Industri apa yang paling prospektif dalam beberapa tahun kedepan? Jawabnya adalah industri konten. Alasannya simpel saja. Digital adalah era yang menggantikan konvensional, dan konsumsi konten masyarakat digital (yang disebut netizen) terus menunjukkan grafis meningkat.

Kepada saya, Head of Organizing Committee IMULAI 3.0 Andy Laver Sirait mengatakan, 2013 nanti akan jadi puncak perkembangan konten di Indonesia. Ia prediksi pada saat itu venture capital (VC) ataupun angel investor dari dalam maupun luar negeri sudah berlomba-lomba menginvestasikan uangnya di Indonesia.

Nilai transaksinya, ia prediksi tak hanya ratusan juta rupiah, tapi mencapai ratusan juta dollar! iMULAI sendiri adalah kompetisi yang menyaring para start up berbakat di Indonesia.

Tadi siang, Telkomsel jemput bola. Mereka bekerja sama dengan Universitas Bina Nusantara (Binus) menggandeng 100 mahasiswa pengembang konten dan aplikasi untuk dilatih menjadi wirausahawan muda di bidang kreatif. Namanya program Mobile Technopreneurship. Sekitar 100 mahasiswa yang mengikuti program ini terpilih berdasarkan hasil seleksi yang diselenggarakan Universitas Binus dan Bina Indonusa System.

Intinya sih, mahasiswa ini nantinya akan mengembangkan konten, lalu kemudian dijual lewat Telkomsel. Rektor Universitas Bina Nusantara (Binus) Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo sih udah menjamin bahwa nanti pasti akan cuan (duit) buat mahasiswa :D. Jadi, mereka ngga sekadar “kerja” karena nilai. “Dari awal mahasiswa kami selalu di ajarkan untuk jadi entrepreneur ataupun technopreneur,” katanya.


Krish Pribadi dari Telkomsel bilang bahwa membuat kreatifitas dengan mengembangkan konten layanan (service) yang brilian itu mudah. Banyak yang bisa melakukannya. Tapi, apakah kemudian bisa di monetize? Nanti dulu. Nah, paling tidak, Telkomsel membantu untuk memonetizenya.