Game Animal Kaiser Evolution di salah satu mal
Game Animal Kaiser Evolution di salah satu mal
Sejak empat pekan terakhir Hendry rutin mengajak kedua anaknya, Dhika dan Ray ke mal. Tidak sembarang mal. Melainkan mal yang memiliki game center dengan Animal Kaiser di dalamnya.

Baik Dhika dan Ray memang sedang demam game kartu yang dimainkan di mesin arcade itu. ”Jika disuruh memilih ke tempat wisata atau mal, anak-anak memilih mal karena disana mereka bisa nge-game sambil mengumpulkan kartu,” ujar Hendry.

Animal Kaiser, yang dirilis oleh Namco Bandai Games Inc itu, berupa game fighting yang mengadu puluhan bahkan ratusan hewan dari seluruh dunia. Ada singa, burung kondor, ikan paus, kalajengking, gajah purba, hingga gorila.

Inilah yang menarik anak-anak, khususnya yang duduk di sekolah dasar hingga SMA. ”Selain koleksi binatangnya sangat banyak, koleksi kartunya juga beragam,” ujar Umay Shahab, pemain sinetron cilik yang juga penggemar Animal Kaiser.

Daya tarik Animal Kaiser memang melebihi game arcade lainnya. Bukan hanya tampilan grafis yang lebih baik, cara bermainnya pun unik: menggunakan kartu yang dapat dikoleksi.

Setiap selesai bermain, mesin akan mengeluarkan kartu secara acak, yakni Animal Card, Miracle Card, serta Strong Card. Setiap jenis kartu berbeda kelebihannya, dapat dikombinasikan untuk meningkatkan kemampuan tarung karakter pilihan pemain. Kartu tersebut dapat dimainkan kembali, ditukar, disimpan, bahkan diburu untuk beberapa tipe yang dianggap terbatas.

Di forum seperti Kaskus, kartu Animal Kaiser ditawarkan mulai Rp35 ribu hingga ratusan ribu rupiah per buahnya. ”Kartu yang banyak dimainkan oleh anak-anak tipe bronze dan silver, seharga Rp35 ribu dan Rp75 ribu,” ujar Ivan, salah seorang penjual kartu.

Namun, banyak juga pelanggannya yang juga dari kalangan orang tua. Mereka ini biasanya memilih kartu gold seharga Rp150 ribu-Rp250 ribu dan Galleon yang mencapai Rp375 ribu. ”Banyak juga pembeli bapak dan anak. Anaknya bermain, bapaknya mengoleksi,” kata Ivan lagi.

Jika satu orang pemain bisa memiliki 50 hingga 100 buah kartu berbeda, bayangkan jumlah transaksi jual beli kartu secara online ini. Hal ini mirip dengan yang terjadi di Singapura, ketika para orang tua tergila-gila untuk bisa mengoleksi kartu Animal Kaiser. Harian Strait Times memberitakan, sebuah kartu Gold Red Scorpion bisa terjual hingga SGD180 atau Rp1,2 juta.

Laksmi, penjual kartu Animal Kaiser di situs Multiply menilai ada banyak dampak positif memainkan mesin permainan tersebut. ”Anak-anak mau bersosialisasi dengan berani menyapa orang lain, saling bertukar kartu, serta berbagi tempat bermain bersama,” ujarnya.

Bahkan dari kartu yang dikoleksi, Laksmi menuturkan, anak-anak bisa belajar tentang binatang, nama latinnya, bendera, serta asal negaranya. Hal ini juga diakui oleh Hendry. Ia mengungkap, Animal Kaiser melatih kemampuan analisa kedua anaknya dengan mengombinasikan kartu Animal, Strong, dan Miracle yang tepat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Komodo, Nasi Goreng, dan Durian
Tingginya peminat Animal Kaiser membuat perusahaan game Jepang Namco Bandai Games Inc melihat Indonesia sebagai potensi besar dalam mengembangkan permainan ini.

Animal Kaiser memang sudah masuk ke Indonesia sejak pertengahan 2009. Namun, sejak 20 September silam mereka meluncurkan versi baru game yang disebut Animal Kaiser Evolution.

Keunikan game baru ini selain karakter-karakter hewan yang lebih fresh, juga dibenamkannya unsur Indonesia seperti hewan Komodo, serta nasi goreng dan durian sebagai salah satu senjata andalan.

Komodo, disebut Produser Divisi Content Game Namco Bandai Akihiko Arai adalah salah satu ikon Indonesia. Sedangkan nasi goreng dan durian merupakan favorit anak-anak Indonesia.

”Kami mendatangi anak-anak Indonesia yang gemar bermain Animal Kaiser. Lalu kami tanya apa makanan kesukaan mereka. Durian dan nasi goreng adalah dua jawaban tertinggi,” kata Akihiko di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Kamis (29/9). Diharapkan dengan hadirnya karakter asli tanah air, anak-anak lebih antusias dan menyukai permaianan tersebut.

Akihiko melihat potensi besar card game di Indonesia. ”Ekonomi Indonesia sedang booming. Sesuai dengan target kami adalah masyarakat kelas menengah,” ujarnya.

Indonesia sendiri merupakan pasar utama dan potensial bagi Namco Bandai Games Inc dalam mendistribusikan Animal Kaiser Evolution. 1.000 dari 1.500 unit mesin Animal Kaiser Evolution di kawasan Asia Pasifik berada di Indonesia. Tepatnya di mal kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sedangkan jumlah kartu yang tersebar di Asia Pasifik mencapai 30 juta kartu.

Iklan