Inilah crossover pertama Nissan yang dipesan 2.000 unit dalam dua pekan. Sebuah angka yang hanya bisa dicapai oleh kendaraan superpopuler seperti Honda Jazz. Mengapa mobil ini bisa begitu menarik perhatian?

Karena penasaran, saya pun mengontak PT Nissan Motor Indonesia untuk meminjam Juke tipe tertinggi, yakni 1.5 CVT RX. Konon tipe ini dipesan oleh 90% calon pembeli Juke. Karena dengan harga yang terpaut Rp10 jutaan dari tipe terendah (hanya ada dua tipe Juke), ternyata fitur yang didapat lebih banyak.

Antara lain mud guard, lampu Zennon, keyless entry dan tombol start/stop, kaca spion yang menutup otomatis, hingga sensor parkir.

PT NMI melabeli Juke sebagai ”compact crossover” atau “mini crossover”. Crossover dikategorikan sebagai mobil lintas kategori karena merupakan hibrida dari beberapa segmentasi mobil sekaligus.

Juke, misalnya, memiliki DNA sport utility vehicle (SUV) yang kental. Terlihat dari desainnya sporty, dan ground clearance (jarak body ke tanah) tinggi. Namun, bodi Juke amat ramping, seperti mobil hatchback dengan posisi duduk lima penumpang bagasi sempit. Dengan kata lain, Juke ini ibarat perkawinan antara hatchback dan SUV. Jadilah yang disebut dengan compact crossover.


Oke, pertama duduk di kursi pengemudi, pandangan langsung menyapu keseluruhan kabin. Handle pintu, panel-panel AC, headrest mengerucut di jok depan, serta tuas persnelingnya yang bundar tak beda dengan Nissan March. Demikian juga desain dasbor yang bubbly.

Posisi mengemudi terbilang nyaman. Begitu duduk, saya menyesuaikan ketinggian stir dengan tilt steering. Ingat, tilt steering ini bisa berdampak sangat besar terhadap kenyamanan mengemudi karena kita bisa mengatur ketinggian setir sesuai kebutuhan.

Joknya terbilang cukup oke. Pilar A tidak mengganggu. Sudut pandang tidak bisa disebut luas, tapi nyaman. Kaca spion yang besar juga membantu visibilitas kendaraan.

Dengan intellegent key, kunci kontak tidak perlu keluar dari saku celana. Begitu duduk, langsung injak pedal rem dan tekan tombol push start, maka mobil langsung menyala. Praktis!

Instrumen dasbornya sendiri terbilang sangat variatif. Ada LCD touch screen untuk memenuhi kebutuhan multimedia, mulai radio,musik, hingga video.

Ada audio jack 3,5 untuk mencolok kabel aux dari iPod dan ponsel lainnya. Kalaupun tidak punya iPod dan tak mau repot, tinggal copot mini SD card dari ponsel kita, masukkan ke konektor SD card, lantas colok sistem audio di Nissan Juke.Atau, kalau benar- benar tidak mau repot, tinggal menggunakan USB saja.

Juke menyediakan banyak cara bagi penggunanya dalam mengakses multimedia. Setelah beberapa jam berkendara dan mulai terbiasa, saya mendapati fitur-fitur Juke yang sangat beragam.

Misalnya fasilitas climate control dan D-Mode. Pengoperasian fitur ini cukup mudah, yaitu pengemudi cukup menekan tombol integrated control system (ICON) di dasbor.

Adapun yang menarik adalah fitur Drive Mode atau D-Mode. Fitur ini umumnya hanya ada pada mobil-mobil mewah. D-Mode ini memungkinkan pengguna untuk memilih cara mengemudi sesuai keinginannya. Ada tiga mode yang disediakan. Pertama, normal. Kedua dan ketiga bertolak belakang, eco dan sport.

Dengan memilih mode eco, komputer di mobil akan mengatur supaya kita dapat menyetir dengan hemat. Ketika gas diinjak, misalnya, RPM mobil bergerak naik dengan pelan. Sebaliknya, mode sporty membuat mobil lebih agresif. Torsinya meningkat drastis. Ini cocok digunakan di luar kota untuk menyalip karena pengguna membutuhkan torsi yang besar.

Ketiga mode ini bisa diakses cukup dengan menyentuhkan tangan ke menu.

Mesin HR15DE dan sistem transmisi Xtronic CVT mampu memompa 133 daya kuda. Bandingkan dengan Honda Jazz yang hanya 120 dk. Pantas, waktu diajak ngebut di tol, dia sangat responsif. Di Tol Jagorawi, saya menggeber Juke hingga 165 kilometer per jam. Mobil tidak limbung melawan hambatan angin di kecepatan tinggi.

Dan di luar dugaan, kabinnya cukup sunyi. Suara angin baru merembes masuk di kecepatan 140 kpj. Luar biasa.

Tapi yang membuat saya senyum-senyum sendiri saat mengendari mobil ini adalah memperhatikan wajah pengguna jalan yang melihat Juke sambil bengong atau bingung. Inilah Juke, mobil seharga Rp250 juta yang mencuri perhatian.

Nissan Juke dengan desain bodi yang unik
Nissan Juke dengan desain bodi yang unik
Bagian belakang pun terlihat seksi
Bagian belakang pun terlihat seksi