Samsung GALAXY Note menggabungkan layar HD Super AMOLED terbesar dipasaran, serta portabilitas tinggi dengan fitur canggih S pen
Samsung GALAXY Note menggabungkan layar HD Super AMOLED terbesar dipasaran, serta portabilitas tinggi dengan fitur canggih S pen
Saya sudah pernah menulis soal rencana PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) untuk menghadirkan tablet Samsung Galaxy Note di Indonesia. Rencana itu akhirnya terwujud pada Selasa (8/11) silam. Galaxy Note, yang disebut-sebut sebagai”miniatur” tablet, menambah genre baru di pasar tablet di Indonesia yang semakin marak.

Tablet tersebut memiliki ukuran layar HD Super Amoled 1280 x 800 piksel dengan penampang layar 5,3 inci. Ukuran itu hanya sedikit lebih besar dibandingkan layar smartphone saat ini bisa mencapai 4,3 inci. Karena itu, Galaxy Note hadir untuk mengisi segmen pengguna tablet yang menginginkan portabilitas maksimum. Ketebalannya yang hanya 9.6 mm juga semakin memudahkan Galaxy Note untuk dibawa.

Memang ada perdebatan soal ukuran layar yang pas untuk tablet. Berapa ukuran layar yang paling pas? Ukuran manakah yang terlalu besar? Dan ukuran mana yang terlalu kecil? Ternyata, tidak ada jawaban yang benar-benar pasti dari pertanyaan itu. Karena, setiap pengguna tablet memiliki kebutuhan yang berbeda. Setiap ukuran layar, baik itu 10,1 inci, 9,7 inci, hingga dibawah 7 inci memiliki kenikmatan dan kekurangannya sendiri. Ada konsumen yang menginginkan tablet yang kecil dan portable, tapi ada juga yang menginginkan ukuran layar besar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi multimedia yang tinggi.

Dalam presentasi peluncurannya, Samsung juga menyerahkan definisi dari Galaxy Note kepada konsumen: “is it Tablet? Is It Smart phone? It’s galaxy Note”.


Yang pasti, pihak Samsung berusaha menghadirkan ukuran layar yang berbeda untuk kebutuhan berbeda. Namun, dengan 5,3 inci, mereka memastikan bahwa layar Galaxy Note lebih dari memadai untuk konsumsi e-book, presentasi PowerPoint, serta aplikasi berita dan halaman web. Pengguna diklaim dapat dengan nyaman melihat serta minimal dalam melakukan scrolling atau zooming.

Keunikan lain dari Galaxy Note adalah cara navigasi yang tidak hanya menggunakan sapuan jari. Melainkan juga melalui sebuah pena digital yang disebut S Pen. S Pen dapat digunakan untuk membuat sketsa, mewarnai, pengenalan tulisan tangan, dan lainnya. “Ide bisa ditangkap secara bebas tanpa perlu melakukan digitalisasi tambahan,” kata Marketing Handheld Phone Business PT Samsung Electronics Indonesia, Eka Anwar.

Untuk memudahkan pengguna, Samsung juga membenamkan aplikasi seperti Soonr Workplace, OmniSketch, Zen Brush, ComicBook!, dan iAnnotate PDF. Dengan iAnnotate PDF, misalnya, pengguna dapat menggunakan S Pen untuk membaca file PDF. Sedangkan OmniSketch dan Zen Brush adalah aplikasi yang sangat berguna untuk membuat sketsa dan gambar, menjadikan S Pen seolah-olah sebagai sebuah kuas.

Sesuai namanya, fungsi yang ditonjolkan oleh Galaxy Note adalah sebagai pencatata nota digital. Sebuah media yang membantu kegiatan produktif penggunanya. Di dalamnya dibenamkan fitur seperti S Memo, S Planner dan S choice. Tablet yang memiliki fungsi telepon ini dijual perdana di Indonesia pada 12 November 2011 dengan harga Rp 6,499 juta per unit. Yang pasti, Samsung optimistis. Mereka yakin Galaxy Note akan mengubah permainan pasar.

Samsung Galaxy Note

Prosesor: 1.4GHz Dual Core Processor
Layar : 5.3” WXGA(1280×800) HD Super AMOLED
OS : Android 2.3(Gingerbread)
Kamera: 8 MP LED Flash (belakang), 2 MP (depan)
Kualitas Rekam : video 1080p pada 24/30fps

Iklan