamerkan teknologi TV terbaru. Baik dari penggunaan layar Organic light emitting diode (OLED) yang lebih baik, teknologi 3D terbaru, hingga Smart TV. CEO Samsung Asia Gregory Lee kepada saya mengatakan bahwa 3D TV akan menjadi salah satu fokus utama Samsung di Asia. (*)