Senior Vice President of Worldwide product marketing Apple Phil Schiller menjelaskan soal iPhone 4. foto : AFP
Senior Vice President of Worldwide product marketing Apple Phil Schiller menjelaskan soal iPhone 4. foto : AFP
iPhone 4S hadir dengan prosesor lebih cepat, kamera lebih baik, sistem operasi OS 5, dan Siri, ”asisten pribadi” yang merespon perintah suara. Tapi, ekspektasi publik yang berharap perubahan lebih radikal tidak terpenuhi.

”Perkenalan” iPhone 4S di kantor pusat Apple di Cupertino, California, kemarin, berlangsung antiklimaks. Karena ternyata tidak ada iPhone 5 dengan bentuk dan fitur lebih baru seperti yang digembar-gemborkan di internet sejak sebulan terakhir.

Para fans Apple kecewa. iPhone 5 ternyata hanyalah iPhone 4 dengan ubahan minim. iPhone yang dilahirkan sebagai evolusi, bukan revolusi seperti yang diharapkan. Kekecewaan ini berdampak pada saham Apple yang turun hingga 5 persen ke angka USD372.50 per lembar.

”iPhone 4S tidak banyak beda dengan versi sebelumnya,” ujar analis Jeff Kagan. ”Publik terlanjur berharap Apple dapat membuat terobosan baru, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” imbuh Tim Bajarin dari Creative Strategies.

Secara desain iPhone 4S memang tak berbeda dengan pendahulunya. Tapi, ada beberapa fitur yang diperbaiki. Pertama adalah penggunaan prosesor dual core A5 (serupa milik iPad 2) dan memori 1 GB yang membuat kemampuan grafis 7 kali lebih baik dari iPhone 4. Kedua, kualitas kamera yang kini 8 MP dan mampu merekam video full HD (1080p) dalam 30 frame per detik.

Ketiga dan paling menarik adalah aplikasi Siri. Siri adalah fitur identifikasi suara (speech recognition) yang canggih, karena dapat menjadi “asisten pribadi”. Aplikasi tersebut tidak hanya bisa menjalankan perintah suara, tapi seolah-olah berdialog dengan penggunanya.

Senior VP Apple iPhone iOS software Scott Forstall memperlihatkan bagaimana Siri dapat menjawab pertanyaan dengan luwes. Ia bertanya soal kondisi cuaca hari itu dalam dua bentuk pertanyaan, keduanya dijawab dengan baik. ”Inilah asisten pintar yang dapat membantu aktifitas Anda hanya dengan bertanya,” ujar Forstall.

Siri juga dapat mencari restoran, menunjukkan jadwal film dan konser, membaca SMS yang masuk dan menjawabnya, serta membantu Forstall mengagendakan rapat. Semua dilakukan hanya dengan perintah suara. ”Apakah saya ada rapat pada Jumat sore?” tanya Forstall. ”Anda tidak memiliki agenda rapat pada saat itu,” jawab Siri.

Forstall juga melontar banyak pertanyaan sulit yang dapat dijawab, seperti “bagaimana kondisi lalu lintas di sekitar sini?”, ”Apakah saya butuh payung akhir pekan ini?”, dan lainnya.

Keempat, iPhone 4S juga sudah dibekali aplikasi iCloud yang memungkinkan pengguna untuk melakukan sinkronisasi konten seperti musik, dokumen, aplikasi, dan foto secara nirkabel ke Windows, Mac, serta piranti lainnya.
Dan yang terakhir adalah sistem operasi baru iOS 5 yang disebut-sebut memiliki 200 fitur baru. Sistem operasi ini juga dapat digunakan pada iPhone 4, iPhone 3GS, iPad dan iPad 2, serta versi baru iPod touch. Baik iCloud maupun iOS 5 ini akan dikenalkan pada 12 Oktober mendatang.

”iPhone 4S dengan iOS 5 dan iCloud adalah kombinasi yang membuat iPhone 4S menjadi smartphone terbaik,” ujar Senior VP worldwide marketing Apple Philip Schiller.

iPhone 4S hadir dengan warna hitam dan putih. Di Amerika hadir dalam tiga varian, USD199 untuk 16 GB, USD299 untuk 32 GB, dan USD399 untuk 64 GB dengan kontrak dua tahun dari operator Sprint Nextel Corp, AT&T, dan Verizon Wireless. Tersedia mulai 14 Oktober dengan pre-order sepekan sebelumnya.

Sedangkan iPhone 4 sebelumnya turun harga menjadi USD99 untuk versi 8 GB. Sedangkan model tahun 2009, iPhone 3GS, diberikan gratis. Keduanya juga bersyarat kontrak dua tahun dengan operator.

Menurut Tim Bajarin kekecewaan publik ini hanya sementara karena ekspektasi yang terlanjur tinggi. Ia menilai kamera baru dan Siri sudah cukup menarik pagi pengguna.

Hal senada juga dituturkan oleh Charles Golvin dari Forrester Research. Ia menilai Siri akan menjadi fitur unik yang unggul di iPhone 4S. ”Bukan hanya soal identifikasi suara, tapi kemampuan Siri untuk bisa menjawab pertanyaan atau menjalankan perintah yang sangat kompleks,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Apple juga mengenalkan model terbaru dari pemutar musik iPod. Yakni iPod Nano dengan fitur multi-sentuh sehingga lebih mudah dinavigasikan serta iPod touch terbaru. iPod touch terbaru dipasarkan USD199 dan iPod Nano USD129.
Menurut CEO Apple Tim Cook, sejak dikenalkan pada 2001 Apple telah menjual lebih dari 320 juta iPod di seluruh dunia. Sekitar 45 juta diantaranya di dapat sejak 12 bulan lalu hingga Juni 2011.

Sementara iPhone sebagai salah satu smartphone tersukses saat ini terjual 39 juta unit dalam 6 bulan pertama 2011. Namun, iPhone hanya mendapatkan 5 persen dari pasar handset global. Pada kategori smartphone, Android mendominasi pasar global dengan 43 persen, sedangkan iPhone 18 persen.

Iklan