Memang mustahil untuk mengelilingi venue Consumer Electronics Show (CES) 2012 di Las Vegas Convention Center (LVCC) yang luasnya mencapai 30 kali ukuran lapangan sepak bola itu dalam sehari.

Bahkan, selama empat hari penyelenggaraannya, dari 9-13 Januari 2012 pun, tetap sulit untuk menapaki setiap jengkal venue CES yang sangat luas itu. ”Anda tidak mungkin mengkover seluruh vendor di CES sendiri,” ujar Reuben Lee, senior editor CNET Asia kepada saya. Tahun ini adalah tahun keenam Lee, yang asal Singapura itu, meliput CES. Sedangkan tim CNET menerjunkan lebih dari 40 orang untuk memberikan liputan mendalam di ajang ini.

Selain ukuran yang amat besar, mustahil berjalan cepat di CES karena venue tersebut penuh dengan lautan manusia. Mereka adalah media, analis atau pengamat pasar, pelaku industri, buyer atau mereka yang tertarik untuk membeli teknologi terbaru yang dipamerkan. Bahkan, walau sudah sangat besar, butuh waktu lama untuk mengeksplorasi sebuah booth karena antrean panjang mereka yang ingin mencoba. Di booth Samsung Electronics misalnya, fitur yang ingin dicoba adalah teknologi Smart TV terbaru mereka yang dibekali dengan voice recognition, pengenali wajah, serta kamera yang mampu menangkap gerakan tubuh sebagai perintah.

Tapi, kegiatan berjalan, menembus keramaian, serta melakukan liputan yang seharusnya melelahkan jadi tidak terasa lelah karena begitu banyaknya teknologi baru yang bisa dilihat dan dicoba langsung.

Iklan