Samsung Galaxy Tab Plus 7.0 dengan Android Honeycomb
Samsung Galaxy Tab Plus 7.0 dengan Android Honeycomb
Tablet Galaxy Tab 7.0 kembali diremajakan. Performanya ditambah, fiturnya dikoreksi, kemampuannya dimaksimalkan. Inilah tablet berukuran 7.0 inci tercanggih yang pernah dibuat.

Jadi, jangan heran jika ada kata ”Plus” dibelakang tablet terbaru keluaran PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) itu. Karena kehadiran Galaxy Tab 7.0 Plus memang menawarkan nilai serbaplus.

Ditilik dari sejarahnya, Galaxy Tab 7.0 adalah tablet Android pertama yang dirilis di Indonesia. Tepatnya pada Oktober 2010 silam.
Diluar dugaan, meski segmen tablet masih sangat baru, respons pasar terhadap Galaxy Tab 7.0 ternyata luar biasa. Hingga saat ini tablet tersebut mencatat penjualan lebih dari 10 ribu unit di Indonesia.

PT SEIN tidak menyianyiakan kesempatan ini. Pada Juli 2011, mereka kembali menghadirkan satu tablet baru: Galaxy Tab 10.1 dan disusul Galaxy Tab 8.9 pada awal bulan ini. Dengan begitu, Galaxy Tab 7.0 Plus adalah tablet keempat yang dirilis PT SEIN di Indonesia.

Ambisi mereka untuk menguasai pasar tablet memang terbukti. Menurut data yang dirilis lembaga survey GfK, Samsung memimpin pasar tablet dengan 60 persen market share.

Menurut Head of Marketing Communications PT SEIN Eka Anwar, memang sudah saatnya tablet Galaxy Tab 7.0 diremajakan. ”Karena ukuran layar 7 inci paling tinggi peminatnya,” ujarnya.

Yang menarik adalah apa yang diungkapkan Managing Director PT SEIN Yoo Young Kim, Senin (24/10) silam. Ia mengatakan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang jadi tempat diluncurkannya Galaxy Tab 2.0 Plus. Bahkan lebih dulu dibandingkan Amerika dan Eropa.

Menurut Kim, pertumbuhan market Android yang teramat besar inilah yang membuat Samsung Electronics global memilih Indonesia. Dari catatan GfK, pertumbuhan pasar tablet di Indonesia hingga Agustus 2011 ini mencapai 500%.

”Samsung punya andil besar disini. Dan kami merasa pasar tablet dimasa mendatang masih menyimpan potensi yang sangat besar,” ujar Kim. Tablet, menurut Kim, saat ini sudah menjadi bagian penting dari gaya hidup pintar untuk mereka yang memiliki mobilitas tinggi.

Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus akan dipasarkan serentak pada 5 November mendatang di Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia secara serentak. Pada peluncuran perdananya itu ada promo spesial dari operator XL Axiata.

Pembeli paket bundling Galaxy Tab 7.0 Plus dan XL khuus pada 5 November akan mendapat paket data unlimited dengan kuota 1 GB selama 12 bulan. Selain kemudahan cicilan hingga 18 bulan, ada juga bonus free roaming ke 10 negara selama 9 hari.

Menurut Endi Indrapurwanto, Senior Device Manager XL, jumlah pengguna ponsel Android yang ada di jaringan XL saat ini mencapai 150 ribu orang. 40 ribu diantaranya adalah pengguna tablet. Padahal di awal 2010 pengguna Android di XL hanya sekitar 2000-an orang.

Endi mengatakan, kenaikan pengguna Android selain tinggi, juga konstan. Pada Agustus-September 2011 silam, misalnya, kenaikan pengguna Android di jaringan XL mencapai 56 persen. Market growth Android, menurut Endy, masih menjanjikan. ”Kita harap kenaikan ini bisa dimaintain 50 persen setiap bulan, karena itu Android adalah salah satu fokus kita,” katanya.

Saat ini, XL sudah kerjasama dengan 47 merek bundling. Selain Samsung, ada Zte, HTC, serta Nexian. Lewat Android, Samsung memang diatas angin. Pada 2010, misalnya, Samsung Mobile mengalami pertumbuhan sebesar 250%. Produk smartphone Samsung Galaxy S yang diluncurkan pada 2010 sudah terjual hingga 20 juta unit diseluruh dunia, menjadi ponsel Android tersukses yang pernah diciptakan.

Sedangkan Samsung Galaxy S II belum lama dilempar kepasar terjual 10 juta unit dalam waktu singkat, disebut sebagai kompetitor terbesar iPhone.

Untuk mengokohkan fondasi di lini smartphone dan tablet di Indonesia, PT SEIN juga berencana untuk memboyong lebih banyak lagi produk ke Indonesia. Antara lain tablet Galaxy Note, Galaxy Tab 7.7, serta smartphone terbaru Google Galaxy Nexus yang mengusung Android 4.0. Galaxy Nexus diperkirakan masuk ke Indonesia pada Desember 2011.

Produk Penyempurna

Head of Marketing Communications PT SEIN Eka Anwar menyebut bahwa Galaxy Tab 7.0 Plus adalah penyempurna dari produk sebelumnya.
Beberapa elemen memang dipertahankan. Misalnya eksterior di bagian depan dan belakang yang tetap sama. Begitu juga dengan dukungan Adobe Flash, Social Hub, serta Readers Hub yang tetap ada.

Lalu, apa yang baru? Menurut Eka, ketebalannya jauh berbeda. Tebalnya 9,96 mm dengan berat 345 gram. ”Ringan untuk dibawa. Juga mudah ditenteng satu tangan,” ungkapnya. Ukuran ringkas ini menunjang portabilitas. Membuat tablet tersebut dapat diletakkan di kantong jaket, ataupun tas tangan.

Kemudian, Galaxy Tab 7.0 Plus sudah mengusung fitur voice/video call with receiver, dimana pengguna dapat menggunakan tablet tersebut untuk menelpon ataupun video call, tanpa perlu bluetooth.

Perbedaan performa juga cukup drastis. Terutama karena dukungan prosesor dual core 1,2 GHz dan RAM 1 GB untuk menggerakkan Android 3.2 Honeycomb. ”Honeycomb terbaru ini memiliki fitur anyar seperti Mini Apps, Live Panel di Home Screen, serta Smart Remote,” ujar Eka.