Windows Phone IS12T
Windows Phone IS12T
Windows Phone (WP) 7.5 atau Mango sudah punya start bagus. Para pengembang mulai melirik, menganggapnya punya masa depan menjanjikan. Katanya, kemanapun pengembang pergi disanalah konsumen mengikuti. Benarkah?

Windows Phone 7 (WP7) bermula sebagai segmen niche bagi para pengembang. Hanya sedikit pengembang yang tertarik. Sebagian besar memilih menunggu, melihat bagaimana perkembangan OS ini kedepannya. Menurut firma riset Gartner, sejak dikenalkan di Mobile World Congres 2010 hingga kuartal ketiga 2011 market WP7 dalam OS smartphone global cenderung flat di angka 1,5%. Jauh tertinggal dari Android (52.5%), Symbian (16.9%), iOS (15%), BlackBerry (11%), dan Bada (2.2%).

Roberta Cozza dari Gartner berpendapat, baik developer dan konsumen memang tak ingin gegabah. Mereka memilih menunggu kedatangan Windows Phone 7.5 (Mango) yang disebut CEO Microsoft Steve Ballmer pada Februari 2011 akan meluncur di penghujung tahun.

Benar saja, pada Mei 2011 raksasa handset global seperti Acer, Fujitsu, ZTE, serta HTC sudah mengantre untuk bisa mendapatkan Mango. Puncaknya ketika Nokia mengumumkan handset Mango pertama mereka, Lumia, di Nokia World pada Oktober 2011 silam. Maka Mango seolah-olah muncul sebagai OS baru yang segar dan menarik dibicarakan. Satu-satunya OS yang diprediksi mampu menandingi kedigdayaan Android maupun iOS yang mendominasi market smartphone global.

Buktinya, bukan hanya Nokia yang jelas-jelas menjadikan Mango sebagai bahan bakar utama untuk bisa bersaing di lini smartphone. Samsung dan HTC, yang sudah meraih sukses lewat Android, juga ikut merekrut Mango. Begitu juga dengan vendor seperti Acer, ZTE, Dell, hingga LG. Belum lama ini Dell baru saja mengganti 15.000 unit BlackBerry milik staf mereka dengan Dell Venue Pro, smartphone terbaru mereka yang berbasis Mango.

Ini menegaskan bahwa vendor sudah tidak lagi melakukan tes pasar. Mereka sudah melihat masa depan Mango sebagai sebuah OS potensial.
Dan ternyata para pengembang juga merasakan hal senada. Survey terbaru Appcelerator dan IDC menunjukkan ketertarikan para pengembang terhadap Mango lebih tinggi dibanding BlackBerry.

Sebanyak 38% dari 2.160 developer dari seluruh dunia mengaku ”sangat tertarik” untuk mengembangkan aplikasi di Mango. Jumlah itu memang masih jauh dibanding iOS diposisi 91% dan Android 83%. Namun jauh di atas BlackBerry yang merosot ke 21%.

Sebagai bayi yang baru lahir, jumlah aplikasi yang ada pada Windows Marketplace–toko aplikasi Windows Phone—terhitung sejak Oktober 2011 sekitar 40.000 aplikasi. Memang jauh tertinggal dari iOS (500.000 aplikasi) dan Android (300.000 aplikasi).

Namun, ini baru awal. Karena masa depan Mango masih panjang dan sangat terbuka. Bahkan hasil survey Appcelerator dan IDC juga menunjukkan bahwa Mango masih menggenggam kesempatan. Meningkatnya kebutuhan pasar terhadap aplikasi dan game terbaru merupakan peluang bagi para pengembang, termasuk developer pemula, untuk mengenalkan produknya di pasar.

Allaboutwindowsphone.com bahkan berani memprediksi jumlah aplikasi di Windows Marketplace bisa tembus 50.000 pada pertengahan Januari 2012 depan. Tingginya minat pengembang terhadap Mango dapat dilihat tingginya jumlah aplikasi yang masuk dalam 90 hari terakhir: mencapai 10.882 buah. Saat ini perharinya rata-rata ada 165 aplikasi baru di Windows Marketplace, yang 68% diantaranya berupa aplikasi gratis.

Windows Marketplace juga bisa jadi lahan baru bagi developer untuk mengembangkan aplikasinya. Belum lama ini Microsoft Indonesia mulai aktif mengenalkan Mango kepada para pengembang lokal. ”Kami ingin tunjukkan bahwa membuat aplikasi di Mango itu mudah,” ujar Central Marketing Director Microsoft Indonesia Hermawan Susanto.

Dalam waktu dekat Microsoft akan menghadirkan Windows Marketplace di Indonesia. Yakni untuk memudahkan developer lokal mensubmit aplikasinya, serta mudahkan pengguna membeli aplikasi melalui payment gateway yang sedang disiapkan. ”Ekosistemnya sedang kami bentuk,” beber Hermawan.

Salah satu langkah kongkrit yang mereka lakukan adalah program kolaborasi Microsoft Innovation Center Institut Teknologi Bandung (MIC-ITB), Navcore Nextology serta Nokia untuk mendorong pengembang membuat lebih dari 300 aplikasi Windows Phone berstandar global.

Ratusan aplikasi ini akan dihasilkan dalam workshop bertajuk MIC-ITB Code Camp 2011 | Windows Phone 7 yang diikuti oleh 230 praktisi teknologi informasi, mahasiswa, dan para penggiat teknologi mobile.

Sementara itu, GM Mobile Data Service Channel Development XL Axiata Handono Warih mengatakan, Mango baru akan mendapatkan akselerasi pada pertengahan 2012 mendatang di Indonesia. ”Ekosistemnya harus terbentuk dulu. Mulai dari vendor atau penjual handset, konten aplikasi, komunitas pengguna, serta operator yang memberikan layanan data,” ujarnya kepada SINDO.

Nokia, sebut Warih, akan memberikan akselerasi cukup baik terhadap perkembangan Mango di Indonesia. ”Mereka sudah memiliki jaringan distribusi yang established. Jadi kita tunggu saja, akan sangat menarik melihat persaingan sistem operasi dan vendor di tahun depan,” katanya.

Fitur Terbaik Mango
Menurut CEO Microsoft CEO Steve Ballmer, Mango memiliki 500 fitur baru dibanding versi sebelumnya. Ambisi Mango memang besar, yakni mengejar ketertinggalan Microsoft dibandingkan iOS dan Android. Nah, berikut adalah 10 fitur unggulannya.

Live Tile
Mango hadir sebagai OS yang fresh. Ikon aplikasi-nya berbentuk ubin persegi. Setiap ikon menampilkan notifikasi dalam bentuk animasi. Ternyata desain ini diterima dengan baik oleh user. Lebih simpel dan user friendly.

Metro UI dan People hub
Tampilan antarmuka yang disebut Metro sangatlah stylish dan cantik. Mungkin inilah daya tarik terbesar dari Mango. Selain itu, People hub juga menjadi cara mudah untuk membuat penggunanya terhubung dengan jejaring sosial seperti Twitter, LinkedIn, dan Facebook.

Windows Live Messenger danFacebook Chat
Walau tidak populer di Indonesia, Windows Live Messenger merupakan salah satu instant messanging terbaik. Kini IM ini sudah terintegrasi dengna Mango, serta Facebook Chat.

Bing search
Pengguna selalu bisa mengunduh aplikasi Google. Tapi, Microsoft juga menyediakan mesin pencari Bing.

Voice commands
Lupakan dulu Siri. Microsoft juga sudah membenamkan aplikasi voice recognition di Mango. Ponsel dapat mengenali suara Anda dalam bentuk teks, atau menjalankan aplikasi.

Pemutar Musik
Zune media player diintegrasikan di dalam Mango. Tak heran jika fitur pemutar musik ini tampil sangat apik. Ada banyak pilihan untuk memeneje lagu dan membuat playlist.

Penyatuan Surel
Ada pilihan bagi pengguna untuk menyatukan beberapa akun email sekaligus. Desain Metro membuat aktifitas membalas dan membuka email jadi jauh lebih menyenangkan.

Cloud computing
Fitur ini menjadi penting dengan adanya jejaring sosial. Mudah sekali mengunggah foto ke Facebook, Flickr, atau Twitter. Pengguna juga bisa menyimpan berbagai file ke Microsoft SkyDrive. Baik itu Office, foto, PDF, bahkan video.

App Store
Saat ini sudah ada 40 ribu aplikasi di Marketplace. Fitur pencarian di Marketplace jauh lebih baik dibanding Android Market. Aplikasi dan game yang tersedia juga banyak dan bagus-bagus. Lagi-lagi karena dasar UI Metro.

IE9
Browser bawaan IE9 amat handal dalam menampilkan halaman web. Selain cepat, juga stabil.

Iklan